MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Juni 2018 21:06
Gagal Lihat Hilal, Cahaya Matahari Lebih Kuat dari Bulan    
MENEROPONG:  Observer BMKG Tarakan bersama Penyelenggara Syariah Kemenag Tarakan saat melakukan pemantauan hilal di Taman Berlabuh Tarakan, Kamis (14/6).FOTO: RURY JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,  TARAKAN – Kementerian Agama Kota Tarakan melalui Penyelenggara Syariah berkolaborasai dengan BMKG serentak menggelar kegiatan pemantauan hilal (Rukyatul Hilal), Kamis (14/6) di Taman Berlabuh sekira pukul 18.00 Wita.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Tarakan, Shaberah mengatakan pemantauan hilal dilakukan sesuai intruksi Kemenag Pusat. Namun, karena keadaan cuaca yang tidak membaik. Pemantauan hilang terhalang cuaca.

“Karena sudah jelas kita tidak bisa melihat karena awan tebal. Yang penting kita sudah mencoba untuk melakukan pemantauan ini dengan dihadiri langsung oleh Kepala Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara, Pengadilan Agama, BMKG, Pemkot serta Ormas Islam,”ungkap Shaberah.

Sementara itu, ditambahkan penyelenggara Syariah Kemenag Tarakan, H Sultan menuturkan dari hasil Rukyatul Hilal dapat disimpulkan jika  dalam penentuan hilal tidak dapat dilakukan di Tarakan. Sehingga sepenuhnya menunggu putusan dari Kementerian Agama Pusat.

“Kita tentunya berpatokan pada Kemenag Pusat dalam putusan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Observer BMKG Tarakan  Hakim Mubasyir mengungkapkan penyebab utama tidak dapat dilakukannya pemantauan terhadap hilal dikarenakan faktor cuaca. Tarakan yang tidak memiliki musim kemarau maupun hujan. Sehingga menyebabkan pertumbuhan awan terus terjadi dan sangat tebal di arah barat.

“Padahal sebenarnya ketinggian bulan hari ini sudah enam derajat. Dan seharusnya sudah terlihat. Namun, karena cahaya matahari lebih kuat, sehingga bulan tidak kelihatan,” ungkap Hakim usai melakukan pemantauan di Taman Berlabuh.

Menurut Hakim juga, dari tahun ke tahun di wilayah Tarakan belum pernah bisa terlihat. Karena memang wilayah Tarakan pertumbuhan awannya terus menerus terjadi.

“Biasanya teman kami di BMKG tidak melihat di daerah seperti Kupang yang biasanya masuk dalam musim kemarau tidak terjadinya pertumbuhan awan. Selain itu juga didukung dengan peralaatan teleskop yang otomatic bukan manual,” ujarnya. Tak hanya membutuhkan alat canggih. Menurut Hakim juga dibutuhkan mata seorang observer hilal yang terlatih karena objek yang sukar dilihat. (eru/zia)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:50

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:48

UMK Akan Dibahas Awal November

TARAKAN - Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, upah akan selalu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:44

Baliho Tak Sesuai Aturan Bisa Memicu Konflik

TARAKAN – Ramai ditemui baliho calon legislatif yang tidak sesuai aturan, tidak hanya merusak…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:35

Rasa Sedikit Asam dan Lebih Segar

Letak dan kondisinya sangat cocok dengan habitat lebah kelulut. Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Tarakan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:08

Pemuda Wajib Kontrol Hoaks

TARAKAN - Tahun depan Indonesia kembali akan menggelar pemilu serentak. Jauh sebelum berlangsungnya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:06

Parkir di Gorong-Gorong, Truk Terperosok

TARAKAN - Jumat (19/10) sekira pukul 09.00 WITA, sebuah truk di Jalan Kamboja RT 43, Kelurahan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:01

Legitnya Khas Bandung dari Olahan Ikan Tenggiri

BEBERAPA makanan nusantara yang menggunakan bahan utama dari ikan tenggiri. Di antaranya batagor, siomay,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:58

Siomay

Siomay ini disajikan bersama dengan bahan lainnya seperti kol, kentang, pare, telur, tahu bakso, yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:57

Batagor

Bakso tahu goreng alias batagor, yang di atasnya disiram dengan bumbu saus kacang. Dilengkapi dengan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:55

Mi Yamin

Sekilas menu yang satu ini mirip dengan mi ayam. Di atasnya diberi taburan potongan ayam, yang disajikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .