MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Mei 2018 19:43
Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lain Histeris
CANDA KELEWATAN: EF yang diamankan Avsec Bandara Internasional Juwata Tarakan karena mengaku membawa bom, Jumat (18/5). FOTO: JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Penumpang Lion Air berinisial EF terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Juwata Internasional Tarakan, kemarin (18/5). EF diamankan setelah mengaku membawa bom di dalam tasnya saat dilakukan pemeriksaan di pintu security check point (SCP) II, Lantai 2.

Paur Subbag HumasPolres Tarakan Ipda Taharman membeberkan jika EF akan ikut dalam penerbangan JT 261 tujuan Surabaya. Aksi EF itu membuat penumpang lain histeris. “Pria berinsial EF sudah dibawa ke Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tarakan untuk dimintai keterangan dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ungkap Taharman kepada Radar Tarakan, Jumat (18/5).

EF berkilah sedang bercanda kepada temannya bahwa ia membawa bom.  “EF ini sebenarnya sudah memasukkan barang untuk dilakukan pemeriksaan di mesin X-ray. Namun, saat petugas melihat benda mencurigakan di dalam tas, petugas kemudian memerintahkan pria ini untuk membuka barang bawaannya untuk diperiksa. Dan saat ditanya apa barang itu, EF pun mengatakan itu adalah bom,” jelasnya.

Mendengar jawaban tersebut, petugas Avsec pun dibuat terkejut saat itu. Petugas lain lantas mengamankan EF. Sementara penumpang lainnya yang berada di pemeriksaan pun dibuat histeris.

“Petugas bandara langsung membawa turun EF dan langsung diserahkan kepada Polres Tarakan dalam hal ini Polsek KSKP yang saat itu melakukan pengamanan di bandara,” bebernya.

Saat dilakukan pemeriksaan, dan dilakukan interogasi, Taharman mengatakan tidak ditemukan adanya unsur-unsur teroris pada pria tersebut. “Jadi sifatnya hanya sekadar bercanda sama temannya. Dan otomatis EF terpaksa tidak berangkat karena sudah membuat warga Tarakan khawatir,” jelasnya.

Taharman pun meminta masyarakat untuk tidak mengeluarkan candaan yang mengundang ketakutan. Karena situasi saat ini sedang siaga. “Wajarlah petugas mengamankan EF karena sudah menebar ketakutan. Dan semoga ini tidak terulang kembali,” tegasnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:29

Kampanye, Dilarang Menyoal Pancasila

TARAKAN - Jika pelaksanaan kampanye terbuka pada pemilihan kepala daerah…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:27

Kapolda: Jangan Bagi Berita Enggak Jelas Sumbernya

TARAKAN – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada pemilihan legislatif dan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:16

Akun FB Dipolisikan, Iwan Sebut Kritikan

TANJUNG SELOR - Sahabat Irianto Lambire melaporkan akun media sosial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Curi Motor Teman Sendiri

TARAKAN – Nekat membawa kabur motor teman sendiri, wanita berinisial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Pencuri Spesialis Waktu Subuh Dibekuk Polisi

TARAKAN – Anggota reskrim di Kepolisian Kawasan Sektor Pelabuhan (KSKP)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:12

Jalan Terbelah, Pengendara Resah

TARAKAN - Terlihat ada jalan nyaris terbelah 2 di Jalan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:38

“Aldy Melawan Kejahatan Tingkat Tinggi”

TARAKAN – “Iyaaa mamiku.” Diakhiri dengan emoji penuh cinta. Itulah…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:34

Pemadaman Bergilir, RSUD Tarakan Paling Terdampak

TARAKAN – Selama pemadaman listrik bergilir diberlakukan  keluhan tidak hanya…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:32

Tanpa Izin Edar, Produk Beku Disita

TARAKAN – Penindakan terhadap produk beku di salah satu gedung…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:27

Divonis Mati, Dua Terpidana Sabu 4 Kg Banding

TARAKAN- Usia divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*