MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 26 Mei 2018 11:17
Air Panas dan Asupan Syaraf

Buka Puasa dan Sahur Bersama Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie

SEMANGAT SUBUH: Para awak media dan sejumlah undangan berfoto bersama Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie, Jumat (25/5) subuh. RACHMAD RAMADHANY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie menggelar buka puasa bersama di rumah jabatannya di Jalan Enggang, Tanjung Selor, Kamis (24/5) petang. Jumat (25/5) subuh, ia mengundang sejumlah awak media untuk sahur bersama. Di kesempatan itu, sang Gubernur pun berbagi tentang kiatnya menjaga puasa tetap lancar di bulan Ramadan.

AZWARD HALIM

TAHUN ini merupakan yang kelima bagi Irianto bersama keluarga menjalani Ramadan di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Setiap tahunnya kegiatan Ramadan di rumah jabatannya padat. Silih berganti tamu dari berbagai daerah lain.

GM Radar Tarakan Anthon Joy bersama jajarannya menjadi salah satu yangberkesempatan sahur bersama pria kelahiran Rantau, 18 Desember 1958 itu. Komisaris Radar Tarakan Anny Susilowaty juga turut hadir. Setiap tahunnya, Irianto mengundang puluhan awak media, menikmati sahur bersama.

Jumat (25/5) subuh, Irianto mencicipi beras merah. Dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Disanding dengan beberapa lauk, seperti rendang dan kari. Beras merah dari Enrekang punya kekhasan dari segi rasa. Manfaatnya bagus bagi kesehatan, kata dia. “Kalau di Kaltara kita juga punya, seperti yang dari Malinau. Kedua-duanya punya ciri khas masing-masing,” ujar Irianto.

Sang istri Hj. Rita Ratina Irianto menimpali, di waktu sahur misalnya, kurma salah satu kudapan yang harus ada. Kurma menjaga tubuh tetap berenergi. “Kurma itu baik kandungannya. Baik di makan waktu berbuka, maupun saat sahur,” katanya.

Ternyata Irianto punya kebiasaan sahur mendekati waktu imsak. Kata dia, lebih afdal. “Kalau biasa di rumah ini, saya sahurnya nanti mendekati azan subuh, afdal dari sisi agama. Puasa itu menyegerakan waktu berbuka, dan sahur mendekati imsak,” terangnya.

Banyak di antara sahabatnya yang bertanya bagaimana kiat Irianto menjalankan ibadah puasa meski ada banyak kegiatan di pemerintahan. Belajar dari sejumlah referensi kesehatan, baik yang disampaikan tenaga medis maupun yang disarikan dari pengetahuan agama, tubuh mempunyai sebaik-baik sistemnya. Menurutnya, tubuh hanya butuh manage yang baik. “Saya di waktu makan, sahur utamanya minum air putih hangat. Gak apa-apa panas sekalipun. Bisa diminum pelan-pelan,” urai Irianto.

Air hangat atau air panas membantu sistem pencernaan dari mulut agar lemak yang terkandung dalam makanan, larut bersama air. “Membersihkan sisa makanan, sisa lemak makanan yang ada mulai dari tenggorokan hingga ke dalam,” sarannya.

Tips lain, yang harus dijaga seorang manusia adalah asupan syarafnya. Tubuh menjadi lemah ketika fungsi syaraf terganggu. Menurutnya, penyakit akan mudah berkembang. “Ini mengutip pengetahuan seorang dokter yang saya temui beberapa tahun silam di Balikpapan. Manusia itu menyimpan kanker, semua manusia. Hanya yang membedakan, bagaimana syaraf manusia mampu mengendalikannya. Jika tak dapat dikendalikan, maka kanker itu akan berkembang,” bebernya.

Syaraf menjadi yang utama. Dijaga dalam kondisi prima dan tidak berada dalam keadaan stres. “Mengapa stres, karena ada banyak hal. Tentang pekerjaan, dan hal-hal lainnya. Jangan sampai kita stres. Kuncinya ada di syaraf kita. Kita harus jaga. Diberi asupan, asupannya ibadah. Semua yang berkenaan dengan ibadah, agama,” sarannya.

“Tidurnya enak. Jadi tidur itu, yah mau tidur, yah tidur. Habis berselisih dengan orang lain, tetap tidurnya nyaman. Tidak menjadi stres,” tambah Hj. Rita yang duduk berdampingan.

Irianto yang berpuluhan tahun duduk sebagai pejabat pemerintah, melalui banyak pengalaman. Baik suka maupun duka. Maka tak pelak, pengalaman itu pula yang membawanya hingga bisa memimpin Kaltara seperti saat ini. (***)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .