MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01
Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog
ANTISIPASI: Sepanjang Ramadan stok beras Bulog di Kaltara dipastikan aman. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang terjual hampir seimbang dengan beras yang masuk. Di bulan Ramadan ini, Bolug Tarakan akan menerima 1.000 ton beras.

Kepala Sub Divisi Regional Bulog Tarakan Pengadilan Lubis, S.H, mengatakan, bahwa pihaknya selalu mengantisipasi lonjakan permintaan setiap Ramadan. Ia tak ingin menyebutkan jumlah stok beras yang dipegang pihaknya saat ini. Namun ia memastikan pasokan pihaknya akan aman sampai tujuh bulan ke depan. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal stok beras, karena di sini masih penuh,” tuturnya.

Bulog senantiasi menghitung kecukupan stok beras, jika dirasa kurang pihaknya akan dilakukan pemesanan kepada Bulog pusat untuk kemudian ditindaklanjuti.

Apalagi kualitas beras saat ini. Belum ada laporan masyarakat mengenai kutu atau beras rusak. Bulog juga memberikan perawatan setiap minggunya. “Tapi kalau ada masyarakat yang menemukan kutu (di dalam beras) dan tidak mau mengonsumsinya, ya boleh ditukar,” jelasnya.

Untuk diketahui, harga eceran tertinggi (HET) beras medium dari Bulog Tarakan saat ini mencapai Rp 9.450 per kilogram, sedang untuk beras premium seharga Rp 11.500 per kilogram.

Penurunan harga tersebut dikarenakan stok beras yang cukup, hal ini juga untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di bulan Ramadan. Daging beku diberi jatah 60 ton per bulannya dari Kementerian Perdagangan untuk stok di seluruh Kaltara. “Perubahan harganya ikut kebijakan dari Kementerian Perdagangan atau Bulog pusat,” ujarnya.

Nah, karena harga tersebut telah ditetapkan oleh Kemendag, maka pihaknya telah memajang spanduk juga rumah pangan kita (RPK) dengan mencantumkan harga yang sesuai. Jika oknum masyarakat menjual barang di atas harga tersebut, maka sebaiknya dilaporkan kepada pihaknya sehingga tidak diberi izin untuk menjual beras lagi. “Masyarakat jangan takut lapor kami kalau menemukan distributor menjual di atas HET. Sudah komitmen sama kami jual tidak di atas HET,” tegasnya. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*