MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Juni 2018 11:32
Program RT Bersih Menyadarkan Masyarakat

Lebih Mementingkan Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan

SADAR KEBERSIHAN: Pelaksanaan kerja bakti di salah satu desa yang ada Malinau. DKPPKB menilai ini menjadi feedback adanya program gerakan RT Bersih yang digalakkan pemerintah daerah./WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau menyukuri adanya program gerakan RT Bersih yang digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau. Karena masyarakat saat ini sudah mulai menyadari akan pentingnya kebersihan dan kesehatan sudah semakin baik. Sehingga ketika ada kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), masyarakat sudah takut dan mengerti apa yang harus dilakukan ketika kasus itu muncul.

“Karena memang kejadian fatal pada kasus DBD ini sangat tinggi ketika kondisi lingkungan kita sangat jelek. Tapi ketika kondisi lingkungan bagus, DBD juga tidak telalu ganas,” ujar Kepala DKPPKB Malinau, dr. John Felix Rudupadang M,P.H., kepada media ini terkait dengan kasus DBD di Desa Respen Tubu (Kecamatan Malinau Utara) dan Desa Malinau Kota (Kecamatan Malinau Kota)  yang mengakibatkan korban sempat dirawat.

Namun, menurut dr. John Felix, adanya kasus DBD yang terjadi selama bulan Ramadan lalu dinilai tidak mengkhawatirkan karena kasusnya tidak mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena memang merupakan daerah endemis yang setiap tahunnya muncul. “Tapi, setelah kasus ini muncul dan langsung dilakukan sosialisasi baik melalui media maupun langsung dari bidang promosi kesehatan baik puskesmas maupun DKPPKB. Bahkan siaran radio dan siaran keliling,” sebutnya.

Sehingga masih dikatakan dr. John Felix, masyarakat dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dalam mengantisipasi peningkatan kasus DBD ini. Karena ketika rantai penularan itu dihentikan atau diberantas, maka tidak akan ada lagi penambahan kasus DBD itu terjadi. Sebab, umur nyamuk yang tadi menyimpan atau mengandung bibit penyakit DBD itu sudah mati dalam waktu satu minggu. “Otomatis, jika tidak ada lagi yang sakit dan tidak ada media yang di gigit maka tidak ada lagi bibit penyakitnya dan tidak ada tambahan kasusnya,” tegas John Felix.

Oleh karena itu, ia menilai pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus itu menjadi kunci utamanya. Yakni menutup tempat-tempat penampungan air bersih, mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air, menguras tempat-tempat penampungan air untuk menghindarinya adanya jentik nyamuk. Sedangkan plusnya yaitu seperti mengganti air vas bunga, mengeringkan air tergenang di atap, di talang atau di penampungan air kulkas, dispenser, membubuhi garam dapur pada perangkap semut, membubuhi themepos (abate) pada penampungan air dan menebar predator jentik aedes aegypti.

Seperti diberitakan sebelumnya, DKPPKB mencatat ada 6 kasus DBD yang terlaporkan dan bukan termasuk dalam kondisi Dengue Syok Syndrome (DSS). Sehingga bisa teratasi atau mampu ditangani. Rata-rata usia rentan yang paling terkena DBD umumnya itu di bawah usia 15 tahun. Tapi, DBD juga bisa terjangkit kepada orang tua jikalau memang dari lingkungan sekitarnya memang terlihat kotor. “Jadi anak-anak maupun dewasa bisa berdampak terkena penyakit DBD Kalau kondisi lingkungannya tidak bersih,” ungkap kepala DKPPKB saat itu. (ida/fly)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:00

RT Bersih Punya Makna Luas

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan, RT Bersih bukan sekadar ucapan atau penyebutan…

Kamis, 19 Juli 2018 10:58

42 Kelompok Tani dapat Alsintan

MALINAU – Dinas Pertanian Kabupaten Malinau kembali menyerahkan alat mesin pertanian (Alsintan)…

Kamis, 19 Juli 2018 10:55

2019, Jalan Malinau-Long Midang-Krayan Akan Dioperasikan

MALINAU – Tahun 2019 mendatang, pembangunan jalan dari Malinau-Long Bawan-Long Midang (Krayan/Nunukan)…

Kamis, 19 Juli 2018 10:53

Kampanye MR, Libatkan Lintas Sektoral

MALINAU-Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Malinau melakukan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:28

ASN Dituntut Kreatif Berkarya

MALINAU – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Selasa…

Rabu, 18 Juli 2018 11:27

Pengerjaan Drainase Dipastikan Rampung September

MALINAU –Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman Rakyat (DPUPR dan Perkim) Kabupaten…

Rabu, 18 Juli 2018 11:27

Bupati Yakini Pemerintahan Desa Mampu Membagi Pengetahuan

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menerima 45 orang rombongan dari Pemkab Nunukan.…

Rabu, 18 Juli 2018 11:25

Tes IVA, Dua Warga Terdeteksi Kanker Serviks

MALINAU – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau…

Selasa, 17 Juli 2018 10:14

Mengejar Ketertinggalan, Nunukan Belajar ke Malinau

MALINAU – Pemerintahan desa di Kabupaten Malinau telah diakui bisa mengelola dengan baik keuangan…

Selasa, 17 Juli 2018 10:11

Ibadah Awali Penutupan Aco Lundayeh

MALINAU – Perhelatan event budaya Aco Lundayeh 2018 resmi berakhir pada Minggu malam (15/7). Acara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .