MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Juni 2018 12:10
Kebagian Lebih Banyak, Konverter Dibagikan Juli
PAKAI BBM: Potret nelayan kecil Tarakan mengandalkan mesin diesel. JOHANNY/RADARTARAKAN

PROKAL.CO, PENGGANTIAN mesin konverter kit untuk nelayan akan berikan awal Juli mendatang, sebelumnya akan dilakukan sosialisasi. 880 mesin akan dibagikan kepada nelayan yang memiliki mesin dengan kapasitas 5 GT.

Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretaris Kota (SeTkot) Tarakan Amir Hamzah mengatakan salah satu program pemerintah pusat yakni Kementerian SDM melalui Direktorat Pembangunan dan Pengembangan Infrastruktur Migas, Kota Tarakan menjadi salah satu penerima bantuan mesin konverter kit dan tabung untuk nelayan kecil.

“Kita mendapatkan yang paling banyak, yang lainnya hanya puluhan saja. Kita sampai ratusan,” ungkapnya.

Usulan pihaknya yakni 2.400, tetapi setelah melalui hasil verifikasi didapati 880 nelayan dengan mesin kapasitas 5 GT. Saat ini sudah masuk pada tahap proses lelang yang hampir selesai. Ditargetkan akhir Juni nantinya proses lelang akan selesai.

“Kami akan lakukan sosialisasi awal kepada seluruh penerima manfaat dan akan akan dikumpulkan,” ujarnya.

Pihaknya ingin mengenalkan terlebih dahulu bagaimana cara penggunaannya dan cara perakitan dan penggunaan di mesin sebelum dibagikan. Satu set terdiri dari mesin konverter kit dengan tabung dua unit tabung gas. “Awal Juli mesinnya akan dibagikan, karena setelah dibagikan akan dilakukan uji petik,” bebernya.

Perbandingan antara tabung dengan BBM, diklaim lebih hemat. Satu kilo gas, setara dengan satu liter BBM premium. Sehingga dari segi harga sudah sangat murah dibandingkan dengan BBM premium yang biasa digunakan. Bahkan bisa tahan digunakan 7 hingga 8 jam.

“Kami sudah melihat langsung alat itu, yang paling disyukuri Tarakan mendapatkan yang paling besar dibandingkan lainnya,” tambahnya.

Untuk pembagiannya nanti akan dilakukan per wilayah, jadi nanti dibagikan secara per kecamatan. Tetapi nantinya jika ada di bagian kecamatan yang penerima manfaatnya lebih banyak maka kemungkinan dibagi per kelurahan. Tetapi jika tidak terlalu banyak maka akan fokus per kecamatan saja.

“Kami fokus dulu bagi per kecamatan, tetapi kalau banyak yah bisa dibagikan per kelurahan. Lihat kondisinya saja nanti,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Tarakan Husna Ersant mengatakan pihaknya telah meminta pembagian dilakukan setelah pilkada.

“Nelayan yang mendapatkan mesin ini sendiri yakni yang menggunakan mesin ketinting dengan daya maksimal 13 PK,” ungkapnya.

Nelayan juga harus memiliki kartu nelayan, dan walaupun memiliki ketinting harus maksimal 13 PK. Saat mendaftar, ada nelayan yang menggunakan ketinting dengan daya 15 PK.

“Ini dari pusat, jadi harus sesuai dengan kriteria mereka. Tidak boleh melebihi, walaupun pakai ketinting,” ucapnya.

Pembagian nantinya diyakini akan tepat sasaran, karena saat pembagian, nelayan harus membawa serta mesin lama dan juga dengan kapal yang ada. Jadi petugas akan langsung memasang konverter kit dengan dua tabung gas 3 kg yang dipasangkan ke kapal. “Memang harus begitu, nanti kalau tidak maka tidak diberikan,” ungkapnya.

Nantinya akan ada beberapa lokasi yang ditunjuk untuk pembagian, nelayan membawa mesin dan perahu. Setelah itu teknisi langsung dari jakarta yang akan memasang langsung.

“Nanti dijatah, satu hari 50 kapal. Memang akan repot, tetapi kalau nelayan tidak bawa perahu dan mesinnya, maka tidak diberikan. Karena takut nanti ada yang hanya mengaku saja,” jelasnya. (*/naa/lim)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 14:25

Jasad Roni Diangkat di Hari Keempat Pencarian

TARAKAN - Kedua korban tenggelam tugboat atau kapal tunda (TB) Fortunesius 101 akhirnya berhasil dievakuasi…

Jumat, 16 November 2018 14:21

Jargas Lebih Hemat bagi Rumah Tangga

TARAKAN - Target pemasangan jaringan gas (jargas) di Bumi Paguntaka wajib terselesaikan sampai akhir…

Jumat, 16 November 2018 14:16

Multifungsi bagi Penyandang Tunanetra dan Lansia

Berbagai macam ide dan kreativitas anak dapat dikembangkan. Seperti yang dilakukan oleh dua siswa berprestasi…

Jumat, 16 November 2018 14:12

Harga Mengikuti Pasar Dunia

TARAKAN - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai persoalan anjloknya harga udang windu di Kalimantan…

Jumat, 16 November 2018 13:54

Hanya Malinau yang Surplus Beras

TARAKAN – Tingkat kebutuhan akan beras di Kalimantan Utara, khususnya di Tarakan cukup tinggi.…

Jumat, 16 November 2018 13:41

PDAM Masih Was-Was

TARAKAN – Meski pendistribusian air oleh PDAM Tirta Alam Tarakan saat ini sudah kembali normal…

Jumat, 16 November 2018 13:40

Pengawasan Diperketat, Hasil Perikanan Wajib Lewat Tengkayu II

TARAKAN – Setelah diserahkan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Jumat, 16 November 2018 13:39

Ada Lubang di Tikungan Jalan

TARAKAN – Demi keselamatan pengguna jalan, kualitas infrastruktur jalan perlu diperhatikan. Apalagi…

Jumat, 16 November 2018 09:55

Longsor Hantui Warga, Tiga RT Jadi 'Korban'

TARAKAN - Bencana tanah longsor kerap menghantui warga Kelurahan Sebengkok. Antisipasi sebelum bencana…

Kamis, 15 November 2018 12:50

Tahun Ini, PGN Wajib Selesaikan 4.695 SR

TARAKAN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendapatkan penugasan dari pemerintah melalui Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .