MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Juni 2018 19:55
Pelayanan di Rumah Sakit Ini Banyak Dikeluhkan
DIKELUHKAN: Wabup Bulungan Ingkong Ala menggelar sidak ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan menemukan sejumlah pelayanan tidak maksimal. FOTO: RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala dan Asisten III Bidang Administrasi, Kornelis Elbar di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor pada penghujung Ramadan, Rabu (13/6) ditemukan beberapa masalah.

Hasil sidak itu pun menjadi catatan khusus sebagai bahan evaluasi ke depannya. Wabup sendiri yang kala itu sidak di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor dan Puskemas Tanjung Selor menemukan masalah pada sistem pelayanan pasien di rumah sakit. Tidak adanya satu poli pun yang buka pada saat sidak.

Tentunya, menurut Wabup sendiri hal itu tak seharusnya terjadi. Dan pihaknya mengaku malu jika daerah lain mengetahui tentang status rumah sakit di ibu kota dengan kondisi saat itu.

“Dasar kami sidak ini juga lantaran dari hasil aduan masyarakat tentang pelayanan di rumah sakit. Alhasil, saat kami cek kebenaran secara langsung, ternyata benar adanya,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui pasca sidak.

Dikatakannya juga, seharusnya poli-poli ini tak sampai kosong dokter. Dan kepada dokter spesialis khususnya dapat menyesuaikan dan tak seluruhnya mengambil cuti. Karena diketahui pasien yang ada di dalam tengah rawat inap tentu butuh perawatan khusus. Minimal dua hari sekali. Begitupun di Puskesmas Tanjung Selor seharusnya pelayanan kepada masyarakat tak sampai terganggu.

“Tapi kami masih dalami juga karena apakah memang itu kebijakan internal di pelayanan masing-masing atau bagaimana,” ujarnya seraya mengaku sedikit heran pada pelayanan publik tersebut.

Lanjutnya, sekalipun terkait adanya upaya rumah sakit dengan mengarahkan pasien ke Unit Gawat Darurat (UGD). Menurut Wabup hal itu dianggap tetap tak maksimal dari segi pelayanan. Dan itu dikarenakan UGD diperuntukkan bagi pasien yang memang dalam kondisi urgent. Tidak pada pasien yang datang untuk sekadar berobat biasa.

“Apalagi harus dijadikan satu antara pasien rawat jalan dan rawat inap di UGD. Kasihan kalau dokternya tak bisa backup. Tapi, kalau selama bisa tak masalah,” katanya.

“Cuma tetap rumah sakit di polinya tetap tak boleh libur seluruhnya. Apalagi cuti, karena bagaimana nanti nasib pasien seperti kandungan dan lainnya yang membutuhkan pelayanan secara instens dari dokter,” sambungnya.

Wabup berharap ke depannya permasalahan tersebut tak sampai terulang kembali. Pelayanan poli jangan sampai kosong seperti saat ini. Karena hal itu merupakan pelayanan utama dan dasar bagi masyarakat.  “Tapi, tadi saat sidak alasan karena perintah atasan. Nanti sekali lagi akan kita selidiki. Dan Asisten III nanti yang akan membantu terkait kebijakan internal itu sendiri,” tuturnya.

Sementara, Asisten III Bidang Administrasi, Kornelis Elbar menambahkan, tutupnya poli di rumah sakit jelas membuat pelayanan menjadi tak maksimal. Oleh karenanya, pihaknya memastikan akan segera menindaklanjutinya. Termasuk pada Puskesmas Tanjung Selor yang saat sidak ditemui tutup.

“Seharusnya rumah sakit dan puskesmas dapat mengacu pada peraturan yang sudah ada. Tidak boleh libur dan semua harus diperhitungkan dengan baik. Sehingga masyarakat tak sampai bingung,” ungkapnya.

“Apalagi yang bersifat pelayanan publik yang urgent. Tidak boleh sekalipun ditetapkan hari libur, tetap memberikan pelayanan dengan baik,” timpalnya.

Pihaknya berharap, dengan sidak yang dilakukan tersebut sehingga akan ada perubahan keesokan harinya. Dokter-dokter dapat kembali bertugas. Mengingat, begitu penting dan besarnya peran mereka bagi masyarakat. “Harapannya tak sampai terulang. Kasihan masyarakat tentu kaget dengan kondisi pelayanan seperti saat ini,” ujarnya.

Terpisah, saat akan dikonfirmasi Direktur RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, Surya Tan belum bisa dihubungi. (omg/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .