MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Juni 2018 11:58
Dikontrak 6 MW, Hanya Menyalurkan 3 MW

Tidak Dapat Suplai Daya dengan Maksimal

TIDAK STABIL: Mesin PLTMG Sebaung telah berfungsi sejak 2013 lalu, saat ini mulai tidak mampu menyuplai daya karena sering mengalami kerusakan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sebaung beberapa waktu terakhir tidak stabil menyalurkan listrik ke ke Nunukan dan Sebatik. Kontrak daya yang dilakukan dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan tidak sesuai.

Manajer PT PLN Rayon Nunukan, Fajar Setiadi mengatakan, kontrak PT PLN dengan PT Bugak yang mengelola mesin PLTMG Sebaung, hingga saat ini masih berlanjut. Pada 2018 ini kontrak tersebut di perpanjang, sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Kontraknya bersifat adendum, jadi batasan waktunya tidak diketahui sampai kapan PT Bugak dikontrak oleh PT PLN,” kata Fajar Setiadi kepada media ini kemarin.

Ia menjelaskan, kontrak yang terkahir dengan PT Bugak, daya yang dihasilkan sebesar 6 megawatt (MW). Namun saat ini daya yang dapat dihasilkan dari PLTMG hanya 3 MW. Disebabkan karena ada faktor gangguan pada unit mesin PLTMG.

PT PLN Rayon Nunukan tidak membayar daya sesuai kontrak dengan PT Bugak, ketika hanya 3 MW yang dapat dihasilkan. Maka yang dibayar hanya 3 MW. Namun tanpa bantuan daya dari PLTMG Sebaung, tentu listrik masih sulit stabil.

“Jika ada gangguan di PLTMG Sebaung, tentu pola akan berubah. Ditambah di PLTD Sei Bilal masih ada mesin yang gangguan,” ujarnya.

Saat ini daya listrik masih dapat stabil, karena enam unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal, tak pernah berhenti beroperasi. Karena mesin tersebut masih terbilang baru dan belum pernah ada kerusakan.

Sedangkan kelanjutan kontrak PT Bugak, tetap akan dilakukan walaupun hanya dapat menyuplai daya sebesar 3 MW. Karena hingga saat ini belum mampu menyuplai daya sesuai dengan kontrak. Walaupun telah berkali-kali diberikan imbuan dari PT PLN Rayon Nunukan.

“Suplai listrik 3 MW dari PLTMG telah berlangsung sejak lama, namun selama ini telah pernah ditegur agar menyuplai daya sesuai dengan kontrak,” tambahnya.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan sebelumnya telah memberi atensi khusus kepada PT PLN Rayon Nunukan dengan PT Bugak agar tidak ada lagi pemadaman listrik atau biarpet. Sebab, keduanya memiliki kontrak kerja sama.

Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Aprem, SE mengatakan, dengan kontrak atau Memorendum of Understanding (MoU) antara PT PLN Rayon Nunukan dengan PT Bugak yang dilanjutkan tidak terjadi lagi pemadaman listrik di Nunukan. Karena sebelumnya ada permintaan ketika listrik tetap terganggu maka kontrak PT Bugak harus dihentikan.

“Layanan listrik harus baik ini dengan kontrak yang ada, jangan terjadi pemadaman listrik lagi, apa lagi sebelumnya ada permintaan jika kondisi listrik tidak bagus, maka lebih baik putuskan saja kontraknya,” kata Aprem.

Dia berharap, jika MoU itu sudah menjadi kesepakatan kedua pihak maka layanan harus ditingkatkan, walaupun kapasitas daya tetap kurang baik dan mesin cadangan bisa berfungsi.

“Harus benar-benar stabil listrik ini, karena jika bermasalah lagi pasti masyarakat tidak pernah berhenti mengeluh,” ujarnya. (nal/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:09

Anggota PPK Terancam Disanksi

NUNUKAN – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:57

Dewan Pusat Malaysia Pantau Sektor Perikanan di Sebatik

NUNUKAN – Dewan Pusat Malaysia berkunjung ke Pulau Sebatik, melihat…

Jumat, 15 Februari 2019 14:55

Perusahaan Tetap Akan Bayar Hutang

NUNUKAN – PT Sempurna yang berlokasi di Desa Bambangan, Kecamatan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:18

Utang Rp 10 M, Perusahaan Berhenti Beroperasi, Petani Sawit Menuntut Pelunasan

NUNUKAN – Perusahaaan yang mengelola tanda buah sawit menjadi minyak…

Kamis, 14 Februari 2019 10:16

Penarikan Retribusi Alun-Alun Terbentur Aturan

NUNUKAN – Tuntutan pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*