MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Juni 2018 15:52
Omzet Turun karena Olshop
PAKAIAN MUSLIM: Salah satu toko pakaian, Istana Jilbab yang menjual perlengkapan baju muslim dan salat, merasakan merosotnya omzet penjualan. MEGA RETNO WULANDARI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Menjelang Idulfitri 1439 hijriah, masyarakat muslim disibukkan dengan berbagai persiapan. Salah satunya, berburu pakaian baru dan perangkat salat. Bagi kaum hawa hal ini menjadi agenda wajib, maka jangan heran jika pada titik pusat belanja pakaian ramai diserbu masyarakat.

Sayangnya, euforia menyambut hari kemenangan yang tinggal hitungan hari ini tidak sepenuhnya dirasakan pedagang pakaian. Salah satunya berada di Jalan Gajah Mada, Komplek Ghuser, Tarakan. Di lokasi ini banyak pedagang yang menjual berbagai perlengkapan pakaian pria, wanita, remaja, dan anak-anak.

Siti Hidayah, pedagang pakaian muslim sejak 21 tahun lalu ini mengakui jika beberapa tahun terakhir penjualan pakaian anjlok. "Bulan Ramadan ini harusnya kan bisa naik, tapi malah berbanding terbalik sama hari biasa. Yang paling turun drastis itu di minggu pertama Ramadan, pendapatan kami hancur total," ujarnya.

Diakuinya, penjualan pakaian selama Ramadan tidak ada kenaikan yang signifikan. Hal itu telah berlangsung sejak booming-nya penjualan via online beberapa tahun terakhir. Tidak tanggung-tanggung Siti Hidayah menyebut omzet pendapatannya hanya naik 20 persen sejauh ini.

"Meningkatnya sedikit saja, pokoknya terus menurun penjualan, 2017 lebih mending. Karena sekarang masyarakat lebih suka belanja online. Jadi penjualan di toko menurun total, waktu satu minggu Ramadan pertama jualan hancur. Jadi saingan kami sekarang ini sudah seluruh Indonesia," ungkapnya.

Kekecewaan Siti semakin tidak terbendung, terlebih pedagang online yang menjamur disebutnya jauh dari target pajak. Padahal jika dibandingkan dengan pedagang toko seperti dirinya, mereka dikenakan pajak reklame, pajak penghasilan, bayar sewa ruko, pegawai, dan operasional toko.

"Kalau online itu enggak bayar pajak, sementara kami yang dagang harus bayar biaya operasional toko, bagaimana coba kalau pendapatan kami minim seperti ini. Belum lagi kalau belanja ke luar daerah biaya akomodasinya lebih besar. Jadi saya berharap pemerintah dapat lebih bijak menyikapi ini," tambahnya.

Hal yang sama diungkapkan Rahma, pedagang pakaian ini mengakui pengunjung sangat sepi di tahun ini. Hal itu bisa dilihat dari pendapatannya sehari yang masih di bawah angka sejuta. "Sepi sekali, yang datang banyak aja, tapi yang beli paling sehari dua atau tiga orang, kalau lagi ramai bisa lebih. Ya karena semua orang lebih suka belanja online," katanya. (ega/lim)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…

Senin, 20 Agustus 2018 17:32

Sabu Dikirim via Kargo

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bandara Internasional Juwata…

Senin, 20 Agustus 2018 17:30

Jaringan Tiga Kabupaten Blackout

TARAKAN - Ruang baterai Site Telkom Mamburungan Minggu (19/8) malam hangus terbakar. Belum diketahui…

Senin, 20 Agustus 2018 17:23

Dilanda Suhu Panas, Jamaah Lebih Banyak di Hotel

SUHU panas di Kota Makkah yang mencapai 46 derajat celcius membuat para jamaah calon haji diimbau untuk…

Senin, 20 Agustus 2018 17:21

PAW H. Ruddin Paling Cepat Bulan Depan

NAMA Hj. Haryati disebut-sebut sebagai pengganti H. Ruddin di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .