MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Juni 2018 15:52
Omzet Turun karena Olshop
PAKAIAN MUSLIM: Salah satu toko pakaian, Istana Jilbab yang menjual perlengkapan baju muslim dan salat, merasakan merosotnya omzet penjualan. MEGA RETNO WULANDARI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Menjelang Idulfitri 1439 hijriah, masyarakat muslim disibukkan dengan berbagai persiapan. Salah satunya, berburu pakaian baru dan perangkat salat. Bagi kaum hawa hal ini menjadi agenda wajib, maka jangan heran jika pada titik pusat belanja pakaian ramai diserbu masyarakat.

Sayangnya, euforia menyambut hari kemenangan yang tinggal hitungan hari ini tidak sepenuhnya dirasakan pedagang pakaian. Salah satunya berada di Jalan Gajah Mada, Komplek Ghuser, Tarakan. Di lokasi ini banyak pedagang yang menjual berbagai perlengkapan pakaian pria, wanita, remaja, dan anak-anak.

Siti Hidayah, pedagang pakaian muslim sejak 21 tahun lalu ini mengakui jika beberapa tahun terakhir penjualan pakaian anjlok. "Bulan Ramadan ini harusnya kan bisa naik, tapi malah berbanding terbalik sama hari biasa. Yang paling turun drastis itu di minggu pertama Ramadan, pendapatan kami hancur total," ujarnya.

Diakuinya, penjualan pakaian selama Ramadan tidak ada kenaikan yang signifikan. Hal itu telah berlangsung sejak booming-nya penjualan via online beberapa tahun terakhir. Tidak tanggung-tanggung Siti Hidayah menyebut omzet pendapatannya hanya naik 20 persen sejauh ini.

"Meningkatnya sedikit saja, pokoknya terus menurun penjualan, 2017 lebih mending. Karena sekarang masyarakat lebih suka belanja online. Jadi penjualan di toko menurun total, waktu satu minggu Ramadan pertama jualan hancur. Jadi saingan kami sekarang ini sudah seluruh Indonesia," ungkapnya.

Kekecewaan Siti semakin tidak terbendung, terlebih pedagang online yang menjamur disebutnya jauh dari target pajak. Padahal jika dibandingkan dengan pedagang toko seperti dirinya, mereka dikenakan pajak reklame, pajak penghasilan, bayar sewa ruko, pegawai, dan operasional toko.

"Kalau online itu enggak bayar pajak, sementara kami yang dagang harus bayar biaya operasional toko, bagaimana coba kalau pendapatan kami minim seperti ini. Belum lagi kalau belanja ke luar daerah biaya akomodasinya lebih besar. Jadi saya berharap pemerintah dapat lebih bijak menyikapi ini," tambahnya.

Hal yang sama diungkapkan Rahma, pedagang pakaian ini mengakui pengunjung sangat sepi di tahun ini. Hal itu bisa dilihat dari pendapatannya sehari yang masih di bawah angka sejuta. "Sepi sekali, yang datang banyak aja, tapi yang beli paling sehari dua atau tiga orang, kalau lagi ramai bisa lebih. Ya karena semua orang lebih suka belanja online," katanya. (ega/lim)


BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara

Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode

TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Selasa, 21 Mei 2019 12:33

Masjid Al-Amin Simbol Organisasi Muhammadiyah

Masjid Al-Amin merupakan salah satu masjid terbesar di Jalan Yos…

Selasa, 21 Mei 2019 11:44

Pertamina Isyaratkan Harus Ditertibkan

TARAKAN– Pertamina EP (PEP) harus menghentikan produksi salah satu sumurnya…

Selasa, 21 Mei 2019 11:39

Buka Bersama Nenek Ngatiah di Samping Pemakaman

Jika sebelumnya kegiatan Sahur dan Buka Bareng Yuk (SBY) Radar…

Selasa, 21 Mei 2019 11:38

JANGAN MOLOR LAGI..!! Waktu Pelunasan Jemaah Haji Ditambah Seminggu

TARAKAN – Dua tahap pelunasan biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH)…

Selasa, 21 Mei 2019 11:31

Makin Dekat Lebaran, Calo Tiket Mulai Beraksi

TARAKAN – Memasuki H-15 Idulfitri, sebagian besar warga bersiap-siap melakukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:30

Kemenkes Instruksikan Tingkatkan Kewaspadaan Monkeypox

TARAKAN – Meski di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan belum…

Selasa, 21 Mei 2019 11:06

Mencoba Kabur, Kaki Pelaku Ditembak

NEKAT ingin melarikan diri saat diminta untuk menunjukkan barang bukti,…

Selasa, 21 Mei 2019 11:05

Tersangka Ajukan Praperadilan

TERSANGKA perkara sabu berinisial MR yang diamankan oleh Badan Narkotika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*