MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Juni 2018 18:47
THR Dibayar Tak Ikuti Aturan

Disnakertrans Klaim Penyaluran Tunjangan Lancar

TAK SESUAI: Pemberian THR untuk buruh, sebagian di antaranya tidak sesuai regulasi yang ada. Foto: Bank Data

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pembayaran tunjangan hari raya (THR) untuk karyawan perusahaan swasta di Bulungan dan Kalimantan Utara (Kaltara) umumnya diklaim berjalan lancar. Namun ternyata masih ada beberapa buruh yang tidak menerima tunjangan sesuai yang sudah ditentukan.

Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan sudah menerima laporan adanya tiga karyawan di salah satu perusahaan perkebunan sawit di Desa Baratan, yang menerima THR dengan Rp 1 juta rupiah.

Ketua SBSI Kaltara, Yulius didampingi Ketua SBSI Bulungan, Agustinus, mengungkapkan, gaji bulanannya pun tidak sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK) Bulungan sekira Rp 2,6 juta. "Gaji bulanannya cuma Rp 1,5 juta. THR yang diterima cuma Rp 1 juta," tegasnya kepada Radar Kaltara, Selasa (12/6).

Menurut Yulius, ketiga karyawan masing-masing Sahrul, Abdul Saad dan Hermansyah ini sudah tiga tahun bekerja. Sesuai ketentuan, bagi karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun, THR dibayar dengan besaran satu kali gajian sesuai UMK. Sedangkan dengan masa kerja 1 tahun ke bawah di atas satu bulan dibayar secara proporsional. "Tapi ini tidak," tegas dia.

Laporan tersebut katanya, langsung diteruskan ke Posko Pengaduan THR di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara Jalan Katamso, Tanjung Selor.

Namun belum dapat ditindaklanjuti lebih jauh mengingat pemangku kebijakan di Posko Pengaduan sedang cuti bersama Idulfitri. "Saya sudah kami hubungin sudah cuti katanya. Tapi nanti setelah masuk kerja akan kami teruskan lagi," ujar dia.

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, persoalan itu tetap perlu mendapat solusi. Sebab merupakan hak karyawan yang harus dipenuhi oleh pihak perusahaan. "Kami tunggu masuk kerja dulu. Pastinya data-datanya sudah siap," tegasnya.

Ia menambahkan, kasus serupa pernah terjadi tahun lalu. Hanya saja dari sisi waktu cukup untuk segera menyelesaikannya sehingga pihak perusahaan segera memenuhi kewajibannya. "Tahun lalu ada. Tapi begitu dikonfirmasi akhirnya dibayar juga,"pungkasnya

Untuk diketahui saat ini jumlah anggota SBSI se-Kaltara tercatat mencapai 2 ribuan. Terbanyak di Kabupaten Bulungan mencapai 1 ribuan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Dinaskertrans Kaltara, Asnawi menuturkan permasalahan itu telah diselesaikan secara baik-baik antara penyedia jasa (perusahaan) dengan karyawan.

Pelaporan itu pun terjadi karena kesalahpahaman terkait aturan acuan dalam pembayaran tunjangan tersebut. “Sempat ada, tapi sudah kami tindak lanjuti dan selesai semua,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Asnawi yang ditelpon awak media ini mengaku sedang dalam perjalanan mudik ke Balikpapan ini mencotohkan, ketidakpahaman akan aturan pembayaran THR itu seperti adanya karyawan yang menuntut tunjangan. Padahal statusnya bukan karyawan tetap. Bahkan baru beberapa bulan bekerja di perusahaan. “Dari segi aturan kan tidak seperti itu,” imbuh Asnawi.

Walau demikian, ia memastikan akan tetap menerima laporan utamanya dari karyawan swasta sebelum dan sesudah Idul Fitri. Di lembaran informasi posko pengaduan yang telah disebarkan ke lima kabupaten/kota se-Kaltara itu telah tercatat nomor kontak dirinya. “Tetap akan kami tindak lanjuti jika masih ada laporan yang masuk,” tegasnya.

Bahkan sebagai kepala bidang yang ditunjuk langsung Gubernur Kaltara Irianto Lambrie untuk mengawal posko itu, Asnawi telah meminta tim pengawas Disnakertrans Kaltara memonitor proses pembayaran THR. “Akses kontak pengaduan nomor saya, sudah saya bagikan ke kabupaten/kota,” tutur dia.

Berdasarkan laporan tim pengawas di lapangan, pelaksanaan pembayaran THR berjalan lancar. Artinya belum ada laporan yang faktanya benar-benar bertentangan dengan ketentuan yang mengikat. “Alhamdulillah rerata laporan dari pengawas tidak ada masalah,” tutupnya. (isl/nri)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .