MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Juni 2018 11:12
Diserang DBD, Satu Dinyatakan Meninggal
ANTISIPASI: Fogging nyamuk DBD tetap perlu aktif dilakukan untuk menghindari maraknya terjadi penyaki DBD. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh virus nyamuk aedes aegypti, semakin menjadi dan terus mengancam masyarakat di Nunukan. Terlebih lagi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan tidak pernah berhenti menerima pasien DBD.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Sebatik, Rusli, bahwa ada beberapa warga Sebatik yang harus dibawa ke RSUD Nunukan, akibat terkena penyakit DBD, dan tak sanggup lagi dilakukan perawatan di puskesmas. “Bisa diperiksa di RSUD Nunukan, banyak pasien dari Sebatik yang terkena DBD. Bahkan ada yang masih berusia anak-anak terkena penyakit DBD,” kata Rusli kepada media ini kemarin.

Menurutnya, agar masyarakat tidak terkena penyakit DBD, maka perlu dilakukan fogging nyamuk DBD secara rutin. Ia berharap jangan menunggu korban dulu baru dilakukan fogging. Menurutnya lebih baik mencegah lebih cepat, agar tidak semakin banyak yang menjadi korban.

Seperti saat ini, sering terjadi hujan, kata warga ini, tentu tempat air tergenang semakin bertambah. Dirinya pun berharap minimal dilakukan fogging sebulan sekali atau dua bulan sekali. Serta dilakukan di tempat yang berpotensi terjadi penyakit DBD. “Selain itu, kesadaran masyarakat untuk  menjaga lingkungannya, terutama  parit harus selalu bersih,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman mengatakan, pasien DBD yang ditangani RSUD Nunukan pada bulan ini sebanyak 10 pasien, dan satu dinyatakan meninggal dunia karena terlambat dirujuk dari Puskesmas Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah. “Pasien telah mengalami pendarahan di organ, baru dirujuk ke RSUD Nunukan dan tidak sempat terselamatkan,” kata Dulman kepada media ini kemarin.

Bahkan pada Rabu (6/6), ada dua pasien lagi yang masuk dan mulai pendarahan dan masih sempat diselematkan. Dokter Dulman mengakui jika akhir-akhir ini pihaknya banyak menerima pasien DBD. Untuk itu, dirinya berharap perlu kewaspadaan masyarakat karena hujan tidak pernah berhenti bahkan tiap hari terjadi hujan.

Menurutnya, nyamuk DBD ini lebih nyaman berada di air yang tergenang. Sehingga perlu diwaspadai, karena pasien DBD ini tidak pernah berhenti masuk baik dari Nunukan, Sebatik dan kecamatan lainnya.

Di saat musim hujan seperti ini masyarakat harus memberdayakan lingkungan. Untuk itu pihaknya berharap agar warga jika menemukan gejala DBD seperti sakit perut hebat, muntah terus-menerus, gusi berdarah, muntah darah, nafas cepat, mudah lelah dan terus merasa gelisah, harus segera diperiksa ke dokter. “Warga harus aktif, jika ada anak demam jangan dianggap biasa. Harus diperiksa untuk memastikan. Jangan malah anak sudah sakit parah baru dibawa ke RS,” ungkapnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .