MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Juni 2018 12:58
PADAT..!! 3.000 Penumpang Sesaki KM Lambelu
PADAT: Arus mudik di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Senin (10/6) malam dipadati penumpang yang menggunakan KM Lambelu. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Memasuki H-5 perayaan Idulfitri, arus mudik di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan sangat padat. Sebanyak 3.000 penumpang menggunakan Kapal Motor (KM) Lambelu, pada Minggu (10/6) malam.

Arus mudik di Pelabuhan Tunon Taka, dipantau langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Arif Toha. Pada mudik kali ini, ingin memastikan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala di daerah perbatasan.

“Kami saat ini fokus melakukan monitoring arus mudik Lebaran, kebetulan saya mendapatkan tugas di Kabupaten Nunukan,” kata Arif Toha kepada media ini.

Ia menjelaskan, dari pantauan Dirjen Perhubungan Laut di Pelabuhan Tunon Taka, bahwa mudik pada Senin (10/6) yang tertinggi. Dibanding dengan mudik sebelumnya dengan menggunakan KM Lambelu. Kemungkinan untuk kedatangan kapal selanjutnya tidak akan padat seperti mudik ini.

Banyaknya penumpang yang naik maupun turun dari KM Lambelu, ia memastikan dapat berjalan dengan tertib tanpa ada gangguan. Karena pada pengawasan mudik di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan dilakukan dari berbagai instansi gabungan.

“Penumpang yang naik KM Lambelu dari Pelabuhan Tunon Taka ada 1.900 orang, sedangkan yang turun ada 700 penumpang. Sementara penumpang lanjutan ada 1.300 orang. Total diatas kapal sekira 3.200 penumpang,” ujarnya.

Dengan jumlah penumpang 3.200 orang, ia memastikan belum melebihi kapasitas. Semua penumpang yang telah membeli tiket KM Lambelu telah terangkut. Sedangkan penumpang yang tidak sempat mudik menggunakan KM Lambelu, masih ada kesempatan satu kapal lagi yakni, KM Umsini yang akan masuk pada Selasa (12/6).

“Rencana KM Lambelu adalah kapal terakhir, namun karena ada permintaan bertambah maka ditambah satu lagi kapal yakni KM Umsini,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, KM Umsini yang dapat mengangkut penumpang mecapai 3 ribu orang, saat ini telah terisi 700 orang yang telah membeli tiket. Namun dipastikan  tidak sepadat seperti yang menggunakan KM Lambelu. Padatnya penumpang yang menaiki kapal, dipastikan telah sesuai dengan izin yang dikeluarkan.

Sementara itu , Kepala Kantor Cabang PT Pelni Nunukan, Musli mengatakan, tiket yang habis terjual dari Kantor Cabang PT Pelni Nunukan mencapai 1.923 tiket. Untuk penambahan penjualan tiket tidak lagi dilakukan, karena selanjutnya masih ada satu kapal lagi yang akan masuk.

“Jadi penjualan tiket mengalir saja, sebenarnya tidak habis, namun diarahkan untuk menaiki KM Umsini pada Selasa. Apa lagi rutenya sama juga dengan KM Lambelu,” kata Musli kepada media ini.

Ia menjelaskan, dengan jumlah penumpang 3.200 orang yang menaiki KM Lambelu masih belum memenuhi kapasitas. Sedangkan penumpang yang belum mendapatkan tiket masih dapat menggunakan kapal yang lain. Karena jika melebihi jumlah penumpang 3.200 orang menaiki KM Lambelu tentu sangat padat.

“Belum over kapasitas, untuk menghindari over kapasitas disiapkan kapal tambahan lagi,” ujarnya.

 

PENUMPANG TANPA PENGURUS HANYA BERLANTAI

Arus mudik di Pelabuhan Tunon Taka, diwarnai dengan dengan calo penjualan tempat maupun kamar di Kapal Motor (KM) Lambelu. Akibat tak memiliki tempat, ratusan penumpang hanya dapat tempat di luar kapal maupun dibagian tangga.

