MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Mei 2018 13:01
Rp 9,3 Miliar Untuk Beli Alat Berat

Masih Dibutuhkan SDM Laboratorium dan Operator

WIDAYAT/RADAR TARAKAN BUTUH SDM OPERATOR: Sejumlah peralatan berat yang dimiliki UPTD DPUPR-Perkim dan saat ini tinggal kebutuhan SDM-nya yang harus dipenuhi.

PROKAL.CO, MALINAU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-Perkim) Kabupaten Malinau, Tomy Labo S.E, M.Si menyebutkan, alat berat yang tersedia di UPTD tersebut menggunakan alokasi dana Rp 9,3 miliar melalui dana APBD tahun 2018 ini. Dari nilai tersebut, saat ini baru ada tiga unit alat berat yang sudah terealisasi. Sedangkan yang lainnya masih menyusul.

 “Ini baru ada 3 yang tiba. Tapi nantinya akan menyusul lagi satu unit trailer dan damtruck lalu satu unit can car double cabin untuk mobil lapangan,” sebut Tomy Labo saat ditemui media ini kemarin.

Dengan demikian, dikatakan Tomi Labo, secara keseluruhan peralatan alat berat yang saat ini telah beroperasi di UTPD tersebut baru 4 unit dan dua unit damtruck. Kemudian ada juga pemasak aspal. Begitu pula laboratirum pengukuran beton dan jalan. “Sudah terpenuhi. Hanya saja memang yang dibutuhkan cuma sumber daya manusia (SDM) saja yang perlu ditambah,” jelasnya.

Terutama, sambung Toli Labo, tenaga operator untuk tractor atau dozer untuk membuka jalan atau jalur baru. Tapi untuk program pemeliharaan infrastuktur jalan yang ada sekarang ini dinilai sudah cukup memadai. DPUPR-Perkim sendiri juga ada merekrut  tenaga operator kurang lebih 6 orang sesuai klasifikasi alat beratnya. Yakni satu unit alat berat itu dikelola dua orang. Bahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melaksanakan pelatihan tenaga operator.

Sesuai dengan amanat undang-undang tentang jasa kontruksi, bahwa sertifikat keahlian operator ini harus dikeluarkan oleh Balai Pembangunan Jalan nasional (BPJN) Balikpapan. “Itu yang akan kita laksanakan ke depan,” tutur mantan kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Malinau ini.

Sementara itu, disinggung soal tenaga laboratorium tersebut Kepala DPUPR-Perkim Malinau ini mengakui bahwa tenaganya sampai saat ini sudah tersedia. Namun dalam kapasitas untuk mengeluarkan sertifikatnya yang belum bisa dilakukan. Karena itu, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan pelatihan secara khusus untuk tenaga ahlinya. “Kalau tahun kemarin ‘kan maslh balai. kalau tahun 2018 ini pelatihan selesai, setelah itu kita bisa keluarkan sertifikat hasil ujinya,” pungkasnya.(ida/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .