MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Juni 2018 15:16
IIH LEBAY..!! Buaya Ditangkap, Kok.. Tiga Warga yang Kerasukan

Cupping Dilepaskan Kembali ke Laut

AKRAB: Buaya di wilayah pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan sangat akrab dengan pandangan warga./DOKUMENTASI H. SOFIAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Buaya di sekitar pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dinamai Cupping dan Rindi. Namun Rindi lebih tewas 2017 lalu tanpa diketahui penyebabnya.

Warga Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, H. Sofian mengatakan, buaya yang sering muncul di wilayah pesisiran Mamolo ada beberapa ekor. Akrab di pandangan warga dua ekor. Namun buaya yang kerap dipanggil Rindi lebih dulu mati tanpa diketahui penyebabnya. “Yang menyerang Sudding adalah buaya yang kerap dipanggil Cupping,” kata H. Sofian kepada media ini, kemarin (19/6).

Ia menjelaskan, warga Mamolo tak asing lagi dengan reptil itu. Jumlah buaya yang sering muncul di pesisiran Mamolo, ada sekira empat buaya. Namun yang lebih akrab dengan warga hanya dua yakni Cupping dan Rindi. Warga memanggil Cupping karena mulut buaya tersebut terlihat sumbing. Sedangkan Rindi, karena warnanya kekuning-kuningan.

“Jumlah buaya lebih dari dua, namun yang sering diberikan makanan oleh warga hanya dua yakni si Cupping di si Rindi, sedangkan buaya yang lain sangat jarang muncul,” ujarnya.

Bahkan warga di Mamolo tak ada satupun yang berani mencederai atau membunuh buaya tersebut. Seperti Cupping diperkirakan berumur 5 tahun begitu pula dengan Rindi. Ukuran Cupping sekira lebih besar dibanding Rindi.

“Saya kurang paham juga kenapa Cupping tak ingin dibunuh oleh warga, seperti saat ditangkap setelah menggigit lengan Sudding, ada tiga orang warga tiba-tiba kerasukan, sehingga dilepaskan begitu saja,” tambahnya.

 Sementara korban gigitan Cuping, Sudding yang dikonfirmasi media ini, mengaku terkejut saat Cupping tiba-tiba muncul dan menyerangnya. Sebelumnya, Cupping muncul dan tak pernah menyerang warga di Mamolo. “Saya sempat melakukan perlawanan sekira 10 menit. Gigitan Cupping dapat lepas karena saya tumbuk bagian matanya dan Cupping langsung melepaskan gigitan dan lari,” kata Sudding.

Menurutnya, Cupping ini sering diberikan makanan oleh warga, bahkan saat ingin ditangkap Cupping yang datang sendiri. Namun setelah dilepaskan pada Minggu lalu. Tak pernah lagi kelihatan hingga saat ini. Bahkan saat ditangkap Cupping tak dicederai. “Saya juga tak berani membunuhnya, lebih baik dilepaskan saja seauai kesepakatan warga di Momolo ini,” ujarnya. (nal/lim)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*