Dari pantuan media ini, di KM Lambelu penawaran tempat kepada penumpang masih banyak dilakukan. Bahkan ada yang tak sanggup membayar tempat harus tidur di bawah tangga. Hanya beralaskan karung bekas bersama tumpukan barang.

Seperti yang diungkapkan Rosmini (41) penumpang tujuan Parepare, Sulawesi Selatan. Hanya mendapat tempat di bagian depan tangga. Akibat tak ingin membeli tempat yang ditawarkan oleh sejumlah orang saat ingin menaiki KM Lambelu.

“Hanya dapat tempat di dekat tangga saja, karena mau ambil tempat lain semua telah ada yang punya,” kata Rosmini.

Berbeda dengan Anto (32) Buruh Migran Indonesia (BMI) tujuan Parepare yang harus membayar Rp 400 ribu untuk mendapatkan tempat. Rp 400 ribu di luar dari tiket, karena tiket dapat dibeli langsung di Kantor Cabang PT Pelni Nunukan. Namun yang menjadi kendala adalah tempat tidur.

“Saya mudik bukan pertama kali, jadi jika ingin nyaman di atas kapal harus ada yang urus,” kata Anto.

Ia menjelaskan, awalnya diminta Rp 500 ribu, namun karena ada penawaran turun menjadi Rp 400 ribu. Tempat untuk Rp 400 ribu disedikan dalam kamar jadi dapat lebih nyaman, dibanding dengan penumpang yang lain.

Menurutnya, pembayaran tempat di kapal Pelni bukan baru kali ini, tahun sebelumnya seperti itu juga. Selain kapal Pelni, kapal swasta pun demikian. Untuk mendapat tempat nyaman, maka penumpang harus korban uang dulu. “Biaya untuk mudik ini mencapai Rp 1 juta selama perjalanan, daripada tidur tidak nyaman di atas kapal lebih baik keluarkan uang saja,” ujarnya.

 

TES URINE DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN NAKHODA

Demi menjamin keselamatan pelayaran selama arus mudik, Senin (11/6) dilaksanakan tes urine dan pemeriksaan kesehatan di Tengkayu I (SDF) pada pukul 10.00 Wita.

Kapolres Tarakan, AKBP Yudhistira Midhyawan melalui Paur Kesehatan Polres Tarakan, Ipda Sukisno mengatakan, tes urine dilakukan kepada nakhoda speedboat, untuk memastikan bahwa nakhoda speedboat tersebut tidak dipengaruhi narkoba saat membawa speedboat.

“Ada enam nakhoda tapi yang dilakukan tes urine, hasilnya semuanya negati,” ucapnya.

Rencananya tes urine yang dilakukan Polres Tarakan dan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan terhadap nakhoda speedboat, akan dilanjutkan keesokan harinya pada pukul 07.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita.

“Targetnya 50 nakhoda speedboat diharuskan menjalani tes urine dan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Selain nakhoda speedboat, penumpang yang merasa mengalami kondisi kurang sehat ketika akan mudik, bisa memeriksakan kesehatan dengan petugas kesehatan yang ada di pelabuhan.

“Selain itu kami, di sini juga ada petugas medis dari KKP Kelas II Tarakan dan petugas PMI yang siap membantu penumpang yang sedang dalam kondisi tidak sehat ketika akan mudik,” tuturnya.

Sementara itu Kepala KSOP Tarakan, Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Partroli, Syaharuddin adanya tes urine yang dilakukan oleh Polres Tarakan maupun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan KKP Kelas II Tarakan dan instasi terkait lainnya, sebagai bentuk pengawasan dan kerjasama antara instansi dalam hal pengawasan selama arus mudik Lebaran tahun ini.

