MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Mei 2018 12:13
Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas
DOK/RADAR TARAKAN : DIBURU: Gas melon menjadi langka dengan banyaknya pengecer

PROKAL.CO, NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat ini, masalah pendistribusian yang tak tepat sasaran dan harga jual yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) masih terus terjadi dan belum menemukan solusi tepat.

Keberadaan pengecer ilegal yang saban hari terus bersaing dengan sub agen atau pangkalan resmi yang mengambil hak warga miskin masih sulit dibendung. Padahal, imbauan yang bersifat sosialisasi langsung ke warga telah dilakukan selama ini.

Untuk memastikan persoalan tersebut, Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan telah melakukan pemantauan dan pengawasan Liequefied Potroloum Gas (LPG) 3 kg, Rabu (16/5) kemarin.

Dari hasil pemantauan dan pengawasan di sejumlah pangkalan resmi, disimpulkan tak satupun pangkalan yang menjual di atas HET yang ditentukan. “Tidak ada yang kami temukan menjual di atas HET. Pemiliknya sudah mengaku semuanya dan bejanji tidak menjual di atas HET,” jelasnya.

Selain itu, kata Hasan Basri Mursali, ketersediaan LPG 3 kg di pangkalan resmi memang cepat habis. Sebab, banyak masyarakat yang membutuhkannya. Sementara pihak agen diminta untuk tidak menimbun dan terus memberikan ke warga selama stok masih ada. “Ketersediaannya terbatas sementara kebutuhan banyak,” kata Hasan.

Kemudian, lanjutnya, yang menjadi persoalan adanya pengecer menjual di atas HET. Sehingga, persoalan tersebut senantiasa dikaitkan jika gas melon di Nunukan tidak sesuai HET. Padahal, yang menjual itu dari pengecer ilegal. “Banyak pengecer yang menjual di atas HET. Tapi, tidak ada tindakan,” ujarnya.

Dikatakan, tabung kosong mudah didapat di pasaran menjadi salah satu penyebab terjadinya kelangkaan. Tabung kosong ini kebanyakan didatangkan dari wilayah luar Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Jawa. “Ini juga menjadi masalah. Masyarakat mudah menjadi pengecer ilegal. Karena mendapatkan tabung kosong sangat mudah,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan pihaknya dengan mendatangi sejumlah pangkalan resmi merupakan tahap identifikasi sekaligus sosialisasi mengenai HET dan penyaluran gas melon yang telah disubsidi pemerintah. Selain itu, kegiatan tersebut juga memantau titi-titik keberadaan pengecer ilegal untuk nantinya diserahkan ke tim satuan tugas (satgas) pengawasan BBM dan LPG 3 Kg. “Intinya, ini baru tahap identifikasi dan sosialisasi. Nanti sepenuhnya satgas yang akan bergerak. Termasuk penindakan,” pungkasnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 14:19

Fokus CPNS, Rekrut P3K Belum Pasti

NUNUKAN – Pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan yang berusia di…

Selasa, 25 September 2018 14:14

Kampanye Harus Ikuti Aturan

NUNUKAN – Sebanyak 16 partai politik (parpol) yang mengikuti pemilihan umum (pemilu) di Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:06

Terdakwa Kecelakaan Speedboat Didakwa Empat Pasal

NUNUKAN – Dua terdakwa perkara kecelakaan speedboat pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal…

Selasa, 25 September 2018 14:04

Dua Pelaku Jambret Jadi Tersangka

NUNUKAN – Dua pelaku penjambretan handphone berinisial PY (19) dan SK (19), yang terjadi di depan…

Senin, 24 September 2018 13:50

Unggas Masih Dilarang Masuk

NUNUKAN – Flu burung yang menyerang ribuan unggas di Sabah, Malaysia membuat Balai Karantina Pertanian…

Senin, 24 September 2018 13:43

Penjemput Jemaah Haji Padati PLBL Liem Hie Djung

NUNUKAN – Tak berbeda jauh dengan tahun lalu, jemaah haji yang baru tiba di Pelabuhan Lintas Batas…

Senin, 24 September 2018 13:39

Gangguan Jaringan Internet Hal yang Wajar

NUNUKAN – Gangguan jaringan internet yang sering bermasalah, dianggap hal yang wajar terjadi di…

Senin, 24 September 2018 13:37

Data Pemilih yang Masih Bermasalah Segera Diselesaikan

Dengan berubahnya Data Pemilih Tetap (DPT) pasca dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Senin, 24 September 2018 13:27

Dipergoki Orang Tua, RL Langsung Dibui

AKSI bejat RL (inisial), pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur harus berakhir di jeruji besi.…

Senin, 24 September 2018 13:19

Aksi Jambret Terekam CCTV

NUNUKAN – Aksi penjambretan terjadi di depan Rumah Makan (RM) Arema, Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .