MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Juni 2018 12:23
Pembukaan Jalan Darat ke Bulu Perindu, Terkendala Ini....
TERBUKA: Pemkab Bulungan bangun akses jalan darat ke Bulu Perindu. Tampak jalan baru sudah dapat dilalui kendaraan. ISMAIL RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Tahun ini Pemkab Bulungan merealisasikan tahapan pembangunan jalan penghubung ke kawasan permukiman Bulu Perindu, Tanjung Selor Hulu.

Tahap awal ini, Pemkab Bulungan baru membangun akses pembuka badan jalan yaitu dengan meratakan tanah dan penimbunan. Artinya belum sampai tehap pengerasan (agregat) terlebih proses pengaspalan.

Akses yang telah berhasil direalisasikan setidaknya sekira 1,8 kilometer (km) dimulai dari ujung jembatan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Gunung Seriang, menuju ke arah permukiman penduduk. Untuk sampai ke permukiman jalan yang masih perlu dibuka masih tersisa sekira 1 km lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan, Adriani mengatakan, perihal lahan harus dipastikan aman sebelum proyek itu direalisasikan. "Yang ini (terealisasi, Red.) lahannya tidak ada masalah lagi," sebut Adriani kepada Radar Kaltara.

Adriani memastikan proses pembangunan jalan ini tidak dapat diselesaikan serta merta melainkan bertahap. Selain terkait pembebasan lahan juga menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

Untuk akses pembukan itu saja anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5,1 miliar itu pun bukan dari APBD melainkan perbantuan APBN atau melalui dana alokasi khusus (DAK). "Itu (anggaran, Red.) merupakan usulan," sebut dia.

 

Sejak tiga tahun terakhir Bulungan memang tengah mengalami defisit anggaran.  APBD Bulungan semakin meresot dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015 APBD Bulungan sebesar Rp 2,1 triliun. Lalu 2016 turun menjadi Rp 1,2 triliun. Kemudian 2017 menjadi Rp 1,1 triluan dan 2018 Rp 1,01 triliun.

Walau sedang dilanda defisit anggaran, Pemkab Bulungan tidak berpangku tangan dan tetap berupaya semampu mungkin untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Di antaranya kebutuhan akan ketersedian infrastruktur jalan yang memadai tersebut. Keberadaan jalan selain sebagai penunjang juga untuk menentukan perputaran perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Sehingga untuk peningkatan akses yang telah dibuka belum dapat dipastikan akan akan terealisasi. "Kalau tahun depan disetujui ya ditingkatkan lagi," ujar dia.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Bulungan, Fakhruddin menambahkan, untuk kelanjutan yang tersisa sekira 1 km itu masih akan menunggu penyelesaian lahannya. "Belum bisa dipastikan kapan bisa dilanjutkan," ucapnya.

Pemkab Bulungan akan terus berupaya agar pembangunan jalan di Bulu Perindu dapat segera terlaksana seperti yang diharapkan. "Upayakan bagaimana lahannya selesai dulu," pungkasnya.

Untuk diketahui, letak Bulu Perindu yang terdiri empat rukun tetangga (RT) sekira 150 kepala keluarga (KK) itu hanya terpisah sungai kecil dari Tanjung Selor yang saat ini menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Sudah sejak lama mobilisasi masyarakat Bulu Perindu-Tanjung Selor  menggunakan transportasi air, berupa perahu ketinting dengan cara didayung. Kondisi ini sudah dilakukan sejak bertahun-tahun silam.

Dirasa cara itu semakin tidak produktif, pada Juli 2017 lalu akhirnya masyarakat swadaya untuk membangun jembatan kayu dari Bulu Perindu ke Kampung Arab. Walau hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua namun keberadaan jembatan itu cukup memudahkan masyarakat dalam beraktivitas utamanya saat hendak ke Tanjung Selor dan sebaliknya. (isl/nri)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…

Senin, 20 Agustus 2018 17:15

Pembangunan Pasar Modern Diklaim Tepat Waktu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 20 Agustus 2018 17:13

Gubernur Minta, Kepala Daerah Diminta Lebih Aktif

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sesuai dengan fungsinya dipastikan sangat siap menyikapi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:08

Pemerintah Akhiri Puluhan Izin Tambang

TANJUNG SELOR - Pemerintah telah mengakhiri Izin Usaha Pertambangan (IUP) 52 perusahaan di sektor pertambangan…

Senin, 20 Agustus 2018 12:00

Empat Sukarelawan PMI Bertolak ke Lombok

EMPAT sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara akan berangkat menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat…

Senin, 20 Agustus 2018 11:23

Maskapai di Bandara Tanjung Harapan Akan Bertambah

TANJUNG SELOR – Maskapai yang melayani penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .