MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 07 Juni 2018 14:08
Zonasi Hanya Berlaku untuk SMA
PPDB: Zonasi tingkat SMA di Kaltara tidak berlaku untuk sekolah kejuruan, namun tetap sesuai kuota yang dibuka. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Sigit Muryono mengatakan bahwa penerapan zonasi pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) nantinya tidak berlaku di semua tingkat sekolah.

Pria yang akrab disapa Sigit menjelaskan, berdasarkan pedoman PPDB melalui Perkadisdikbud nomor 2 tahun 2018 bahwa nantinya zonasi hanya berlaku di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan, untuk di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sistem zonasi besar peluang tak berlaku atau diterapkan. Pasalnya, di tingkat SMK tersebut dilihat minat masing-masing individu calon peserta. “Tapi, tetap sekalipun tak berzonasi, dalam sistem ini ada penentuan kuotanya,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Dikatakannya juga, pelaksanaan PPDB ini juga mengacu pada Permendikbud nomor 14 tahun 2018. Terdapat salah satu azas bahwa setiap orang di Indonesia dengan usia wajib belajar harus terakses belajarnya.

“Nah, dengan sistem zonasi inilah salah satunya. Dan ini perlu diketahui untuk tingkat SMA, mengapa? Agar anak-anak yang ada di sekitar sekolah dapat diterima,” ujarnya seraya berkata mereka tetap mengikuti pada peraturan mainnya.

Lanjutnya, terkait kemungkinan pindah zona. Sigit tak menampik dan tetap akan ada. Hanya, pihaknya menyebutkan maksimal lima persen. Misal dari zona A ke B. Namun, sejatinya perpindahan itu cukup kecil kemungkinan. Mengingat sebelumnya Disdikbud telah merangkum sekolah di tingkat SMP untuk nantinya lulus dan masuk di sekolah mana.

“Jadi, sebenarnya semua sudah diatur. Lulusan SMP ini nanti akan masuk di SMA ini. Tujuannya supaya tak terjadi simpang siur,” katanya.

Sigit mengatakan juga jika sistem zonasi ini telah diterapkan dengan baik pada tahapan PPDB. Maka, hal itu dimungkinkan akan berjalan aman dan lancar. Meski, penerapan masih berlaku untuk SMA, sedangkan di SMK memang disiapkan untuk siap bekerja. Sehingga membutuhkan tempat sesuai dengan keahlian.

“Saya mohon masyarakat mematuhi ini demi kemajuan Kaltara. Sehingga setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama, kualitas sama, peringkat dan daya saing yang sama. Dan tak lain agar pendidikan semakin baik,” urainya.

Namun, tak lupa pihaknya tetap mengingatkan kembali agar masing-masing sekolah tidak lepas dari peraturan itu. Misalnya, melebihkan jumlah kuota yang sudah ditetapkan, maka akan ada tiga risiko berat yang pasti dihadapi sekolah tersebut.

“Risiko berat ini yakni seluruh siswa yang tak masuk dalam kuota dianggap ke dalam kelas maya. Artinya, tidak bisa mengikuti UN dan miliki ijazah. Kedua, guru yang mengajar di kelas maya tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi,” jelasnya.

“Terakhir, tidak akan ada BOS dibayarkan dengan mangacu per masing-masing siswa,” jelasnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .