MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Juni 2018 18:47
THR Dibayar Tak Ikuti Aturan

Disnakertrans Klaim Penyaluran Tunjangan Lancar

TAK SESUAI: Pemberian THR untuk buruh, sebagian di antaranya tidak sesuai regulasi yang ada. Foto: Bank Data

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pembayaran tunjangan hari raya (THR) untuk karyawan perusahaan swasta di Bulungan dan Kalimantan Utara (Kaltara) umumnya diklaim berjalan lancar. Namun ternyata masih ada beberapa buruh yang tidak menerima tunjangan sesuai yang sudah ditentukan.

Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan sudah menerima laporan adanya tiga karyawan di salah satu perusahaan perkebunan sawit di Desa Baratan, yang menerima THR dengan Rp 1 juta rupiah.

Ketua SBSI Kaltara, Yulius didampingi Ketua SBSI Bulungan, Agustinus, mengungkapkan, gaji bulanannya pun tidak sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK) Bulungan sekira Rp 2,6 juta. "Gaji bulanannya cuma Rp 1,5 juta. THR yang diterima cuma Rp 1 juta," tegasnya kepada Radar Kaltara, Selasa (12/6).

Menurut Yulius, ketiga karyawan masing-masing Sahrul, Abdul Saad dan Hermansyah ini sudah tiga tahun bekerja. Sesuai ketentuan, bagi karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun, THR dibayar dengan besaran satu kali gajian sesuai UMK. Sedangkan dengan masa kerja 1 tahun ke bawah di atas satu bulan dibayar secara proporsional. "Tapi ini tidak," tegas dia.

Laporan tersebut katanya, langsung diteruskan ke Posko Pengaduan THR di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara Jalan Katamso, Tanjung Selor.

Namun belum dapat ditindaklanjuti lebih jauh mengingat pemangku kebijakan di Posko Pengaduan sedang cuti bersama Idulfitri. "Saya sudah kami hubungin sudah cuti katanya. Tapi nanti setelah masuk kerja akan kami teruskan lagi," ujar dia.

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, persoalan itu tetap perlu mendapat solusi. Sebab merupakan hak karyawan yang harus dipenuhi oleh pihak perusahaan. "Kami tunggu masuk kerja dulu. Pastinya data-datanya sudah siap," tegasnya.

Ia menambahkan, kasus serupa pernah terjadi tahun lalu. Hanya saja dari sisi waktu cukup untuk segera menyelesaikannya sehingga pihak perusahaan segera memenuhi kewajibannya. "Tahun lalu ada. Tapi begitu dikonfirmasi akhirnya dibayar juga,"pungkasnya

Untuk diketahui saat ini jumlah anggota SBSI se-Kaltara tercatat mencapai 2 ribuan. Terbanyak di Kabupaten Bulungan mencapai 1 ribuan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Dinaskertrans Kaltara, Asnawi menuturkan permasalahan itu telah diselesaikan secara baik-baik antara penyedia jasa (perusahaan) dengan karyawan.

Pelaporan itu pun terjadi karena kesalahpahaman terkait aturan acuan dalam pembayaran tunjangan tersebut. “Sempat ada, tapi sudah kami tindak lanjuti dan selesai semua,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Asnawi yang ditelpon awak media ini mengaku sedang dalam perjalanan mudik ke Balikpapan ini mencotohkan, ketidakpahaman akan aturan pembayaran THR itu seperti adanya karyawan yang menuntut tunjangan. Padahal statusnya bukan karyawan tetap. Bahkan baru beberapa bulan bekerja di perusahaan. “Dari segi aturan kan tidak seperti itu,” imbuh Asnawi.

Walau demikian, ia memastikan akan tetap menerima laporan utamanya dari karyawan swasta sebelum dan sesudah Idul Fitri. Di lembaran informasi posko pengaduan yang telah disebarkan ke lima kabupaten/kota se-Kaltara itu telah tercatat nomor kontak dirinya. “Tetap akan kami tindak lanjuti jika masih ada laporan yang masuk,” tegasnya.

Bahkan sebagai kepala bidang yang ditunjuk langsung Gubernur Kaltara Irianto Lambrie untuk mengawal posko itu, Asnawi telah meminta tim pengawas Disnakertrans Kaltara memonitor proses pembayaran THR. “Akses kontak pengaduan nomor saya, sudah saya bagikan ke kabupaten/kota,” tutur dia.

Berdasarkan laporan tim pengawas di lapangan, pelaksanaan pembayaran THR berjalan lancar. Artinya belum ada laporan yang faktanya benar-benar bertentangan dengan ketentuan yang mengikat. “Alhamdulillah rerata laporan dari pengawas tidak ada masalah,” tutupnya. (isl/nri)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 21:50

Bupati Tak Taat Bisa Disanksi

TANJUNG SELOR - Persoalan batas wilayah Kabupaten Tana Tiding (KTT) dan Malinau hingga kini belum tuntas…

Senin, 15 Oktober 2018 21:48

Rekomendasi Dievaluasi Kemenhub

TANJUNG SELOR – Aturan rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), perihal pengantian…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:26

Formasi Dokter Minim Pendaftar

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:24

Pendatang ke Kaltara Akan Diperiksa

TANJUNG SELOR - Mencegah dan mengawasi narapidana (napi) asal Sulteng yang kabur, akibat musibah yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:22

Belanja Dikurangi, PAD Bertambah

TANJUNG SELOR – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Kaltara sudah ditetapkan.…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:19

Tarakan Segera Terima DAK Nonfi sik

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan lima kabupaten/kota diharapkan dapat lebih proaktif untuk mamanfaatkan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:17

Layanan Administrasi Kependudukan Satu Pintu

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kependudukan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:14

Masa Diperpanjang, Cakupan Masih Rendah

TANJUNG SELOR – Masa Pemberian imunisasi vaksin (measles) dan campak Jerman (rubella) atau vaksin…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:12

Alat Tangkap Usang, Hasil Seadanya

TANJUNG SELOR – Para nelayan di wilayah Ancam, Desa Ardi Mulyo, Bulungan hingga kini masih menggunakan…

Minggu, 14 Oktober 2018 20:59

Satu Pengedar Sabu Tertangkap di Jalan Poros Km 2

TANJUNG SELOR – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bulungan kembali membekuk seorang pelaku penyalahgunaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .