MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Juni 2018 19:55
Pelayanan di Rumah Sakit Ini Banyak Dikeluhkan
DIKELUHKAN: Wabup Bulungan Ingkong Ala menggelar sidak ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan menemukan sejumlah pelayanan tidak maksimal. FOTO: RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala dan Asisten III Bidang Administrasi, Kornelis Elbar di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor pada penghujung Ramadan, Rabu (13/6) ditemukan beberapa masalah.

Hasil sidak itu pun menjadi catatan khusus sebagai bahan evaluasi ke depannya. Wabup sendiri yang kala itu sidak di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor dan Puskemas Tanjung Selor menemukan masalah pada sistem pelayanan pasien di rumah sakit. Tidak adanya satu poli pun yang buka pada saat sidak.

Tentunya, menurut Wabup sendiri hal itu tak seharusnya terjadi. Dan pihaknya mengaku malu jika daerah lain mengetahui tentang status rumah sakit di ibu kota dengan kondisi saat itu.

“Dasar kami sidak ini juga lantaran dari hasil aduan masyarakat tentang pelayanan di rumah sakit. Alhasil, saat kami cek kebenaran secara langsung, ternyata benar adanya,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui pasca sidak.

Dikatakannya juga, seharusnya poli-poli ini tak sampai kosong dokter. Dan kepada dokter spesialis khususnya dapat menyesuaikan dan tak seluruhnya mengambil cuti. Karena diketahui pasien yang ada di dalam tengah rawat inap tentu butuh perawatan khusus. Minimal dua hari sekali. Begitupun di Puskesmas Tanjung Selor seharusnya pelayanan kepada masyarakat tak sampai terganggu.

“Tapi kami masih dalami juga karena apakah memang itu kebijakan internal di pelayanan masing-masing atau bagaimana,” ujarnya seraya mengaku sedikit heran pada pelayanan publik tersebut.

Lanjutnya, sekalipun terkait adanya upaya rumah sakit dengan mengarahkan pasien ke Unit Gawat Darurat (UGD). Menurut Wabup hal itu dianggap tetap tak maksimal dari segi pelayanan. Dan itu dikarenakan UGD diperuntukkan bagi pasien yang memang dalam kondisi urgent. Tidak pada pasien yang datang untuk sekadar berobat biasa.

“Apalagi harus dijadikan satu antara pasien rawat jalan dan rawat inap di UGD. Kasihan kalau dokternya tak bisa backup. Tapi, kalau selama bisa tak masalah,” katanya.

“Cuma tetap rumah sakit di polinya tetap tak boleh libur seluruhnya. Apalagi cuti, karena bagaimana nanti nasib pasien seperti kandungan dan lainnya yang membutuhkan pelayanan secara instens dari dokter,” sambungnya.

Wabup berharap ke depannya permasalahan tersebut tak sampai terulang kembali. Pelayanan poli jangan sampai kosong seperti saat ini. Karena hal itu merupakan pelayanan utama dan dasar bagi masyarakat.  “Tapi, tadi saat sidak alasan karena perintah atasan. Nanti sekali lagi akan kita selidiki. Dan Asisten III nanti yang akan membantu terkait kebijakan internal itu sendiri,” tuturnya.

Sementara, Asisten III Bidang Administrasi, Kornelis Elbar menambahkan, tutupnya poli di rumah sakit jelas membuat pelayanan menjadi tak maksimal. Oleh karenanya, pihaknya memastikan akan segera menindaklanjutinya. Termasuk pada Puskesmas Tanjung Selor yang saat sidak ditemui tutup.

“Seharusnya rumah sakit dan puskesmas dapat mengacu pada peraturan yang sudah ada. Tidak boleh libur dan semua harus diperhitungkan dengan baik. Sehingga masyarakat tak sampai bingung,” ungkapnya.

“Apalagi yang bersifat pelayanan publik yang urgent. Tidak boleh sekalipun ditetapkan hari libur, tetap memberikan pelayanan dengan baik,” timpalnya.

Pihaknya berharap, dengan sidak yang dilakukan tersebut sehingga akan ada perubahan keesokan harinya. Dokter-dokter dapat kembali bertugas. Mengingat, begitu penting dan besarnya peran mereka bagi masyarakat. “Harapannya tak sampai terulang. Kasihan masyarakat tentu kaget dengan kondisi pelayanan seperti saat ini,” ujarnya.

Terpisah, saat akan dikonfirmasi Direktur RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, Surya Tan belum bisa dihubungi. (omg/eza)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…

Rabu, 20 Maret 2019 11:01

Pemprov Akan Bersurat ke KKP

TANJUNG SELOR - Kehadiran Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

Rabu, 20 Maret 2019 11:00

Aktivitas Sabung Ayam Terhenti

TANJUNG SELOR – Aktivitas judi sabung ayam di komplek perkebunan…

Rabu, 20 Maret 2019 10:53

Beri Klarifikasi, BPKAD Kaltara Minta Maaf

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

ASTAGA..!! Di OPD Ini, Samakan Wartawan dengan Peminta Sumbangan

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Investasi Industri Metanol 700 Juta USD

TANJUNG SELOR - Sejauh ini Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah…

Selasa, 19 Maret 2019 11:15

BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 19 Maret 2019 11:12

Miliki Mapolda, SPN hingga RS Bhayangkara

Tepat 14 Maret 2018, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Drs. Indrajit,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*