MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Juni 2018 11:46
Sudah Tak Ada Lonjakan Penumpang di Jalur Resmi
SEPERTI BIASA: Jumlah penumpang yang melalui Pelabuhan Tunon Taka dengan tujuan Tawau atau tiba dari Tawau, Malaysia, masih terbilang seperti biasa. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah (H), sisa tiga hari lagi. Arus mudik mulai terlihat, namun berbeda di jalur resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, aktivitas masih seperti biasa. Tidak ada lonjakan penumpang yang terjadi.

Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Nasution mengatakan, menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H, penumpang yang menggunakan jalur resmi masih seperti biasa, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. “Tidak ada lonjakan penumpang,” kata Nasution kepada media ini.

Untuk aktivitas penumpang mudik terlihat ramai hanya yang ingin kembali ke daerah lain, seperti ke Sulawesi. Sedangkan yang datang dari Tawau, Malaysia, tidak ada peningkatan.

Penumpang yang menggunakan jalur resmi di pelabuhan ini, mayoritas warga Nunukan yang ingin pergi berbelanja di Tawau, Malaysia. Sedangkan untuk penumpang yang mudik seperti TKI sangat minim.

Menurutnya, kapal resmi akan beroperasi hingga Kamis besok, dan kembali akan dibuka Senin (18/6) mendatang. Karena terkadang penumpang akan ramai pasca lebaran, mungkin ingin berkunjung ke Tawau, maupun sebaliknya. “Untuk penyeberangan resmi akan ditutup sementara waktu pada saat lebaran nantinya,” ujarnya.

Sementara, salah seorang penumpang yang menggunakan kapal resmi dari Tawau, Surdi (29), mengaku hanya ke Tawau untuk berbelanja keperluan lebaran. Cukup tinggal satu hari atau dua hari untuk membeli seluruh perlengkapan yang dibutuhkan. “Tiap waktu dekat lebaran pasti saya ke Tawau untuk berbelanja, dan bukan hanya saya sendiri tapi masih banyak warga Nunukan yang sering pergi berbelanja di Tawau,” kata Surdi.

Berbeda dengan Astuti merupakan anak seorang TKI yang melanjutkan pendidikan di Makassar. Tujuannya kembali ke Tawau untuk bertemu dengan orang tuanya sambil merayakan hari raya Idul Fitri bersama dengan keluarga. “Saya ini termasuk mudik juga namanya, karena pulang bertemu dengan keluarga di Tawau, karena keluarga saya tidak ada di Indonesia semua ada di Malaysia,” singkat Astuti. (nal/ash)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*