MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 26 Mei 2018 10:46
Berantas Balapan Liar, Ini yang Dilakukan Pak Polisi
DIBUBARKAN : Satlantas Polres Nunukan gencar memantau aktivitas balapan liar yang kerap meresahkan masyarakat. POLRES NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nunukan kembali menurunkan tim untuk mencegah aktivitas balapan liar yang sudah meresahkan warga sejak awal Ramadan. Seperti di Jalan Liem Hie Djung, Nunukan Utara, dan Jalan TVRI, Nunukan Timur.

Tim kepolisian kembali diturunkan bertujuan merazia sekelompok pemuda yang mengendarai kendaraan yang telah dimodofikasi dengan suara ribut. “Ya, tim ‘Codot’ anti balapan liar kembali turun ke lapangan untuk memberantas aktivitas balapan liar,” ungkap Kasat Lantas Polres Nunukan AKP Abu Sangit kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Nantinya, tindakan tegas selain membubarkan aksi balapan, pihaknya juga akan memberikan sanksi tegas berupa tilang bagi pengendara. Untuk motor modifikasi sendiri akan langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Nunukan. “Khususnya untuk kendaraan yang menggunakan knalpot racing. Motor langsung akan kami bawa ke Polres. Selanjutnya pemilik harus menggantinya dengan knalpot standar jika kendaraannya ingin dilepas,” kata Abu.

Selain itu, tim juga menyusuri tempat-tempat yang sering dijadikan ajang balapan. Seperti Jalan TVRI, Jalan Liem Hie Djung dan jalan protokol lainnya. Hanya saja, lanjut Abu, kegiatan tersebut hanya bersifat peneguran. Pada intinya dukungan dan peran serta masyarakat, juga orang tua, sangat penting mengingat para pelaku notabenenya adalah anak-anak remaja.

Abu pun mengimbau kepada masyarakat terutama orang tua agar lebih menjaga anaknya agar tidak  menggunakan atau memberikan motor sebelum waktunya. Serta, selalu memperhatikan kelengkapan dan standarisasi kendaraan. “Ya, kesadaran orang tua di sinilah yang paling penting, karena anak-anak ini akan meniru perilaku lingkungannya, baik di dalam keluarga maupun orang lain. Jadi orang tua juga harus ikut serta dalam mengantisipasi aksi balapan ini,” jelas Abu. (raw)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*