MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01
Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog
ANTISIPASI: Sepanjang Ramadan stok beras Bulog di Kaltara dipastikan aman. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang terjual hampir seimbang dengan beras yang masuk. Di bulan Ramadan ini, Bolug Tarakan akan menerima 1.000 ton beras.

Kepala Sub Divisi Regional Bulog Tarakan Pengadilan Lubis, S.H, mengatakan, bahwa pihaknya selalu mengantisipasi lonjakan permintaan setiap Ramadan. Ia tak ingin menyebutkan jumlah stok beras yang dipegang pihaknya saat ini. Namun ia memastikan pasokan pihaknya akan aman sampai tujuh bulan ke depan. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal stok beras, karena di sini masih penuh,” tuturnya.

Bulog senantiasi menghitung kecukupan stok beras, jika dirasa kurang pihaknya akan dilakukan pemesanan kepada Bulog pusat untuk kemudian ditindaklanjuti.

Apalagi kualitas beras saat ini. Belum ada laporan masyarakat mengenai kutu atau beras rusak. Bulog juga memberikan perawatan setiap minggunya. “Tapi kalau ada masyarakat yang menemukan kutu (di dalam beras) dan tidak mau mengonsumsinya, ya boleh ditukar,” jelasnya.

Untuk diketahui, harga eceran tertinggi (HET) beras medium dari Bulog Tarakan saat ini mencapai Rp 9.450 per kilogram, sedang untuk beras premium seharga Rp 11.500 per kilogram.

Penurunan harga tersebut dikarenakan stok beras yang cukup, hal ini juga untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di bulan Ramadan. Daging beku diberi jatah 60 ton per bulannya dari Kementerian Perdagangan untuk stok di seluruh Kaltara. “Perubahan harganya ikut kebijakan dari Kementerian Perdagangan atau Bulog pusat,” ujarnya.

Nah, karena harga tersebut telah ditetapkan oleh Kemendag, maka pihaknya telah memajang spanduk juga rumah pangan kita (RPK) dengan mencantumkan harga yang sesuai. Jika oknum masyarakat menjual barang di atas harga tersebut, maka sebaiknya dilaporkan kepada pihaknya sehingga tidak diberi izin untuk menjual beras lagi. “Masyarakat jangan takut lapor kami kalau menemukan distributor menjual di atas HET. Sudah komitmen sama kami jual tidak di atas HET,” tegasnya. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…

Kamis, 13 Desember 2018 13:14

Labkesda Berpeluang Terakreditasi

TARAKAN - Tahun ini Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:13

Pemerintah Jepang Tawarkan Beasiswa

TARAKAN- Pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi kembali diberikan. Kali ini…

Kamis, 13 Desember 2018 13:11

Gas Sei Menggaris Mampu Bertahan 25 Tahun

TARAKAN - Pasokan gas di Sei Menggaris sampai saat ini…

Kamis, 13 Desember 2018 11:56

Ditsabhara dan Ditpamobvit Gelar Rakernis

TARAKAN - Menghadapi Pemilu 2019 Polda Kalimantan Utara terus meningkatkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:54

Masih Ada Parpol Tak Pasang APK

TARAKAN - Meski telah melakukan proses penyerahan alat peraga kampanye…

Kamis, 13 Desember 2018 11:49

Dua Terdakwa Sabu 3,9 Kg Saling Membantah dalam Persidangan

TARAKAN – Sidang lanjutan dua terdakwa perkara sabu 3,9 kg…

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .