MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 23 Mei 2018 17:33
Belasan Ton BBM Bersubsidi Ini Diamankan Polisi
DIAMANKAN: Satu unit mobil tangki Pertamina terparkir di Mapolres Bulungan setelah diamankan Polda Kaltara karena dugaan penyimpangan BBM bersubsidi. FOTO: SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan satu unit kendaraan Pertamina dan satu unit alkon yang diduga melakukan penyimpangan dalam pembongkaran di salah satu stasiun pengisian bahan bakar bungker (SPBB) di Jalan Sabanar Lama dalam penggerebekan yang dilakukan Selasa (22/5) malam.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kaltara, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra R mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan berdasarkan adanya informasi yang diterima oleh pihaknya tentang adanya aktivitas pembongkar bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dari mobil tangki Pertamina ke salah satu SPBB.

“Jadi tadi (22/5) malam sudah kita lakukan penggerebekan di lokasi yang dimaksud,” bebernya saat dikonfirmasi, Rabu (23/5).

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil tangki BBM dengan pelat nomor B 9837 SFU yang membawa 16 ton BBM bersubsidi jenis solar dan satu unit alkon yang digunakan untuk pembongkaran. “Saat ini kami masih mengonfirmasi pihak pertamina, karena ini subsidinya dari Pertamina Berau,” sebutnya.

Selain itu, jajarannya saat ini juga sedang berkoordinasi dengan Pemkab Bulungan menyangkut masalah penyetoran pajak bahan bakar, dalam artian kata dia saat ini pihaknya sementara berkerja dalam menangani kasus tersebut. “Hasil keseluruhan menyangkut masalah dugaan penyimpangan minyak bersubsidi dalam hal ini solar, akan kita update lagi,” ujarnya.

Disinggung mengenai indikasi penyimpangan BBM bersubsidi tersebut, Helmi mengatakan yang jelas dari kasat mata serta dari hasil penyelidikan, tempat di mana mobil tangki itu membongkar minyaknya diketahui milik CV Makbul. Ketika pagi hari banyak kendaraan yang bukan kategori layak untuk mendapatkan subsidi mengambil BBM di tempat tersebut.

“Memang DO (delivery order)-nya ke tempat tersebut, namun yang perlu digarisbawahi adalah ini BBM bersubsidi, sementara penggunanya bukan kategori layak untuk mendapatkan subsidi, untuk itu ada indikasi dijual ke industri, makanya kami memastikan dulu,” ungkap Helmi.

Adapun proses pembongkaran BBM ke bungker menggunakan mesin alkon, oleh karena itu pihaknya turut mengamankan satu unit mesin alkon untuk dijadikan barang bukti nantinya. “Saat ini sudah kita amankan, baik itu kendaraan maupun alat untuk membongkar BBM jenis solar itu. Saat ini sudah ada di Mapolres Bulungan, kita titip di sana,” jelasnya.

“Ada 16 ton liter solar kami amankan, belum termasuk yang ada di drum-drum yang siap kirim,” ungkapnya.

Disinggung mengenai berapa lama aktivitas tersebut terjadi, dirinya mengatakan belum mengetahui pasti masalah tersebut mengingat dirinya orang baru di Kaltara. Untuk itu kata dia pihaknya akan mengurai masalah tersebut untuk bisa mengetahui sudah seberapa banyak BBM yang dijual dan sudah berapa lama kegiatan itu ada.

“Kalau dilihat dari kondisi lokasi yang ada  seperti papan-papan pemberitahuan itu tidak diganti-ganti sejak tahun 2011, kemungkinan besar kegiatannya sudah berjalan sejak lama,” jelasnya.

Memang kata dia praktik itu tidak terlalu terpantau, sebab setiap kali melakukan pembongkaran mobil tangki selalu datang ketika malam hari guna menghindari kecurigaan masyarakat maupun aparat. “Saat ini sudah ada 5 orang saksi kita periksa, mulai dari pemilik bungker, kernet beserta sopir kendaraan, serta masyarakat. Kemudian keterangan dari Pertamina dan pemkab juga saat ini kita kejar,” tutupnya.

Sementara itu, Khairul (22) yang merupakan kernet kendaraan yang ditahan tersebut mengakui bahwa dirinya tidak tahu apa-apa. Sebab hanya bertugas mengantarkan BBM bersubsidi sesuai dengan surat jalan yang ada. “Surat jalannya memang untuk SPBB milik CV Makbul,” ucapnya saat ditemui di Polda Kaltara.

Dirinya mengakui bahwa ia bersama sopir berangkat dari Berau pukul 15.30 Wita dan tiba di titik bongkar sekira pukul 18.00 Wita. Setelah itu dilakukanlah pembongkaran dengan menggunakan mesin alkon. “Memang kami bergantian mengantar, tapi khusus saya pribadi sudah sangat sering melakukan hal ini, sudah tidak bisa dihitung,” ungkapnya

Jadi teknisnya kata dia, begitu sampai di bungker maka BBM bersubsidi yang dibawa sebanyak 16 ton akan disedot habis menggunakan mesin alkon untuk mengisi bungker yang ada, serta drum-drum yang sudah disediakan. “Memang ini perintah dari Pertamina Berau,” tutupnya.

Sementara itu Sales Eksekutif Ritel (SR) Pertamina Tarakan, Imam Bukhari mengakui bahwa ia belum dapat berkomentar banyak, sebab kata dia masih menunggu informasi resmi dari Polda Kaltara. “Kami tunggu informasi dari polda dulu,” jelasnya singkat. (sny/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Kamis, 21 Maret 2019 11:07

Durasi ML Jadi Tujuh Jam Sehari

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik yang terjadi sejak Februari lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*