MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Juni 2018 15:06
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018
Saling Lempar Pertanyaan, Jawaban Paslon Bikin Adem
ADU GAGASAN: Para paslon menjawab pertanyaan dari masing-masing paslon lain, tadi malam (19/6). FOTO: JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, ARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di Plaza Tarakan, Tarakan Barat, tadi malam. Sekira pukul 21.00 Wita, dengan dipimpin oleh moderator Prof. Dr. Adri Patton, debat dimulai. Pasangan pertama yang melakukan pemaparan visi dan misinya yakni paslon nomor satu Hj. Umi Suhartini dan Mahrudin Mado, disusul dengan paslon nomor 2 dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto, lalu paslon nomor 3 H. Badrun dan Ince Rifai. Terakhir paslon nomor 4 Ir. Sofian Raga dan Sabar Santuso. Pada segmen keempat, setiap paslon diberi kesempatan untuk bertanya terhadap paslon lainnya. Kali ini, paslon nomor 4 bertanya tentang langkah strategi apa yang dilakukan untuk mewujudkan birokrasi dan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. Melalui pertanyaan tersebut, paslon nomor urut 2 menyatakan bahwa pihaknya akan menerapkan manajemen perubahan terhadap penataan perundang-undangan, pengembangan sumber daya manusia, dan sebagainya. Menurut paslon nomor urut 3, pihaknya akan membangun kultur birokrasi yang baik yakni dengan beradaptasi kelembagaan yang disesuaikan dengan tuntutan pelayanan yang ada. Sementara itu, menurut paslon nomor urut 4 menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan peluang karir yang sehat kepada birokrat di Tarakan. Selanjutnya, paslon nomor urut 1 memberikan pertanyaan terkait permasalahan listrik. Melalui hal tersebut, paslon nomor urut dua menyatakan bahwa listrik sudah dikelola pesero, untuk itu peran pemerintah Tarakan ialah dengan melakukan pengawalan yang lebih terhadap persoalan listrik, untuk itu menurutnya ke depannya ketersediaan listrik dapat menggunakan energi diesel. Menurut paslon nomor urut 3, pihaknya akan melakukan akselerasi dengan pemerintah pusat agar ada perencanaan yang matang. Sedang menurut paslon nomor 4, Tarakan harus ditopang paling sedikit 10 Megawatt untuk memenuhi kebutuhan listrik saat ini. Selain itu dengan memanfaatkan sumber daya gas yang berasal dari Tana Tidung. Pertanyaan paslon nomor 2 ialah tentang mengatasi angka kemiskinan di Tarakan. Menurut paslon nomor 3, ialah harus membangun investasi yang otomatis akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Menurut paslon nomor urut 1 menyatakan bahwa unruk memperoleh manfaat SDM yang berkualitas, pihaknya akan membuka lapangan kerja baru. Pertanyaan selanjutnya mengenai tujuan pembangunan milenium (millenium development goals), persamaan gender, hak kaum wanita, hal apa yang akan dilakukan? “Menjadi prioritas kita semua, di Tarakan memang sangat minim, di lembaga legistatif juga masih sangat minim wakil wanita, kita harus patut mendorong wanita berperan aktif dalam pembangunan pemerintahan, aktivitas perempuan wanita bisa terwadahi. Ini adalah bentuk komitmen untuk membangun dan memberikan partisipasi luas pada wanita dalam pembangunan kota, sehingga wanita di kota Tarakan harus diberikan dukungan penuh,” kata Sofian. Sementara Umi menjawab, perempuan berhak menduduki kepala negara, atau apapun dalam negara, tidak ada yang melarang. “Wanita bisa dan mampu mengerjakan seperti layaknya laki-laki,” kata Umi. Paslon nomor 2 menjawab, dalam aturan sudah diatur minimal 30 persen keterwakilan wanita, misalnya dalam parlemen. “Semua punya hak yang sama. Tidak melupakan kodratnya sebagai seorang wanita. Wanita, apapun dilakukan, silakan, kita aplikasikan, keserataan gender harus kita hargai, dan kita dorong karena wanita punya hak yang sama dengan pria,” kata Khairul. Sementara Badrun menjawab adalah bentuk penghormatan kepada ibu-ibu, sehingga timnya mengusung agenda Nawataka. “Kesetaraan gender. Dalam hal terkait Nawataka yang merupakan breakdown sekaligus penjabaran, kita pastikan tidak akan ada diskriminasi di Kota Tarakan,” sebutnya. (*/shy/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*