MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 Juni 2018 13:02
Pertengahan Ramadan Harga Daging-Telur Ayam Naik
MERANGKAK NAIK: Harga daging dan telur ayam sudah merangkak naik. Besaran kenaikan harga pun mencapai angka Rp 5 ribu. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pertengahan bulan Ramadan harga kebutuhan pokok masyarakat mulai merangkak naik. Seperti daging ayam dan juga telur ayam harganya sudah naik. Besarannya kenaikan pun mencapai angka Rp 5 ribu.

Harga itu pun terpantau Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan. Melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Hasan Basri mengatakan, dari pantauan pihaknya, kenaikan harga tersebut sudah berlangsung sejak penghujung Mei lalu.

“Ya, harga telur ayam ras sebelumnya Rp 45 satu raknya, sekarang Rp 50 ribu. Sementara daging ayam yang sebelumnya kisaran harga Rp 33-35 ribu, sekarang Rp 35-37 ribu,” ungkap Hasan kepada Radar Tarakan ketika diwawancarai, kemarin.

Kata Hasan, kenaikan tersebut dinilainya masih diambang batas wajar yaitu dibawah 10 persen. Meski demikian, untuk mengantisipasi lonjakan harga pihaknya akan melakukan berbagai upaya seperti kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) hingga operasi pasar murah.

“Ya, tidak menutup kemungkinan ada sidak. Intinya kami akan pantau terus harga sembako,” kata Hasan.

Dirinya pun mengimbau para distributor hingga pedagang agar tidak menimbun stok barang. Sebab, hal itu bisa saja memicu gejolak harga.

Sementara itu, Herman salah seorang pedagang di Pasar Inhutani mengatakan, saat Ramadan, harga berbagai komoditas memang akan mengalami kenaikan. Hal itu terus terjadi setiap tahunnya. Belum lagi tingginya permintaan dari konsumen pun menjadi salah satu penyebab mulai merangkaknya harga daging ayam. Sedangkan, stok daging ayam dari peternak berkurang.

“Kalau sekarang daging ayam lagi susah juga stoknya. Jadi seperti itulah, harga mulai pelan-pelan naik lagi,” tuturnya.

“Kalau kebutuhan telur ayam melonjak seiring banyaknya penggunaan telur untuk memenuhi tradisi kue kering di masyarakat,” tambah Herman.

Menurut Herman, selain harga daging ayam dan telur, harga berbagai jenis cabai juga diprediksi akan meroket. Saat ini saja, harga berbagai jenis cabai sudah berkisar antara Rp 50-60 ribu perkilogramnya.

“Ya, seperti itulah kalau sudah mendekati hari besar. Apalagi nanti kalau sudah menjelang mines satu hari raya, pasti apa-apa (Sembako, Red) naik semua harganya. Tapi janga khawatir, nanti juga akna turun sendiri,” pungkas Herman. (raw/nri)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*