MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA
Selasa, 29 Mei 2018 22:12
24 Balon Melaju ke Verifikasi Faktual
-

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dari 33 bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Provinsi Kaltara, pada Pemilu 2019 mendatang. Diketahui, 24 di antaranya berhak melaju ke tahap verifikasi faktual.

Ketua KPU Provinsi Kaltara Suryanata Al Islami menjelaskan, pada tahap verifikasi faktual itu nantinya akan berlangsung sejak 30 Mei hingga 19 Juni. Yang mana, KPU di masing-masing kabupaten/kota yang secara langsung akan melakukan proses  verifikasi.

“Jadi, verifikasi faktual syarat dukungan itu langsung di KPU kabupaten/kota. Di mana mereka yang secara langsung memastikan tentang valid tidaknya data yang sebelumnya diserahkan,’’ ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Namun, sebelum dilakukan verifikasi faktual di masing-masing kabupaten/kota. Pria yang akrab disapa Surya ini menjelaskan, kembali terlebih dahulu balon diwajibkan untuk menentukan sejumlah sampel yang akan diverifikasi.

“Verifikasi faktual ini tak semua pendukung dicocokkan. Tapi, ada sampelnya. Dan sampel ini sendiri diperoleh dari sistem yang sebelumnya dilakukan pemilihan nomor urut oleh setiap balon,’’ ujarnya pria kelahiran 18 Mei 1978 ini.

Menyoal nomor urut itu, juga penentuannya dilakukan secara acak, yang mana masing-masing nomor yang ditulis di kertas putih dimasukkan ke dalam amplop. Masing-masing balon diminta untuk maju ke depan dan memilih amplop sesuai daerah kabupaten/kota masing-masing.

“Tidak ada yang kami tutupi dalam proses penentuan sampel. Semua kami lakukan secara terbuka dan penentuannya itu sendiri langsung ke balon. Tidak ada rekayasa,’’ katanya.

Ditambahkannya juga, terkait balon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam proses verifikasi sebelumnya. Pria yang pernah menjabat Ketua KPU Bulungan ini mengatakan bahwa itu semua merupakan sebuah proses. Dan pihaknya kembali menjamin setiap pelaksanaan sudah dilakukan secara terbuka dan professional.

“Sebenarnya kami tak sedikitpun ingin ada yang TMS. Bahkan, besar keiinginan semua dapat mengikuti. Namun, kembali kepada peraturan yang ada, balon memang dinyatakan TMS karena tak memenuhi syarat yang ada,’’ ujarnya seraya berkata rerata mereka atau balon tak lolos ini karena tak dapat memenuhi syarat minimal dukungan sejumlah 1.000 pendukung.

Di sisi lain, pria yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala KUA di Kecamatan Tanjung Palas Barat ini berharap, kepada balon yang saat ini dinyatakan lolos hingga berhak ke tahap verifikasi faktual. Maka, diminta untuk terus pro aktif, sehingga setiap tahapan yang ada dapat diikuti dengan baik.

“Tak lupa, kami juga mohon doa agar selama kami bekerja dan menjalankan setiap proses yang ada dapat terus berjalan baik dan lancar,’’ ungkap lelaki yang kini sedang menyelesaikan studi Magister Ilmu Hukum di Pasca Sarjana Universitas Borneo Tarakan. (omg/nri)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .