MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Juni 2018 14:31
Tak Undang Seluruh Simpatisan

Umi-Mahrudin Optimistis Pendukungnya Tak Beralih

OPTIMISTIS: Kampanye pasangan calon Hj. Umi Suhartini-Mahrudin Mado berorasi dalam kampanye akbar di Taman Berkampung Tarakan, Rabu (20/6)./JOHANNY/RADARTARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Memasuki masa-masa akhir tahapan kampanye Pilwali Tarakan, kemarin pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Hj. Umi Suhartini dan Mahruddin Mado melaksanakan kampanye akbar di Taman Berkampung sesuai dengan jadwal yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan.

Kemarin, keduanya diarak berbeda seperti sebelum-sebelumnya. Di tengah terik matahari, Umi-Mahruddin diantar menuju veneu kampanye menggunakan kendaraan roda dua. Seperti biasa keduanya juga tampak menggunakan outfit berwarna senada yakni merah.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, simpatisan pasangan yang akrab disapa Umi-Mahrudin ini tidak sebanyak sebelum-sebelumnya. Saat ditemui awak media, Calon Wali Kota Tarakan, Hj. Umi Suhartini mengatakan bahwa pihaknya memang sengaja tidak mengundang massa lebih banyak, sebab pihaknya hanya mengundang ribuan masyarakat saja.

“Kami tidak mengundang banyak, tapi hanya sekitar berapa ribu saja,” ucapnya.

Alasannya karena, situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. Simpatisannya kebanyakan berdomisili di kawasan Juata Laut, Mamburungan dan sebagainya. Karena cukup jauh untuk menjangkau veneu kampanye.

“Kalau diundang semua kan kasihan, karena jarak dari sini (pelaksanaan kampanye akbar) ke rumah pendukung sangat jauh. Yang kami undang ini yang tinggal daerah kota saja,” jelasnya.

“Kalau basis massa saya tidak bisa menghitung. Tapi Insya Allah sudah memenuhi ketentuan,” sambung satu-satunya calon perempuan ini.

Kendati begitu, ia yakin dia akan memenangkan proses pilwali tahun ini. Ia berharap agar setiap pendukungnya tidak berubah pilihan saat hendak melakukan pencoblosan di TPS nanti. Disingung soal jumlah anggaran proses kampanye, Umi menyatakan bahwa secara pribadi dia enggan menghitung soal anggaran. “Ini ikhlas, Allah SWT yang akan menghitung semuanya,” katanya.

Melalui seluruh visi misi miliknya, Umi menyadari bahwa seluruh masyarakat Tarakan telah pandai dalam menentukan pilihan, sehingga jika ia terpilih pun berarti memang atas seizin Allah SWT.  Jika dihubungkan antara defisit anggaran dan dari seluruh janji yang ia kemukakan, Umi mengaku bahwa persoalan itu tergantung sosok pemimpin nantinya.

“Mudah-mudahan, dengan kemenangan kami nanti, bisa mendapatkan solusi (untuk menangani devisit anggaran),” katanya.

TAYANGAN DEBAT BELUM MAKSIMAL

Pelaksanaan debat publik calon wali kota dan wakil wali kota yang dilaksanakan pada Selasa lalu, menimbulkan rasa kurang berkesan di hati masyarakat. Pasalnya kondisi siaran langsung serta gangguan pada jaringan internet, membuat masyarakat yang ingin menyaksikan debat tersebut akhirnya harus menahan emosi.

Salah satu warga Tarakan, Alexa (25) mengatakan dia merasa antusias untuk menyaksikan pelaksanaan debat kandidat. Hanya saja, ia mengaku kecewa lantaran jadwal pelaksanaan debat yang molor.

Tak hanya itu, saat pelaksanaan debat dimulai jaringan internet yang ia gunakan baik. Hanya saja, pada pertengahan debat jaringan internet mulai lelet hingga tidak tersambung lagi, sehingga membuat dirinya menjadi dongkol.

“Pas di awal, jaringannya bagus. Tapi lama kelamaan jaringannya mulai jelek, setelah itu tidak bisa digunakan. Jadi aku tidak bisa nonton sampai akhir,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa dari hasil laporan yang ia terima masih banyak masyarakat yang memonitor siaran langsung dari berbagai wilayah Tarakan.

“Memang dalam pertengahan debat itu ada blur sedikit. Kami meminta maaf jika belum maksimal. Tapi itulah yang bisa kami tampilkan secara maksimal dengan segala sumber daya yang ada,” bebernya.

Kendati demikian, Teguh menuturkan bahwa dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) telah disebutkan bahwa KPU harus mengutamakan lembaga penyiaran televisi lokal, sehingga prinsip itulah yang diaplikasikan oleh pihaknya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan bahwa pelaksanaan debat memang perlu disaksikan oleh masyarakat, sebab masyarakat dapat menilai setiap karakter dari calon pemimpin Kota Tarakan kelak.

“Mungkin masih ada yang belum menentukan pilihannya. Mudah-mudahan dengan tayangan debat ini seluruh masyarakat dapat menentukan pilihannya dengan bijak,” harapnya.

Melalui hal tersebut, Arief mengimbau agar masyarakat tidak bersikap golongan putih (golput), tetapi ikut berpartisipasi dalam pemilihan calon kepala daerah nanti. (*/shy/nri)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Rabu, 18 Juli 2018 11:47

Karena Rindu Orang Tua, Pulang ke Tarakan Bermalam

Rasa kaget dan tidak percaya, ketika mendengar kabar bahwa Muhammad Riharja sudah berpulang menghadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .