MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Juni 2018 11:01
Berkah Lebaran, Tukang Cukur ‘Panen’ Pelanggan
BERKAH RAMDHAN: Tampak Roby, salah seorang yang menyediakan jasa cukur rambut melayani pelanggannya, Jumat (8/6). RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Jika di momen Ramadan, penjual takjil kebanjiran omzet, sama halnya pula yang dialami sejumlah pelayanan jasa cukur rambut di pinggir jalan ikut kebanjiran pelanggan. Terlebih jelang Idul Fitri yang tersisa enam hari lagi.

Salah seorang penyedia jasa tukang cukur, Roby misalnya. Mengakui, sejak sepuluh hari terakhir Ramadan, ia panen pelanggan. Bahkan para pelanggan pun rela antre demi mendapatkan potongan rambut sesuai selera. Pelanggannya melonjak drastis dibanding hari-hari biasa. "Terasa mulai banyak pelanggan sekitar dua hari sebelum (malam 21 Ramadan) kemarin,” urainya saat diwawancarai media ini, Jumat (7/6).

Ia menyebutkan, rata-rata jumlah pelanggan yang mengantre bisa berkisar 20 sampai 30 orang pelanggan per hari di kiosnya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman.

Roby menempati kios berukuran 3 meter X 4 meter yang disewa per dua tahun. Beberapa kursi disediakan berjajar untuk para pelanggan yang mengantre. Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 Wita  sampai pukul 20.30 Wita. Ia sengaja tidak menambah jam buka agar bisa mengakomodir seluruh pelanggan. "Sebenarnya kalau mau ya masih ada saja yang datang. Tergantung kekuatan tubuh," katanya.

Roby tidak pernah secara khusus belajar memotong rambut, tetapi sejak lulus (SMA) sudah berani mencukur teman seusianya. Pria asal Suranaya itu, mulai usaha menjadi tukang cukur sejak 2001. Ia mengaku sudah berpindah-pindah lokasi.

Tarif yang dipasang yakni per kepala Rp 25 ribu baik untuk anak-anak maupun dewasa. Pendapatan yang diperoleh antara Rp Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per hari selama Ramadan. Padahal jika dibanding hari biasanya,  kisaran pelanggan tak lebih dari 15 pelanggan atau maksimal sekitar Rp 600 ribu yang ia bisa dapatkan per hari.

"Kalau hari biasa 15 orang saja berat, tidak sampai," tegasnya.

Ia mengakui omzet yang diperolehnya adalah rezeki musiman. Ia berencana menyusul istri dan anaknya ke Surabaya sehari sebelum Idul Fitri nanti.

"Saya cuma lulusan SMA, kalau tidak kerja begini kerja apa. Disyukuri saja, setiap Lebaran bisa berkumpul keluarga," katanya.(*/rko/zia)


BACA JUGA

Senin, 11 Februari 2019 13:24

Siap-siap Pemadaman Bergilir Lagi

TANA TIDUNG – Lagi dan lagi. UPTD PLN Cabang Tideng…

Senin, 11 Februari 2019 13:23

Laris, Warga Berharap Ada Penambahan Bus

TANA TIDUNG – Akhir pekan, keberadaan bus Damri rute Desa…

Jumat, 08 Februari 2019 14:25

Pembangunan Masuk Tahap Land Clearing

TANA TIDUNG - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Bulungan 0903…

Jumat, 08 Februari 2019 14:20

415 Kotak Suara Dirakit KPU

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung…

Kamis, 07 Februari 2019 14:44

Bawaslu Minta Bukti Akurat

TANA TIDUNG – Beberapa partai politik (parpol) melaporkan kepada Bawaslu…

Kamis, 07 Februari 2019 14:42

APMS Jarang Beroperasi, Warga Beralih ke Dispenser BBM Eceran

TANA TIDUNG – Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) Aryan…

Kamis, 07 Februari 2019 14:41

Pembuatan Sertifikat Tanah Rp 250 Ribu

TANA TIDUNG – Pemerintah Desa Tideng Pale Kecamatan Sesayap mempermudah…

Rabu, 06 Februari 2019 15:10

Perketat Pantauan di Media Sosial

TANA TIDUNG – Aturan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Rabu, 06 Februari 2019 15:08

Sempat Kosong, LPG 3 Kg Banjir Lagi

TANA TIDUNG – Setelah sempat kosong beberapa hari dan dianggap…

Rabu, 06 Februari 2019 13:51

Warga Tengku Dacing Minta Perbaikan

TANA TIDUNG – Sepanjang jalan dari Desa Tengku Dacing ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*