MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Juni 2018 11:25
TKI Mudik, Dominasi Lalui Jalur Tikus
DIPERIKSA: Barang bawaan TKI yang mudik wajib melalui pemeriksaan x-ray di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Meski para TKI ini tidak menggunakan jalur resmi. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Personel Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, sepertinya harus bekerja ekstra untuk pemeriksaan barang penumpang pada arus mudik tahun ini. Sebab, barang dengan ukuran besar dengan jumlah banyak yang dimiliki Tenaga Kerja Indonesia (TKI) memenuhi Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Peningkatan pengawasan kerawanan barang mudik Lebaran dilakukan langsung oleh KPPBC Nunukan. Tentunya itu dilakukan untuk meminimalisir masuknya barang terlarang. Apalagi diketahui banyak TKI yang menempuh lajur tidak resmi.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Agus Sumadi mengatakan kondisi saat ini membuat pihaknya harus menambah 50 persen personel dari jumlah sebelumnya yang bertugas di lapangan. Selain itu, jam istirahat personel Bea Cukai juga ikut dikurangi guna memaksimalkan pemeriksaan barang para penumpang.

“Karena jumlah banyak dengan ukuran yang besar, pemeriksaan harus maksimal untuk menghindari barang terlarang masuk. Bahkan, waktu libur petugas juga harus ikut memeriksa karena barang melintas di pelabuhan resmi,” ungkapnya.

Dijelaskan, banyaknya jalur tikus yang dilalui TKI masuk ke Nunukan dengan barang yang banyak membuat pihaknya bekerja sama dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan untuk mengawasi penumpang yang membawa barang dan tetap harus melalui Pelabuhan Tunon Taka.

“Umumnya, penumpang yang membawa barang banyak dari Tawau Sabah, Malaysia. Sehingga, jika ditemui di dermaga tradisional diarahkan untuk bongkar barang di Pelabuhan Tunon Taka,” tegasnya.

Dengan adanya X-Ray yang berada di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dapat membantu petugas untuk memantau barang bawaan penumpang. Karena, modus yang digunakan saat ini beragam, jika dilihat dengan kasat mata bakal lolos.

“Tak akan meloloskan satupun barang penumpang sebelum melewati alat X-Ray yang disiapkan KPPBC Nunukan. Jika mesin tidak berfungsi atau rusak, pemeriksaan secara manual tetap dilakukan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Nasution membenarkan jalur ilegal lebih diminati TKI. Sebab, menjelang hari raya Idul Fitri, penumpang menggunakan jalur resmi terlihat sepi. Hal ini tak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Menurutnya, aktivitas penumpang mudik terlihat ramai di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, hanya yang ingin kembali ke Sulawesi. Sedangkan yang datang dari Tawau, Malaysia tidak ada peningkatan jika menggunakan jalur resmi. Justru pemandangan berbeda terlihat para pemudik yang menggunakan jalur ilegal, meski sama-sama berasal dari negeri jiran Malaysia.

“Para BMI ini memang melalui pelabuhan Tunon Taka, tapi tidak melakukan cap paspor masuk ke Indonesia, kalau yang menggunakan jalur resmi sangat minim,” singkatnya. (raw/nri)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*