“Tes urine memastikan nakhoda tidak dibawah pengaruh narkoba, sementara pengecekan kesehatan untuk memastikan kondisi nakhoda tidak dibawa pengaruh alkohol atau sedang sakit, hal ini dilakukan untuk memastikan pelayaran selamat sampai tujuan,” ujarnya.

KSOP Tarakan juga akan memperketat pengawasan sebelum memberangkatkan armada speedboat, salah satunya memastikan sebelum speedboat berlayar jumlah penumpangnya tidak melebih kapasitas.

“Dari pengecekan kami hingga saat ini tidak ada nakhoda speedboat yang membawa penumpang melebihi kapasitas, bila ada yang melakukannya akan langsung kami lakukan penindakan, kami juga berharap ada informasi dari masyarakat terkait hal ini,” ucapnya.

Hingga saat ini jumlah penumpang terus mengalami peningkatan hal tersebut terlihat dari data Posko Angkutan Laut Lebaran 2018 pada H-6 ada 2.952 penumpang tiba dan 4.950 penumpang berangkat dari 55 armada speedboat yang beroperasi pada hari itu, diperkirakan puncak arus mudik tahun ini akan terjadi pada H-1.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami sudah mempersiapkan 7 personel bertugas pada pukul 07.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita dan 7 personil lainnya bertugas pada pukul 12.00 Wita hingga pemberangkatan speedboat terakhir,” bebernya.

Terpisah Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat yang melakukan pemantauan di Pelabuhan Tengkayu I (SDF) bersama Kapolres Tarakan, AKBP Yudhistira Midhyawan  meminta kepada pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan menuju ke kampung halaman.

“Saya mengimbau kepada para pemudik untuk mentaati peraturan dan arahan dari petugas selama arus mudik, termasuk menggunakan pelampung dan hal-hal lain yang bertujuan untuk keselamatan pelayaran, semoga arus mudik tahun ini semuanya berjalan dengan lancar,” singkatnya. (nal/jnr/nri)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:04

Oknum ASN Cabul Diberhentikan

NUNUKAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan akhirnya mengambil…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:03

RTH Direncanakan di Jalan Lingkar

NUNUKAN – Jalan lingkar yang selama ini hanya menjadi jalur transportasi darat dari dan menuju…

Senin, 20 Agustus 2018 17:26

Berjam-jam Menunggu demi Tumpangan

Enam anggota Komunitas Gerakan Batas Negara (GBN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sedang menjalankan…

Senin, 20 Agustus 2018 16:58

Daerah Tak Cicipi Untung

Aktivitas impor barang di Perbatasan Indonesia Nunukan dan Tawau Malaysia memang sudah bukan hal baru.…

Senin, 20 Agustus 2018 16:56

TAKUT KAH?? Satpol PP Tak Tindak Pengecer BBM

NUNUKAN – Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) belum dilakukan penindakan, karena hingga saat ini…

Senin, 20 Agustus 2018 16:31

Pemkab Segera Lakukan Konsultasi

NUNUKAN – Keberadaan penangkaran buaya tampaknya menjadi hal prioritas di Kelurahan Tanjung Harapan,…

Senin, 20 Agustus 2018 12:03

Krayan Bersolek, Tapi Bahan Bangunan Tergantung Negara Tetangga

MASUK daftar Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan berada di dataran tinggi Borneo, upaya meningkatkan…

Senin, 20 Agustus 2018 11:12

Bocah SMP Tabrak Pejalan Kaki

NUNUKAN – Kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Jalan Delima,…

Senin, 20 Agustus 2018 11:09

Pemilik Bandel, Enggan Urus GSB

NUNUKAN – Selaian persoalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang tak dimiliki, pelanggaran garis…

Senin, 20 Agustus 2018 11:08

Harga Daging Sapi Stabil

NUNUKAN – Jelang perayaan Idul Adha 1439 Hijriah mendatang, harga daging sejumlah pasar di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .