MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Juni 2018 18:57
PLTA Kayan 1-5 Butuh USD 17 Miliar
Tantangan Utamanya, Siapa yang Akan Pakai Daya Listriknya yang Besar?
ilustrasi pembangunan bendungan PLTA Kayan

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Proses realisasi tahapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan di Kecamatan Peso, Bulungan tinggal selangkah lagi. Saat ini PT Kayan Hydro Energi (KHE) sudah siap membangun bendungan 1 untuk PLTA berkapasitas 9.000 megawatt (mw) itu.

Prosesnya direncanakan dimulai pada Juli nanti setelah izin konstruksi bendungan dari Balai Bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Kemen-PUPR) keluar Juni ini.

Sementara progres pembebasan lahan masyarakat terdampak dari pembangunan bendungan di Desa Long Pelban dan Lejuh sudah mencapai 99 persen. Selain izin konstruksi bendungan dan operasional, Agus Dermadi, Senior Advisor PT KHE mengklaim sudah hampir mengantongi semua izin. Seperti izin prinsip pembangunan, izin lokasi, izin penggunaan SDA Sungai Kayan.

Lalu rekomendasi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) atas pembangunan proyek PLTA Kayan Cascade, jaringan transmisi dan wilayah usaha penyedian tenaga listrik terintegrasi.

Kemudian izin usaha penyediaan tenaga listrik (IUPTL) sementara, izin lingkungan bidang ESDM atas rencana usaha kegiatan pembangunan PLTA serta izin pinjam pakai kawasan hutan untuk kegiatan pembangunan PLTA.

“Kalau izin operasionalkan selesai dulu pembangunan dan siap dioperasikan,” jelas Agus kepada Radar Kaltara.

Berdasarkan penelitian KHE terhadap Sungai Kayan sejak 2011 lalu, disimpulkan sungai sepanjang 450 kilometer (km) tersebut layak dibangun PLTA kaskade 1 sampai 5 dengan total kapasitas 9.000 mw. Sementara energi yang dapat dihasilkan sekira 36 Twh per tahun.

Masing-masing daya yang dihasilkan dari Kayan 1 sebesar 900 mw, Kayan 2 1.200 mw, Kayan 3 1.800 mw, Kayan 4 1.800 mw dan Kayan 5 3.300 mw. Seperti lazimnya proyek-proyek swasta besar lainnya, sponsor proyek PLTA Kayan menyediakan modal sebesar 20 persen. Sedangkan 80 persen sisanya berasal dari perbankan. Total dana investasi yang dibutuhkan membangun PLTA Kayan 1-5 sekira USD 17 miliar. “Ini termasuk untuk saluran transmisi EHV dan gardu induk,” ujarnya.

Terkait keamanan, menurut dia, studi kelayakan dan rancangan bangunan PLTA telah selesai dikerjakan oleh perusahaan engineering consultant terkemuka di China yaitu Changjiang Institute of Survey, Planning, Design and Research. “Konsultan perencanaan PLTA terbesar di dunia,” sebut Agus.

Dari hasil rancangan bangun dasar dan terinci (basic design dan detail design) itu, KHE melakukan tender terbuka untuk mendapatkan kontraktor EPC proyek PLTA Kayan yang handal dan reputasi internasional. KHE kini tengah melakukan penjajakan terhadap calon kontraktor EPC dari luar maupun dalam negeri. Begitu pun pembicaraan awal dengan perbankan.

Design PLTA saat ini sedang dikonsultasikan dan diperiksa oleh Komisi Keamanan Bendungan sebelum izin konstruksi bendungan itu dikeluarkan Kemen-PUPR. Sedangkan studi Land Acquistion and Resettlement Action Plan (LARAP) juga sedang dilaksanakan. “Diharapkan selesai 2018 ini,” imbuhnya.

Tambah dia, tantangan terbesar pembangunan PLTA Kayan adalah kepastian konsumen utama yang akan memanfaatkan energi yang dihasilkan nanti. “Dalam hal ini kapan kepastian jadwal pembangunan dan operasi KIPI (Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional) Desa Tanah Kuning,” pungkasnya. (isl/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .