MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Juni 2018 11:01
Berkah Lebaran, Tukang Cukur ‘Panen’ Pelanggan
BERKAH RAMDHAN: Tampak Roby, salah seorang yang menyediakan jasa cukur rambut melayani pelanggannya, Jumat (8/6). RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Jika di momen Ramadan, penjual takjil kebanjiran omzet, sama halnya pula yang dialami sejumlah pelayanan jasa cukur rambut di pinggir jalan ikut kebanjiran pelanggan. Terlebih jelang Idul Fitri yang tersisa enam hari lagi.

Salah seorang penyedia jasa tukang cukur, Roby misalnya. Mengakui, sejak sepuluh hari terakhir Ramadan, ia panen pelanggan. Bahkan para pelanggan pun rela antre demi mendapatkan potongan rambut sesuai selera. Pelanggannya melonjak drastis dibanding hari-hari biasa. "Terasa mulai banyak pelanggan sekitar dua hari sebelum (malam 21 Ramadan) kemarin,” urainya saat diwawancarai media ini, Jumat (7/6).

Ia menyebutkan, rata-rata jumlah pelanggan yang mengantre bisa berkisar 20 sampai 30 orang pelanggan per hari di kiosnya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman.

Roby menempati kios berukuran 3 meter X 4 meter yang disewa per dua tahun. Beberapa kursi disediakan berjajar untuk para pelanggan yang mengantre. Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 Wita  sampai pukul 20.30 Wita. Ia sengaja tidak menambah jam buka agar bisa mengakomodir seluruh pelanggan. "Sebenarnya kalau mau ya masih ada saja yang datang. Tergantung kekuatan tubuh," katanya.

Roby tidak pernah secara khusus belajar memotong rambut, tetapi sejak lulus (SMA) sudah berani mencukur teman seusianya. Pria asal Suranaya itu, mulai usaha menjadi tukang cukur sejak 2001. Ia mengaku sudah berpindah-pindah lokasi.

Tarif yang dipasang yakni per kepala Rp 25 ribu baik untuk anak-anak maupun dewasa. Pendapatan yang diperoleh antara Rp Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per hari selama Ramadan. Padahal jika dibanding hari biasanya,  kisaran pelanggan tak lebih dari 15 pelanggan atau maksimal sekitar Rp 600 ribu yang ia bisa dapatkan per hari.

"Kalau hari biasa 15 orang saja berat, tidak sampai," tegasnya.

Ia mengakui omzet yang diperolehnya adalah rezeki musiman. Ia berencana menyusul istri dan anaknya ke Surabaya sehari sebelum Idul Fitri nanti.

"Saya cuma lulusan SMA, kalau tidak kerja begini kerja apa. Disyukuri saja, setiap Lebaran bisa berkumpul keluarga," katanya.(*/rko/zia)


BACA JUGA

Sabtu, 09 Juni 2018 11:03

H-6 Mulai Meningkat, H-3 Bakal Melonjak

TANA TIDUNG — Enam hari (H-6) jelang Idul Fitri 1439 Hijriah, Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Tana…

Rabu, 06 Juni 2018 11:16

Siapkan 1,5 M untuk Penukaran Uang

TANA TIDUNG – Penukaran uang pecahan menjelang Idul Fitri juga terjadi di Tana Tidung. Sejumlah…

Selasa, 08 Mei 2018 13:11

Pemkab Terapkan Transaksi Non Tunai

TANA TIDUNG – Tata kelola keuangan sangat perlu dilakukan, guna menciptakan laporan yang bersih,…

Selasa, 24 April 2018 10:58

Operasi Cipta Kondisi, Sita Puluhan Liter Ciu

TANA TIDUNG – Polisi menggiatkan razia penyakit masyarakat di wilayah Kecamatan Sesayap, KTT,…

Selasa, 03 April 2018 09:37

Sidak Sarden, Justru Ketemu Makanan Kedaluwarsa

TANA TIDUNG - Tim gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kesehatan,…

Rabu, 07 Maret 2018 10:50

Telur yang Diduga Palsu Akan Diuji di Tarakan

TANA TIDUNG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Tana Tidung langsung melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .