MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Juni 2018 11:46
Sudah Tak Ada Lonjakan Penumpang di Jalur Resmi
SEPERTI BIASA: Jumlah penumpang yang melalui Pelabuhan Tunon Taka dengan tujuan Tawau atau tiba dari Tawau, Malaysia, masih terbilang seperti biasa. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah (H), sisa tiga hari lagi. Arus mudik mulai terlihat, namun berbeda di jalur resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, aktivitas masih seperti biasa. Tidak ada lonjakan penumpang yang terjadi.

Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Nasution mengatakan, menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H, penumpang yang menggunakan jalur resmi masih seperti biasa, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. “Tidak ada lonjakan penumpang,” kata Nasution kepada media ini.

Untuk aktivitas penumpang mudik terlihat ramai hanya yang ingin kembali ke daerah lain, seperti ke Sulawesi. Sedangkan yang datang dari Tawau, Malaysia, tidak ada peningkatan.

Penumpang yang menggunakan jalur resmi di pelabuhan ini, mayoritas warga Nunukan yang ingin pergi berbelanja di Tawau, Malaysia. Sedangkan untuk penumpang yang mudik seperti TKI sangat minim.

Menurutnya, kapal resmi akan beroperasi hingga Kamis besok, dan kembali akan dibuka Senin (18/6) mendatang. Karena terkadang penumpang akan ramai pasca lebaran, mungkin ingin berkunjung ke Tawau, maupun sebaliknya. “Untuk penyeberangan resmi akan ditutup sementara waktu pada saat lebaran nantinya,” ujarnya.

Sementara, salah seorang penumpang yang menggunakan kapal resmi dari Tawau, Surdi (29), mengaku hanya ke Tawau untuk berbelanja keperluan lebaran. Cukup tinggal satu hari atau dua hari untuk membeli seluruh perlengkapan yang dibutuhkan. “Tiap waktu dekat lebaran pasti saya ke Tawau untuk berbelanja, dan bukan hanya saya sendiri tapi masih banyak warga Nunukan yang sering pergi berbelanja di Tawau,” kata Surdi.

Berbeda dengan Astuti merupakan anak seorang TKI yang melanjutkan pendidikan di Makassar. Tujuannya kembali ke Tawau untuk bertemu dengan orang tuanya sambil merayakan hari raya Idul Fitri bersama dengan keluarga. “Saya ini termasuk mudik juga namanya, karena pulang bertemu dengan keluarga di Tawau, karena keluarga saya tidak ada di Indonesia semua ada di Malaysia,” singkat Astuti. (nal/ash)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:32

Pesawat Susi Air Tergelincir di Krayan

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI-8342 dari…

Selasa, 18 Desember 2018 14:07

Positif Narkoba, Dua ASN Dipecat

NUNUKAN – Terbukti positif menggunakan narkoba, dua Aparatur Sipil Negara…

Selasa, 18 Desember 2018 14:05

Perangi Produk Malaysia dengan Rumah Pangan Kita

NUNUKAN – Ketergantungan warga perbatasan terhadap produk Malaysia masih sangat…

Selasa, 18 Desember 2018 14:04

BPN Belum Ambil Langkah

NUNUKAN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nunukan, siap melakukan pengukuran…

Senin, 17 Desember 2018 20:54

BREAKING NEWS! Pesawat Susi Air Tergelincir di Krayan

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 8342…

Senin, 17 Desember 2018 12:57

TEGAS..!! Dua Wilayah Outstanding Boundary Problem Milik NKRI

NUNUKAN –  Dua dari 5 titik sengketa sebagai wilayah perbatasan…

Senin, 17 Desember 2018 12:39

Kades Jangan Campuri Pemilu

NUNUKAN –  Proses pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, para…

Senin, 17 Desember 2018 12:37

BMI Harus Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Senin, 17 Desember 2018 12:34

Warga Protes Dikenakan Pajak Restoran

NUNUKAN – Penolakan warga terhadap penarikan pajak restoran 10 persen…

Senin, 17 Desember 2018 11:43

Terjun dari Lantai Dua, Nyawa MS Tak Tertolong

NUNUKAN – Pria berinisial MS (25) nekat lompat dari lantai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .