MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 15 Juni 2018 20:20
Idulfitri 1439 Hijriah
Siap-Siap Tobat Narkoba, Lapas Pasang Jammer HP dan Dirikan Pesantren
MOMENTUN DI HARI FITRI: Para pembesuk di Lapas Kelas II-A Tarakan menitikan air mata bertemu dengan keluarganya yang masih menjalani proses hukum, kemarin (15/6). FOTO: JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Peredaran narkoba terutama di wilayah perbatasan perlu menjadi perhatian khusus. Bukan hanya penindakan hukum kepada para pelaku tindak pidana sebagai efek jera, namun perlu adanya upaya-upaya lain agar dapat meredam beredarnya barang haram terebut termasuk di Lembaga Permasyarakatan Kelas II-A Tarakan.
Kalapas Kelas II-A Tarakan R B Danang menuturkan, telah menjadi harapan semua pihak untuk dapat menjadikan Kota Tarakan sebagai kota yang aman, kondusif, serta tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Dan yang utama adakah zero narkoba,” tuturnya.
Dalam upaya menekan peredaran narkoba, berbagai upaya dilakukan di Lapas Kelas II-A Tarakan. Pendekatan dan pengarahan secara personal kepada warga binaan adalah upaya yang terus dilakukan. Mulai dari konseling, kegiatan syiar, dan kegiatan rohani lainnya, yang tujuan utamanya adalah tobat narkoba. “Dikunci niat buruknya. Seperti halnya pecandu rokok saja bisa berhenti merokok. Kalau niat buruk itu ditutup, mengapa tidak nantinya dapat terwujud tobat narkoba. Saya pikir akhir-akhir ini kondisi di warga binaan Lapas Tarakan sudah bagus,” ucapnya.
Pemberian remisi kepada warga binaan yang memenuhi syarat-syarat tertentu juga merupakan stimulus agar warga binaan mau bertobat dan memperbaiki diri. Selain cara-cara konvesional tersebut, juga ada upaya lain termasuk pengecekan atau operasi geledah. Pihaknya saat ini juga sudah melakukan renovasi pada area masuk ke dalam Lapas. Dari pantauan Radar Tarakan, area pintu masuk Lapas direnovasi. Para pengunjung terlebih dahulu melewati beberapa tahap pemeriksaan dan antri.
Pihaknya juga sudah mengusulkan penggunaan  X-ray dan scanner. Meski hingga saat ini belum dapat terealisasi karena kekurangan anggaran, namun pihaknya saat ini telah menyiapkan tempat X-ray dan scanner.
“Kami berinovasi, bukan untuk menunggu. Apapun yang saat ini dapat dikerjakan, kami kerjakan,” ungkapnya.
Selain itu, pada bidang komunikasi pihaknya telah mengusulkan penggunaan jammer di Lapas Kelas II-A Tarakan, di mana hal tersebut telah disampaikan pada forum tingkat daerah dan sebenarnya telah menjadi perbicangan secara nasional. Hal tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dan menjadi pertimbangan pimpinan. Jammer itu sendiri merupakan alat di bidang komunikasi yang berfungsi untuk menghilangkan sinyal telekomunikasi di area tertentu. Tidak sedikit tempat-tempat strategis yang telah mengimplementasikan penggunaan jammer, di mana pada area tertentu tidak diperbolehkan adanya sinyal komunikasi.  
“Yang akhirnya memutus komunikasi dari dalam Lapas ke luar Lapas. Saya kira di zaman now ini harus menyesuaikan. Tentu tetap ada cara yang konvensional seperti tobat syiar dan ceramah yang tidak bisa digantikan oleh teknologi di mana harus ada tatap muka atau konseling,” ujarnya.
Dirinya tidak menjelaskan kelak pada beberapa titik serta luas cakupan penghilang sinyal telekomunikasi. Hanya penggunaan jammer adalah salah satu upaya dalam menuju tobat narkoba. Dengan demikian, terbentuklah suatu kondisi yang “memaksa” untuk mengikuti proses pertobatan narkoba tersebut. “Selain itu, awal Juli ini akan di-setting ruangan baru Pesantren Al Hidayah khusus terapi narkoba. Saya optimis dapat terlaksana tobat narkoba,” ucapnya. (*/jhn/lim)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Rabu, 18 Juli 2018 11:47

Karena Rindu Orang Tua, Pulang ke Tarakan Bermalam

Rasa kaget dan tidak percaya, ketika mendengar kabar bahwa Muhammad Riharja sudah berpulang menghadap…

Rabu, 18 Juli 2018 11:43

46,83 Persen Siswa SD Belum Bisa Membaca

TARAKAN – Sebagian anak didik di tingkat sekolah dasar belum bisa membaca. Hal itu diungkapkan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:41

Hanya 424 Bacaleg Daftar di KPU

  TARAKAN - Hari terakhir penyerahan berkas partai politik (parpol) di sekretariat Komisi Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .