MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Juni 2018 13:18
Bulan Depan Aco Ludayeh Digelar

Dihadiri Peserta dari Malaysia dan Brunei Darussalam

KEREN: Tampak warga masyarakat Desa Wisata Pulau Sapi mempercantik rumah dengan mengecat rumah dengan motif-motif ukiran khas Dayak Lundayeh. Ini dalam rangka mempersiapkan untuk menyambut tamu dan pengunjung acara Aco Lundayeh yang digelar bulan depan. HUMAS UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Sesuai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mejadikan Malinau sebagai kabupaten pariwisata, maka semua suku, terutama 11 suku asli yang berada di Malinau dituntut untuk berkreativitas dengan seni, adat dan budaya, sehingga bisa menjadi destinasi wisata.

Direncanakan, bulan Juli nanti atau tepatnya tanggal 9-15, masyarakat suku Dayak Lundayeh Kabupaten Malinau akan menggelar acara Aco Lundayeh yang lokasi acaranya dipusatkan di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang. “Dalam waktu dekat ini, pada bulan Juli ini kami ada menggelar pagelaran seni dan budaya Dayak Lundayeh yang dikemas dalam momen Aco Lundayeh,” ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si

Dijelaskan, Aco Lundayeh memiliki arti yaitu harinya Lundayeh dan ketika orang-orang Lundayeh di mana saja berada ingat harinya Lundayeh atau Aco Lundayeh, maka akan datang ke tempat di mana Aco Lundayeh dilaksanakan tanpa harus diundang. “Jadi pada saat mereka ketahui bahwa Aco Lundayeh dilaksanakan bulan Juli nanti, mereka dengan sendirinya datang. Jadi tidak perlu diundang-undang,” kata Hendris yang juga merupakan pengurus di Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) ini.

Aco Lundayeh yang dilaksanakan di Malinau, lanjutnya, merupakan pagelaran seni dan budaya yang menindaklanjuti kesepakatan antara suku Lundayeh yang ada di Indonesia, Sabah dan Serawak Malaysia, dan Brunei Darussalam yang kesemuanya berada di wilayah Pulau Borneo.

Menurutnya, pagelaran yang dilaksanakan ini cukup bergengsi, karena mengatasnamakan Suku Lundayeh di mana pun mereka berada, baik di Indonesia maupun di luar negeri. “Ya ini event internasional, karena juga dihadiri oleh warga Lundayeh yang bermukim di luar Indonesia,” bebernya.

Kabar tentang acara ini pun, ungkap Hendris, sudah menyebar ke mana-mana, khususnya di komunitas-komunitas Lundayeh yang berada di mana-mana, terutama yang berada di Pulau Borneo, yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. Dan mereka sudah begitu antusias dan sudah siap dengan berbagai tampilan seni dan budayanya ke Malinau.

Selain itu, lanjutnya lagi, dalam momentum yang sangat istimewa tersebut, itu juga ada keinginan dari saudara-saudara keluarga Suku Dayak yang lain untuk bisa hadir dan berpartisipasi. Karena, dalam beberapa hari pelaksanaannya nanti juga ada dilaksanakan semacam seminar yang terkait pelestarian seni dan budaya warga Dayak sendiri.

“Nanti lokasinya di Desa Wisata Pulau Sapi. Masyarakat di sana sudah begitu antusias untuk mempersiapkan diri dengan berbagai macam tampilan seni dan budaya, baik yang ditampilkan dalam bentuk lomba-lomba, maupun tampilan-tampilan yang merupakan tampilan hiburan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, karena Malinau merupakan kabupaten pariwisata, maka semua suku yang ada dipersilakan untuk berkreasi dan berinovasi untuk bisa menggaet para wisatawan untuk berkunjung ke Malinau. Di Malinau sendiri saat ini ada lima desa wisata yang menjadi daya tarik tersendiri dengan kekhasannya, yaitu Desa Wisata Setulang, Desa Wisata Apau Ping, Desa Wisata Long Alango, Desa Wisata Budaya Serindit Malinau Seberang dan Desa Wisata Pulau Sapi yang bulan depan dipercaya menjadi tuan rumah Aco Lundayeh.

Pelaksanaan Aco Lundayeh ini, selain acara bagi warga Dayak Lundayeh, juga bertujuan untuk menjadi destinasi wisata budaya di Malinau. Pada tahun ini, Pemkab Malinau juga kembali menggelar Irau Malinau yang juga masuk sebagai 100 wonderful event dalam kalender Kementerian Pariwisata, sehingga persiapan demi persiapan telah dilakukan dan Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si telah menginstruksikan semua masyarakat Malinau terlibat menyukseskannya, termasuk suku-suku dan paguyuban yang ada di Malinau. (ags/fly)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 08:20

Pendistribusian Terkendala Biaya Transportasi

MALINAU – Gerak cepat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malinau,…

Senin, 18 Maret 2019 08:18

Blangko KIA Kurang 17 Ribu

MALINAU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Malinau…

Selasa, 12 Maret 2019 11:39

Pelaku Pembangunan Harus Kuasai Program Unggulan

MALINAU – Sebagai pelaku pembangunan Kabupaten Malinau, Satuan Tugas (Satgas)…

Selasa, 12 Maret 2019 11:36

Satgas Gerdema Harus Mengerti Visi Daerah

MALINAU – Kabupaten Malinau di era periode kedua kepemimpinan Dr.…

Selasa, 12 Maret 2019 11:31

Pemkab Gelar Evaluasi RAPBDes

MALINAU – Untuk memadukan, menyinkronisasi serta menjamin keselarasan pelaksanaan program…

Senin, 11 Maret 2019 13:25

Pemimpin Harus Berkarakter dan Berdaya Saing

TAMPUSU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan bahwa…

Senin, 11 Maret 2019 13:23

Satgas Gerdema Menjadi Agen Persatuan dan Kesatuan

MALINAU – Tidak hanya bertugas untuk mendampingi desa, Satuan Tugas…

Senin, 11 Maret 2019 13:22

Wabup Tutup Pelaksanaan MTQ

MALINAU – Setelah dibuka Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si…

Sabtu, 09 Maret 2019 12:15

Butuh Rp 5 Miliar per Tahun

MALINAU – Setelah resmi adanya pelantikan Direktur Rumah Sakit Pratama…

Jumat, 08 Maret 2019 11:03

Saka Pamong Praja Diharapkan Lahir di Kampus

TAMPUSU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat memberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*