MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Jumat, 01 Juni 2018 17:16
Peringati Hari Lahir Pancasila, UBT Gelar Upacara
ABADIKAN MOMEN: UBT Prof. Dr. Adri Patton M.Si melakukan sesi foto bersama dengan para tamu undangan dan mahasiswa usai upacara, Jumat (1/6).

PROKAL.CO, TARAKAN -Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2018, yang digelar oleh Universitas Borneo Tarakan (UBT) di halaman Universitas Borneo Tarakan (UBT) pada Jumat (1/6) pagi kemarin berlangsung khidmat.

Dalam upacara tersebut bertindak sebagai inspektur upacara Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Dr. Adri Patton, M.Si dengan tema: Kita Pancasila, Bersatu, Berbagi, Berprestasi”.

Turut hadir dalam kegiatan upacara tersebut Wakil Rektor, Kepala Biro, TNI/Polri, BIN Provinsi Kaltara dan mahasiswa-mahasiswi UBT.

Selain itu, upacara yang dihadiri  ribuan orang tersebut, diisi dengan deklarasi pernyataan sikap yang dipimpin oleh Rektor UBT Prof. Dr. Adri Patton M.Si yang diikuti oleh para peserta upacara bahwa seganap civitas akademika UBT menolak keras  segala bentuk paham komunisme, radikalisme, ujaran kebencian, intoleransi dan menjunjung tinggi kebhinekaan, NKRI harga mati.

Dalam kesempatan tersebut, ada juga arahan yang disampaikan oleh Kepala BIN Provinsi Kaltara.

Rektor UBT Prof. Dr. Adri Patton M.Si mengatakan,   bahwa kegiatan deklarasi ini sesuai amanat yang disampaikan dari Kemenristekdikti kepada perguruan tinggi. Pada pertemuan dengan pihak Kemenristekdikti waktu itu kata Prof.Adri, diingatkan mengenai hal-hal yang berbentuk komunisme, masalah radikalisme, masalah ujaran kebencian, dan intoleransi, supaya universitas-universitas yang ada di seluruh Indonesia, harus mencegah dan menjaga hal tersebut.

“Jangan sampai masalah intoleransi, ujaran kebencian dan radikal masuk ke dunia kampus.

Karena bagaimanapun juga ini menjadi tanggung jawab Rektor, oleh karena itu kami melaksanakn apel pada hari ini (Jumat, Red.) dan dilanjutkan dengan kegiatan deklarasi, dalam rangka mempertahankan NKRI, dan UBT berprinsip bahwa NKRI adalah harga mati dan Pancasila adalah dasar negara, dan tidak ada dasar yang lain,” tegasnya.

Meskipun diguyur hujan, para peserta upacara tetap semangat mengikuti kegiatan  upacara dari awal sampai selesai. Di momen tersebut dengan sebanyak 3 ribuan lebih bendera merah putih yang terpasang di lingkangan UBT. Ini sebagai bentuk bahwa kita adalah Negera Kesatuan Republik Indonesia.  

Bendera itu adalah salah satu lambang Negara Indonesia. 

“Sebenarnya bendera yang pernah kami pasang 6 ribu, pada upacara hari ini mungkin 3 ribuan lebih bendera yang dipasang. Kami pasang bendera itu di sekeliling UBT, agar supaya rasa patriotisme, nasionalisme kita semakin baik,” ujarnya.

Sebagai perguruan tinggi, universitas tentunya dan masyarakat intelektual yang ada di sana harus memahami dan mengamati bahwa pendiri bangsa ini telah meletakkan suatu pondasi atas berdirinya suatu negara dengan didasari Pancasila sebagai landasan idiologi.  

Dimana sila-sila dalam Pancasila tersebut tertanam, bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ini.

Seperti dari ketuhanan, bahwasannya setiap masyarakat Indonesia harus wajib dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan mereka diberikan kebebasan untuk memeluk kepercayaannya masing-masing sebagaimana yang sudah diatur dalam UUD 1945.

Kedua terkait kemanusian yang adil dan beradab bahwa pada dasarnya harkat, martabat dan derajat manusia itu diciptakan oleh Allah itu sama.

“Sehingga semua perlu menghargai sesama manusia, menjalani hubungan baik kepada sesama umat dengan perbedaan-perbedaan yang ada. Karena perbedaan itu adalah kekuatan, perbedaan-perbedaan itu adalah rahmat, sehingga kita harus melaksanakan itu,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait persatuan Indonesia, perlu dijaga. Bangsa Indonesia ini sudah ditakdirkan memiliki banyak perbedaan-perbedaan. Jika perbedaan-perbedaan itu ada masalah, selesaikan dengan musyawarah mufakat.  Sehingga memunculkan keadilan sosial.

Dirinya berharap kepada mahasiswa dan para masyarakat intelektual yang ada di kampus harus lebih bijak terutama dalam menggunakan sosial media. Mereka harus paham bahwa NKRI adalah Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia  yang memiliki perbedaan-perbedaan. Mereka adalah mahasiswa, mereka adalah nantinya penerima tongkat estafet pemimpin masa depan, mereka harus dibekali pondasi yang kuat, yakni dasar berbangsa dan bernegara yang didasari Pancasila, UUD 1945, kebhinekaan dan NKRI itu adalah suatu hal yang tidak bisa diganggu gugat lagi. (adv/dob/har)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 20:44

Besok, Baznas Kota Tarakan Gelar Jalan Sehat Bersama

TARAKAN -  Besokpagi, Minggu tanggal 23 September 2018, Baznas Kota Tarakan menyelenggarakan berbagai…

Kamis, 20 September 2018 20:27

23 September, Baznas Tarakan Gelar Berbagai Kegiatan

TARAKAN – Baznas Tarakan akan memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 hijriah pada 23 September…

Selasa, 18 September 2018 20:11

DF325A, Mesin Tangguh untuk Bisnis Transportasi

TARAKAN - Kota Tarakan merupakan salah satu kota di Kalimantan yang memiliki aktivitas laut yang sangat…

Senin, 17 September 2018 11:52

Nunukan Raih Platinum Indonesia’s Attractiveness Award

NUNUKAN - Kabupaten Nunukan baru saja meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional, Indonesia’s…

Sabtu, 15 September 2018 19:18

IPKB Nur Rachmat Kaltara Gelar Kenaikan Tingkat

TARAKAN - Ikatan Persaudaraan Keluarga Besar (IPKB) Nur Rachmat wilayah Kaltara melaksanakan kenaikan…

Jumat, 14 September 2018 18:19

HUT ke-6, AirNav Tingkatkan Soliditas, Integritas dan Focus on Safety

MALINAU - Kamis (13/9) lalu, Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan…

Kamis, 13 September 2018 18:35

Pengurus Baznas Harus Netral

TARAKAN – Dalam rangka penyelenggaraan pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden…

Kamis, 13 September 2018 17:36

Jelang Pemilu, Kegiatan Baznas Harus Steril

TARAKAN - Setiap memasuki event pesta demokrasi, Baznas Tarakan termasuk institusi yang rawan ditunggangi…

Selasa, 11 September 2018 18:15

Ini Alasan Baznas Tarakan Tidak Dapat Zakat Award

TARAKAN - Setiap tahun Baznas RI menggelar perhelatan bergengsi yaitu penganugerahan Zakat Award Nasional.…

Senin, 10 September 2018 22:20

Kamsir Meminta Maaf Atas Berita Hoax di Grup Facebook

         TARAKAN – Admin grup facebook Kota Tarakan (Paguntaka City),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .