MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 23 Mei 2018 11:52
Usulan DOB Perlu Dikaji Ulang
IBAU ALA (Ketua Presidium Apau Kayan). FOTO: RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di beberapa daerah di Indonesia, tak terkecuali di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini terus berproses.

Terhitung, sekira 314 usulan yang secara resmi masuk di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Artinya, jumlah yang terbilang cukup banyak tersebut membuat beberapa daerah yang ingin segera dinyatakan sebagai DOB harus lebih bersabar.

Namun, di sisi lain menurut pandangan presidium sendiri. Dari banyaknya usulan yang masuk itu perlu dikaji ulang. Yang mana, pemerintah pusat hendaknya dapat melihat kembali daerah yang dianggap prioritas dan sebaliknya.

Ketua Presidium Apau Kayan Ibau Ala mengatakan, Apau Kayan ini merupakan daerah yang masuk kawasan strategis nasional (KSN). Artinya, dari segi prioritas awal pembentukan sudah cukup layak untuk diprioritaskan.

Bahkan, menurutnya kembali jika dari 314 usulan pembentukan DOB jika dikaji ulang dari beberapa aspek, salah satunya KSN, maka tidak lebih dari 50 DOB yang dianggap masuk prioritas.

“Termasuk di dalamnya Apau Kayan ini menjadi daerah yang masuk kategori prioritas. Karena apa? Apau kayan ini daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,” ungkapnya seraya mengatakan bahwa hal itu murni pendapatnya pribadi selaku presidium.

Dikatakannya juga, pihaknya meminta kepada pemerintah pusat untuk tidak menggantung dalam merealisasikan pembentukan DOB di Apau Kayan khususnya. Tentunya, sebagai masyarakat kecil pihaknya masih tetap berpegang pada statment awal pihak Kemendagri kala berkunjung ke Apau Kayan lalu.

Ya, sebelumnya pernah berkata bahwa tidak ada masalah untuk daerah ini. Mengingat, salah satu cara dalam mengatasi permasalahan di perbatasan hanya lewat DOB,’’ katanya.

Akan tetapi, lanjutnya, pihaknya tetap memasrahkan segala putusan kepada pusat. Hanya, pihaknya meminta pembentukan DOB Apau Kayan dapat segera terwujud. Sehingga kesejahteraan masyarakat di perbatasan tercapai.

“Tapi, mudahanlah sebelum pemilihan presiden mendatang sudah terbentuk,’’ ucapnya.

Sebab, ke depan tetap akan melakukan audensi kembali kepada lembaga di pusat. Tak lain, untuk membahas tentang keseriusan pembentukan DOB. “Meskipun kami tak bisa berbuat banyak. Namun, untuk upaya-upaya tetap kami lakukan,’’ terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya juga, terkait pembentukan DOB senada dikatakan oleh Ketua Presidium DOB Kota Tanjung Selor, Achmad Djufrie. Yang mana, dirinya berharap dengan hadirnya menteri di Kaltara ini sehingga percepatan DOB di Tanjung Selor dapat segera terbentuk.

Menurutnya, Tanjung Selor dengan status Ibu Kota Kaltara seharusnya dapat menjadi prioritas. Jika tak kunjung menjadi daerah otonom penuh. Maka, status Ibu Kota Kaltara masih di kecamatan.

“Dalam UU Nomor 20 Tahun 2012 juga tercantum. Seharusnya Tanjung Selor ini statusnya sudah menjadi ibu kota,’’ terangnya.

Menyoal terkait moratorium, Djufrie mengatakan bahwa itu merupakan wewenang pusat. Hanya, pihaknya meminta UU yang ada itu ibarat kitab suci. Sehingga perlu adanya penekanan Kemendagri untuk segera menyetujinya.

“Atau paling tidak ditetapkan dahulu. Ya, seperti DOB Kaltara ini semua butuh proses hingga lima tahun,’’ katanya.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo pasca menjadi inspektur upacara (irup) peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltara ke-5 di Lapangan Agatish, Senin (23/4) lalu.

Tjahjo secara singkat mengatakan bahwa untuk DOB di Kaltara meliputi Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), Krayan, Apau Kayan, Kota Tanjung Selor dan Sebatik masih sama seperti lainnya yakni berproses. Pasalnya, dalam pengajuan daerah dengan status DOB menurutnya cukup banyak.

“Usulan yang masuk di kami ada 314 kota. Jadi, semua butuh proses untuk perubahan statusnya,’’ ujarnya.

Terkait status DOB di wilayah Kaltara apakah menjadi prioritas. Tjahjo dalam hal ini menegaskan bahwa semua daerah merupakan prioritas. Sehingga tidak ada pengecualian. Dan itu dilihat sejauh mana proses di masing-masing daerah.

“Semua prioritas soal daerah yang masih memiliki status DOB,’’ tegasnya.(omg/nri)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 21:49

Nominal Dana Kampanye Belum Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Dari 15 partai politik (parpol) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang akan…

Selasa, 25 September 2018 19:41

Penyerahan Berkas Jangan Dititip

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan,  hari…

Selasa, 25 September 2018 14:29

Ratusan Massa Turun ke Jalan

TANJUNG SELOR - Masyarakat yang tergabung dalam aksi cinta damai melakukan deklarasi menolak hal-hal…

Selasa, 25 September 2018 14:27

Enam Bandara di Kaltara Ini Fokus Ditingkatkan, Mana Saja?

TANJUNG SELOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) tengah berupaya mempercepat proses…

Selasa, 25 September 2018 14:25

Polda Bongkar Jaringan Internasional

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara kembali menunjukkan taringnya dalam upaya pencegahan…

Selasa, 25 September 2018 14:21

Kapolda: Petani Tambak Harus Gunakan HT

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit kembali mengingatkan para petani tambak untuk…

Senin, 24 September 2018 21:15

Formasi Dokter Spesialis Terancam Minim Pelamar

TANJUNG SELOR – Pada Peneriman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini di lingkungan Pemerintah…

Senin, 24 September 2018 21:14

Miris..!! Di Ibu Kota, BBM Malah Langka

TANJUNG SELOR - Antrean panjang dan kerap kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) di Tanjung Selor masih…

Senin, 24 September 2018 14:03

Tujuh Bulan Caleg Tebar Pesona

TANJUNG SELOR – Tahapan kampanye resmi dimulai kemarin (23/9). Kurang lebih tujuh bulan, calon…

Senin, 24 September 2018 14:01

Penduduk Bertambah 242.258 Jiwa

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .