MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 20 Mei 2018 20:47
Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris
BAHAS KELISTRIKAN: Pertemuan Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie dengan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal Purn Dr. Moeldoko (baju putih) di Kantor Staf Presiden Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/5). Gubernur didampingi Direktur Ekplorasi PT Pertamina Hulu Energi dan Staf, Ronald Darmawan (PT Medco), Rully (PT PLN). FOTO: HUMAS PEMPROV KALTARA

PROKAL.CO, JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie. Selain percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan, Gubernur juga berupaya mencari dukungan mempercepat pengembangan energi listrik yang sementara ini telah berjalan.

Jumat (18/5) sore lalu, dengan didampingi direksi Pertamina dan jajaran manajemen PLN, Gubernur menemui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko di komplek Istana Negara. “Banyak hal yang kami diskusikan dalam pertemuan itu. Utamanya harapan kita, untuk didukung dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kaltara,” kata Irianto.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Kaltara didampingi Direktur Ekplorasi PT Pertamina Hulu Energi. Kemudian ada Ronald Darmawan dari PT Medco, Rully, perwakilan dari PT PLN (persero). Moeldoko juga tururt didampingi beberapa stafnya. 

Irianto mengungkapkan, satu hal penting yang dipaparkan dalam kesempatan itu adalah progress pengembangan kelistrikan di Kaltara. Gubernur meminta dukungan dan koordinasi dengan KSP untuk percepatan realisasi jaringan transmisi listrik PT PLN dari Tanjung Redeb (Berau) ke Tanjung Selor hingga ke Malinau, KTT, Nunukan dan juga Tarakan. 

“Termasuk saya sampaikan juga permohonan dukungan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG). Yang merupakan kerjasama PT Pertamina dan PT PLN di mulut sumur gas blok Sei Menggaris, Nunukan. Mudah-mudahan, bisa secepatnya terealisasi,” ungkapnya.

Program tersebut, kata Gubernur, dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keandalan penyediaan listrik di Kaltara. Yaitu untuk memenuhi 100 persen kebutuhan masyarakat hingga 2027 sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN 2018-2027. 

Dibeberkan Irianto, PLN telah mulai membangun jaringan interkoneksi untuk menyuplai listrik dari Kaltim ke Kaltara atau sebaliknya. Interkoneksi ini penting. Apalagi jika daya listrik yang tersedia di Kaltara terbilang surplus.

Gubernur mengatakan, peluang dua daerah surplus listrik sangat terbuka mengingat banyaknya rencana pembangunan pembangkit masing-masing daerah. Di Kaltara, PLTA Kayan Tahap I di Peso, Bulungan direncanakan mulai dibangun tahun ini, dan bisa menghasilkan daya sebesar 900 Megawatt (MW).

Belum termasuk pembangkit lain yang dibangun oleh PT PLN (Persero), baik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), maupun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG). (lihat grafis)

“Banyak orang berpikiran sempit, untuk apa bangun listrik banyak-banyak? Listrik adalah kebutuhan yang mendasar. Tidak hanya untuk kebutuhan masyatakat, tapi industri dan dunia usaha lain membutuhkan listrik yang besar. Di Kaltara misalnya, dibangun PLTA dengan kapasitas besar, karena ada rencana pendirian industri smelter yang membutuhkan listrik sangat besar. Makanya kita harus berpikiran luas, berpikiran positif. Tak hanya untuk di dalam daerah, dengan teknologi yang ada listrik bisa disuplai ke luar daerah, bahkan ke negara tetangga sekalipun,” beber Irianto dalam beberapa kali kesempatan. 

Kembali soal rencana pembangunan jaringan interkoneksi, berupa Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), PT PLN Persero sedang menggarap pendirian jaringan transmisi SUTT 150 kilovolt (Kv) mulai Tanjung Redeb (Berau) ke Tanjung Selor (Bulungan), berlanjut ke Tideng Pale (Tana Tidung), Malinau, dan Tarakan.

Di Bulungan, akan berdiri sebanyak 100 tower SUTT. Dari 100 titik tower yang direncanakan 60 persennya sudah siap konstruksi karena lahannya sudah tersedia. Menyisakan 40 titik yang belum klir, dan diharapkan akan tuntas pada tahun ini penyelesaian lahannya. Sementara gardu induk SUTT sedang dikonstruksi di tiga daerah, masing-masing di Tanjung Selor, Tideng Pale, dan Malinau. Pendirian SUTT ditargetkan PT PLN Persero tuntas akhir 2019. 

“Lewat pertemuan ini, kita mengharapkan dukungan dari KSP untuk percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kaltara. Dan alhamdulillah, respons beliau sangat positif. Tadi disampaikan akan segera dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan kementerian dan lembaga terkait,” imbuh Irianto. Hal lainnya, info dari KSP, Moeldoko secepatnya membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti usulan dan permohonan dari Gubernur Kaltara tersebut. (*/lim)

RENCANA PENGEMBANGAN LISTIK KALTARA

 

PEMBANGKIT      LOKASI                            KAPASITAS            TARGET

PLTMG                  Gunung Belah, Tarakan   2x18 Megawatt       2019

PLTU                     Malinau                             6 Megawatt            2018

PLTU                     Tanjung Selor                   2x7 Megawatt  2018

PLTMG                  Tanjung Selor                  15 Megawatt          2018

PLTMG                  Nunukan                          10 Megawatt          2018

PLTMG                  Tarakan                           40 Megawatt          2020

SUMBER: PT PLN (PERSERO)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .