MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 21 Mei 2018 17:43
Terduga Jaringan ISIS Sebut Dirinya Iseng
DITAHAN POLDA: AS saat hendak ditahan di Rutan Polres Bulungan selama proses penyidikan oleh Polda Kaltara. FOTO: POLRES BULUNGAN

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Terduga teroris AS (22) yang beberapa waktu lalu diamankan Densus 88 Antiteror, kini sudah ditangani Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara). Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan tiga pasal sekaligus.

Dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kaltara AKBP Pratomo Iriananto, pihaknya menerima pelimpahan tersebut pada Sabtu (19/5) lalu. “Jadi saat ini benar bahwa AS sudah dilimpahkan ke Polda Kaltara,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (21/5).

Lanjut dikatakan pria yang pernah menjabat sebagai Wadirreskrimum Polda Sumatera Barat (Sumbar) ini, pelimpahan tersebut dilakukan mengingat locus delicti di wilayah hukum Polda Kaltara. “Dengan demikian, saat ini kami masih lakukan penyidikan dan pendalaman terhadap yang bersangkutan,” ujarnya.

Saat ini, perkembangan yang ada, pihaknya masih melengkapi proses penyidikan. Seperti melengkapi saksi-saksi untuk bisa menjerat AS dengan tiga pasal sekaligus. “Yaitu Undang-Undang Terorisme, ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” ucapnya.

Saksi-saksi sebelumnya sudah diperiksa. Namun, masih menunggu saksi lain. Termasuk nanti saksi ahli akan dimintai keterangan oleh pihaknya. “Sejauh ini sudah ada beberapa orang saksi yang kami panggil, dari pihak keluarga AS dan tetangga di wilayah AS tinggal,” tuturnya. “Nanti akan kami tambah juga dari saksi yang mengetahui ketika video itu disebarkan,” sambungnya.

Disinggung mengenai apakah ada indikasi paham radikalisme terhadap AS atau bahkan memiliki jaringan, sejauh ini pihaknya masih berusaha mendalami masalah tersebut. “Namun yang jelas yang saat ini bisa kami pastikan pasal yang disangka adalah tentang Undang-Undang ITE dan darurat itu,” jelasnya.

“Mengenai jaringannya masih kami dalami,” timpalnya.

Disinggung mengenai apakah ada pelaku-pelaku yang lain, Pratomo menjelaskan oleh karena itu dilakukan pendalaman terlebih dahulu. Sehingga kemudian dapat dideteksi berdasarkan hasil pemeriksaan yang ada.

“Tapi kami berharap tidak ada pelaku yang lain, kami berkoordinasi dengan Ditreskrimsus juga supaya terungkap jaringan-jaringannya, jika memang ada,” sebutnya.

Terkait tujuan pelaku membuat video tersebut, Pratomo mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku yang jelas pasti memiliki tujuan. “Tentu ada tujuan melakukan teror, entah dia punya jaringan atau tidak ada tujuan mengarah ke sana,” sebutnya.

Diketahui, AS merupakan warga RT 54 Karang Anyar, Tarakan Barat dengan latar belakang sebagai santri di salah satu ponpes yang ada di luar Kaltara. Kesehariannya kini merupakan seorang pengangguran. “Ia belum memiliki pekerjaan, dan memang dia pernah menjadi santri di salah satu ponpes di luar Kaltara,” urainya. (sny/eza/lim)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…

Kamis, 13 Desember 2018 13:14

Labkesda Berpeluang Terakreditasi

TARAKAN - Tahun ini Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:13

Pemerintah Jepang Tawarkan Beasiswa

TARAKAN- Pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi kembali diberikan. Kali ini…

Kamis, 13 Desember 2018 13:11

Gas Sei Menggaris Mampu Bertahan 25 Tahun

TARAKAN - Pasokan gas di Sei Menggaris sampai saat ini…

Kamis, 13 Desember 2018 11:56

Ditsabhara dan Ditpamobvit Gelar Rakernis

TARAKAN - Menghadapi Pemilu 2019 Polda Kalimantan Utara terus meningkatkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:54

Masih Ada Parpol Tak Pasang APK

TARAKAN - Meski telah melakukan proses penyerahan alat peraga kampanye…

Kamis, 13 Desember 2018 11:49

Dua Terdakwa Sabu 3,9 Kg Saling Membantah dalam Persidangan

TARAKAN – Sidang lanjutan dua terdakwa perkara sabu 3,9 kg…

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .