MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 23 Mei 2018 11:52
Usulan DOB Perlu Dikaji Ulang
IBAU ALA (Ketua Presidium Apau Kayan). FOTO: RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di beberapa daerah di Indonesia, tak terkecuali di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini terus berproses.

Terhitung, sekira 314 usulan yang secara resmi masuk di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Artinya, jumlah yang terbilang cukup banyak tersebut membuat beberapa daerah yang ingin segera dinyatakan sebagai DOB harus lebih bersabar.

Namun, di sisi lain menurut pandangan presidium sendiri. Dari banyaknya usulan yang masuk itu perlu dikaji ulang. Yang mana, pemerintah pusat hendaknya dapat melihat kembali daerah yang dianggap prioritas dan sebaliknya.

Ketua Presidium Apau Kayan Ibau Ala mengatakan, Apau Kayan ini merupakan daerah yang masuk kawasan strategis nasional (KSN). Artinya, dari segi prioritas awal pembentukan sudah cukup layak untuk diprioritaskan.

Bahkan, menurutnya kembali jika dari 314 usulan pembentukan DOB jika dikaji ulang dari beberapa aspek, salah satunya KSN, maka tidak lebih dari 50 DOB yang dianggap masuk prioritas.

“Termasuk di dalamnya Apau Kayan ini menjadi daerah yang masuk kategori prioritas. Karena apa? Apau kayan ini daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,” ungkapnya seraya mengatakan bahwa hal itu murni pendapatnya pribadi selaku presidium.

Dikatakannya juga, pihaknya meminta kepada pemerintah pusat untuk tidak menggantung dalam merealisasikan pembentukan DOB di Apau Kayan khususnya. Tentunya, sebagai masyarakat kecil pihaknya masih tetap berpegang pada statment awal pihak Kemendagri kala berkunjung ke Apau Kayan lalu.

Ya, sebelumnya pernah berkata bahwa tidak ada masalah untuk daerah ini. Mengingat, salah satu cara dalam mengatasi permasalahan di perbatasan hanya lewat DOB,’’ katanya.

Akan tetapi, lanjutnya, pihaknya tetap memasrahkan segala putusan kepada pusat. Hanya, pihaknya meminta pembentukan DOB Apau Kayan dapat segera terwujud. Sehingga kesejahteraan masyarakat di perbatasan tercapai.

“Tapi, mudahanlah sebelum pemilihan presiden mendatang sudah terbentuk,’’ ucapnya.

Sebab, ke depan tetap akan melakukan audensi kembali kepada lembaga di pusat. Tak lain, untuk membahas tentang keseriusan pembentukan DOB. “Meskipun kami tak bisa berbuat banyak. Namun, untuk upaya-upaya tetap kami lakukan,’’ terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya juga, terkait pembentukan DOB senada dikatakan oleh Ketua Presidium DOB Kota Tanjung Selor, Achmad Djufrie. Yang mana, dirinya berharap dengan hadirnya menteri di Kaltara ini sehingga percepatan DOB di Tanjung Selor dapat segera terbentuk.

Menurutnya, Tanjung Selor dengan status Ibu Kota Kaltara seharusnya dapat menjadi prioritas. Jika tak kunjung menjadi daerah otonom penuh. Maka, status Ibu Kota Kaltara masih di kecamatan.

“Dalam UU Nomor 20 Tahun 2012 juga tercantum. Seharusnya Tanjung Selor ini statusnya sudah menjadi ibu kota,’’ terangnya.

Menyoal terkait moratorium, Djufrie mengatakan bahwa itu merupakan wewenang pusat. Hanya, pihaknya meminta UU yang ada itu ibarat kitab suci. Sehingga perlu adanya penekanan Kemendagri untuk segera menyetujinya.

“Atau paling tidak ditetapkan dahulu. Ya, seperti DOB Kaltara ini semua butuh proses hingga lima tahun,’’ katanya.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo pasca menjadi inspektur upacara (irup) peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltara ke-5 di Lapangan Agatish, Senin (23/4) lalu.

Tjahjo secara singkat mengatakan bahwa untuk DOB di Kaltara meliputi Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), Krayan, Apau Kayan, Kota Tanjung Selor dan Sebatik masih sama seperti lainnya yakni berproses. Pasalnya, dalam pengajuan daerah dengan status DOB menurutnya cukup banyak.

“Usulan yang masuk di kami ada 314 kota. Jadi, semua butuh proses untuk perubahan statusnya,’’ ujarnya.

Terkait status DOB di wilayah Kaltara apakah menjadi prioritas. Tjahjo dalam hal ini menegaskan bahwa semua daerah merupakan prioritas. Sehingga tidak ada pengecualian. Dan itu dilihat sejauh mana proses di masing-masing daerah.

“Semua prioritas soal daerah yang masih memiliki status DOB,’’ tegasnya.(omg/nri)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:11

Korsleting Listrik, Satu Rumah Nyaris Terbakar

TANJUNG SELOR – Sebuah rumah di Jalan Perdamaian, nomor 49 RT 36 RW 06 Kelurahan Tanjung Selor…

Kamis, 19 Juli 2018 11:10

Disdikbud Usulkan DAK Rp 126 Miliar

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan berjuang ke pusat untuk menjalankan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:09

Jembatan Meranti Akan Difungsikan Tahun Depan

TANJUNG SELOR – Direncanakan 2019 mendatang,Jembatan Meranti yang selama ini hanya menjadi salah…

Kamis, 19 Juli 2018 11:07

Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG SELOR – Harga Tandan Buah Segar (TBS) tiga bulan terakhir di Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 Juli 2018 11:06

Supringgo Dituntut 15 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Terdakwa kasus pembununahan AM (17), yakni Supringgo alias Pak Prenggo (73) kembali…

Kamis, 19 Juli 2018 09:55

Tinta Kosong, 264 Suket Diterbitkan

TANJUNG SELOR - Sejak salah satu material percetakan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalu Lintas…

Rabu, 18 Juli 2018 19:50

Tahun Politik, Polisi ‘Patroli’ di Medsos

TANJUNG SELOR – Memasuki tahun politik, berbagai informasi hoaks ataupun ujaran kebencian dan…

Rabu, 18 Juli 2018 19:49

Satu Parpol Absen di Pesta Demokrasi

TANJUNG SELOR – Pendaftaran bakal calon legislatif (caleg) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

Rabu, 18 Juli 2018 11:37

Satu Rumah Hangus, karena Lampu Tembok

TANJUNG SELOR – Satu unit rumah milik pasangan suami istri Asibel Udau dan Meri Longet, warga…

Rabu, 18 Juli 2018 11:37

Pemkot Tarakan Belum Taati Instruksi Gubernur

TANJUNG SELOR – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengingatkan Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .