MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Juni 2018 11:26
KAPOK..!! Penjual yang Punya Timbangan Curang Diamankan

Harga Sembako Terus Dipantau

KETAT: Petugas dari Disdag Nunukan bersama anggota Polres Nunukan saat memantau harga sembako di sejumlah agen dan distributor yang ada di Nunukan. Pengawasan ketat ini untuk menghindarinya kenaikan harga yang tak wajar. DISDAG NUNUKAN untuk RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang tak wajar, Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan bersama Polres Nunukan memperketat pemantauan di sejumlah agen dan distributor sembilan bahan pokok (sembako). Tak hanya di pasar terbesar seperti Pasar Sentral inhutani dan Pasar Jamaker, petugas juga mendatangi gudang milik agen.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disdag Nunukan, Hasan Basri Mursali S Ip membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, pengawasan harga ini terus ditingkatkan. Jika di luar Ramadan dan menjelang lebaran itu dilakukan setiap pekan, kini dilakukan setiap hari. “Tambah diperkatat lagi. Karena biasanya semakin menjelang Lebaran itu dimanfaatkan oknum pedagang yang hanya mencari keuntungan semata,” kata Hasan saat ditemui kemarin.

Dikatakan, dari hasil pantauan di lapangan, agen dan distributor sembako tidak ada masalah. Stoknya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Nunukan. Adapun persoalan harga, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. Seperti telur, bawang merah dan putih itu sifatnya fluktuatif. Artinya, bahan-bahan yang naik itu bisa saja turun kembali. Kenaikannya juga tidak terlalu tinggi. Dapat dikategorikan normal “Di samping terjadi kenaikan harga, ada juga beberapa bahan pokok lainnya yang mengalami penurunan. Seperti beras yang turun sekitar Rp 2 hingga 3 ribu per kilogram (kg),” ungkap Hasan Basri Mursali kepada media ini kemarin.

Mengenai ketersedian barang, lanjutnya, sampai saat ini tidak ada masalah. Khususnya untuk barang pokok. Hanya saja untuk kebutuhan daging segar, yang sempat menimbulkan kekhawatiran. Namun, informasi dari  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan akan ada order dari luar daerah Nunukan yang disapkan Provinsi Kaltara. Sehingga, kebutuhan daging segar itu tak perlu dikhawatirkan lagi.

“Untuk kebutuhan daging sapi ini tak terlalu banyak di Nunukan. Yang ada itu daging ayam saja. Tapi, selama ini dan berkaca dari tahun sebelumnya tetap aman,” tegas Hasan memastikan. 

Tak hanya persoalan harga, Didag Nunukan juga melakukan pemeriksaan timbangan atau tera timbangan kepada sejumlah pedagang. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam proses jual-beli yang merugikan masyarakat.

Tera timbangan yang dilakukan menjelang hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah ini menyasar pedagang-pedagang yang menjadi incaran pembeli. Seperti ayam dan rempah-rempah. Sasarannya di Pasar Jamaker dan Pasar Inhutani. “Secara keseluruhan aman saja. Semuanya sesuai. Walaupun ada yang tidak tepat timbangannya. Tapi, tidak melebihi batas toleransi yang diberikan,” katanya.

Di lapangan, kata Hasan, pihaknya menemukan pedagang yang memiliki timbangan yang sudah melampaui batas. Sebab, selisih timbangannya mencapai setengah kilogram. Akhirnya tambangannya disita. “Pas diperiksa telalu banyak selisihnya. Makanya kami langsung amankan timbangannya. Pemiliknya mengaku tidak mengetahuinya. Karena khawatir dimanfaatkan, makanya kami bawa untuk diperbaiki,” pungkasnya. (oya/nri)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*