MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 Juni 2018 13:12
Tumbuhkan Budaya Gemar Membaca ke Masyarakat

Mengenal Hanny Indra, Pembuat Kemasan Makanan Berkonten Sejarah Lokal

INOVATIF: Hanny Indra saat menunjukkan hasil karyanya yang dapat dijadikan salah satu pilihan oleh-oleh khas Bulungan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Kemasan di dalam sajian makanan umunya berisi informasi tentang bahan dan cara pembuatan serta merek. Namun, kali ini berbeda halnya ketika di tangan Hanny Indra selaku pengelola taman belajar masyarakat (TBM). Di balik kemasan itu terdapat suatu cerita tentang legenda daerah. Berikut liputannya.

RACHMAD RHOMADHANI

BERAWAL dari informasi yang dihimpun di kalangan masyarakat, ternyata sebagian besar masyarakat di Kabupaten Bulungan banyak yang belum mengetahui tentang legenda atau sejarah asal mula terbentuknya Bulungan.

Padahal, sejarah tersebut sangatlah penting dan tak boleh sekali-kali dilupakan, khususnya bagi masyarakat lokal di Bumi Benuanta sebutan Bulungan. Dan sebagai masyarakat lain bisa menjadi literasi dalam pengetahuan tentang suatu daerah.

Mengacu dari itu semua, Hanny Indra tergerak dan bangkit dalam memicu semangatnya untuk ikut serta membantu masyarakat kembali mengenal sejarah suatu daerah. Di samping menjadikannya sebagai peluang usahanya.

Hanny membuat sajian kemasan makanan sejenis bakpia yang dikembangkan secara literasi berkelanjutan yang bertuliskan legenda sejarah terbentuknya Kabupaten Bulungan.

Dikatakan Hanny, usaha yang sudah digelutinya sejak setahun terakhir selama ini mendapat sambutan baik masyarakat setempat dalam hal ini masyarakat Bulungan. Sehingga lambat laun usahanya terus lancar dan perlahan sajian makanan yang dipasarkan di khalayak masyarakat luas menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas dari Kabupaten Bulungan.

“Alhamdulillah kemasan yang kami buat ternyata banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena selain masyarakat menikmati sajian makanan yang tersedia. Masyarakat juga akan mendapatkan informasi mengenai pengenalan sejarah terbentuknya Bulungan,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Dikatakannya juga, selain bertujuan mengenalkan sejarah. Dengan kemasan itu sehingga akan terbangun karakter gemar membaca dari masyarakat sendiri secara langsung, sekaligus menumbuhkan karakter mencintai budaya lokal.

“Tujuan dari kemasan diinovasikan itu juga upaya membangkitkan semangat membaca,” ujar pria yang aktif di organisasi pecinta alam ini.

Sementara, saat pewarta menanyakan tentang strategi yang diterapkan agar capaian dari inovasinya sukses yakni membangun karakter membaca masyarakat, dijelaskan Hanny, perlu melalui tiga tahapan. Pertama, tahap input yakni menekankan pada perencanaan dan persiapan yang dilakukan sebelum dilaksanakan produksi untuk menciptakan sistem manajemen yang efektif dan efisien. “Penyusunan rencana kerja, penyiapan bahan bacaan, penentuan lokasi naskah dan ukuran media naskah,” rincinya.

Sedangkan, lanjutnya, pada tahap kedua yakni pada tahap proses yang merupakan kegiatan transformasi nilai tambah/kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang ada sehingga bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan. “Tahap proses penulisan naskah legenda, mendesain kemasan makanan dan mencetak,” katanya.

Terakhir, tahap output dan umpan balik yakni menekankan pada hasil produk dan nilai tambah kegunaan dari produk berupa literasi bahan bacaan dan distribusi literasi. Selanjutnya menjaga kesinambungan usaha, sehingga terus berjalan dalam memperoleh faktor-faktor produksi, memproduksi barang serta menjualnya ke pasar melalui umpan balik yang dilakukan secara terukur dan terprogram.

“Setelah tahap output, maka proses literasi berkelanjutan akan berlangsung selama produk makanan tersebut dipasarkan sehingga secara signifikan membangun karakter gemar membaca pada masyarakat,” jelasnya.

Adapun, terkait legenda yang dimaksud di dalam kemasan tersebut yakni adalah Asal mula suku Bulungan dimulai dari kisah kehidupan Ku Anyi. Ku Anyi adalah seorang kepala suku dayak Hupan (dayak Kayan) yang tinggal di hilir Sungai Kayan. (***/eza)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 21:26

Pembelian Pesawat, Menunggu Izin Terbang

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara),  membeli…

Jumat, 19 Oktober 2018 20:54

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Jumat, 19 Oktober 2018 20:53

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:36

DJKA Bantu Pengembangan Kereta Api

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara menyebutkan detail engineering design…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:32

Pergub Pembebasan PKB Berpotensi Diperpanjang

TANJUNG SELOR - Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 29 dan 30 tahun 2018 berdampak signifikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:31

Program Presiden Terasa di Kaltara

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie mengatakan, program Presiden…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:28

Menteri PUPR Akan Tinjau Jembatan Bulan

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:15

Puluhan Pegawai Kecamatan Jalani Tes Urine

TANJUNG SELOR – Puluhan pegawai di lingkungan kantor kecamatan, kantor Desa Salimbatu, Tanjung…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:12

Kelanjutan Pembangunan Jalan Tergantung APBD

TANJUNG SELOR - Salah satu pembangunan ruas jalan yang tahun ini direalisasikan Pemkab Bulungan adalah…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01

Perda Karthutla Ditarget Segera Rampung

TANJUNG SELOR - Sejumlah bentuk bencana alam, baik skala kecil maupun besar dinilai sangat berpotensi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .