MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Juni 2018 11:32
Pasca Lebaran Harga Masih Stabil
HARGA STABIL: Pasca lebaran IduLfitri, harga sembako perlahan mulai kembali normal dari sebelumnya mengalami kenaikan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual belikan pegadang masih terbilang stabil. Hanya ada beberapa sembako yang memang sering mengalami kenaikan.

Keadaan tersebut, memang kerap terjadi apalagi dengan adanya perayaan hari-hari besar. Naik turunnya harga sembako pun dipicu hal tersebut.

Itu diakui sejumlah pedagang seperti yang diakui Linda, seorang pedagang sayur di Pasar Inhutani, Nunukan Utara. Ia mengaku harga kebutuhan pokok seperti sayur sudah kembali stabil. Padahal sebelum perayaan Idul Fitri, harga memang naik. Bahkan, kenaikan mencapai Rp 5 ribu.

“Sekarang sudah stabil lagi, memang biasa begini harga naik kalau ada hari besar. Setelah itu, kembali lagi normal harganya,” ujar Linda.

Linda mengungkapkan, harga-harga sembako yang sudah mengalami penurunan di antaranya bawang merah dan cabai. Sebelumnya hargnya mencapai Rp 35 ribu untuk satu kilogram (kg), saat ini sudah kembali ke harga Rp 23 ribu. Sementara cabai harganya juga kembali normal dinominal Rp 40 ribu yang sebelumnya capai Rp 45 hingga 50 ribu.

Selain Linda, Manto pedagang eceran yang ditemui media ini juga mengatakan hal yang sama, di mana harga sembako sudah kembali stabil. Seperti gula pasir dan minyak goreng, sebelumnya diketahui mengalami kenaikan harga dan sudah kembali normal saat ini.

“Kemarin sampai Rp 18 ribu kalau harga gula, sekarang sudah 14 ribu lagi. Kalau minyak makan kembali ke harga Rp 13 ribu dari yang sebelumnya Rp 17 ribu,” ungkap Anto kepada pewarta harian ini.

Anto juga mengaku, dari pengalamannya sebelumnya, harga memang akan kembali stabil pasca peyaraan hari-hari besar. “Buktinya sekarang turun lagi hargnya, jadi begitulah memang sudah tradisinya, naik kalau mau ada hari besar saja, nanti selesai, turun lagi harganya,” beber Anto. (raw/nri)


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 13:16

Bupati Suarakan Penundaan PP 34/2019

JAKARTA - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM…

Senin, 22 Juli 2019 10:25

Butuh Waktu Panjang Selesaikan Persoalan PLB

NUNUKAN – Kondisi perdagangan lintas batas (PLB) masih menjadi perbincangan…

Senin, 22 Juli 2019 10:23

Ditinggal Sarapan, Pondok Kecil Ludes

NUNUKAN – Pondok kecil berukuran 3x5 meter di Jalan Sianak…

Senin, 22 Juli 2019 10:22

Demokrat Prioritas Kader Sendiri

MESKI tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Nunukan…

Senin, 22 Juli 2019 09:07

Lagi, Puluhan WNI Dipulangkan

NUNUKAN – Baru berselang sepekan setelah mendeportasi ratusan Pekerja Migran…

Senin, 22 Juli 2019 09:04

Personel Satgas Pamtas Jadi Guru ‘Dadakan’

NUNUKAN – Sejumlah personel Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas)…

Senin, 22 Juli 2019 09:02

Temukan Pecandu, Harus Berani Melapor

NUNUKAN – Ratusan pelajar hampir di seluruh Sekolah Menengah Atas…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10

Laura Diprediksi Bersaing dengan Basri

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura telah menyampaikan kesiapannya…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:08

Ingatkan Jangan Hanya ‘Kejar Setoran’

NUNUKAN – Pengemudi mobil pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:07

Komplotan Pencuri Rumah Kosong Dibekuk

NUNUKAN – Tiga orang pelaku komplotan pencurian berencana yang sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*