MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Mei 2018 12:13
Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas
DOK/RADAR TARAKAN : DIBURU: Gas melon menjadi langka dengan banyaknya pengecer

PROKAL.CO, NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat ini, masalah pendistribusian yang tak tepat sasaran dan harga jual yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) masih terus terjadi dan belum menemukan solusi tepat.

Keberadaan pengecer ilegal yang saban hari terus bersaing dengan sub agen atau pangkalan resmi yang mengambil hak warga miskin masih sulit dibendung. Padahal, imbauan yang bersifat sosialisasi langsung ke warga telah dilakukan selama ini.

Untuk memastikan persoalan tersebut, Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan telah melakukan pemantauan dan pengawasan Liequefied Potroloum Gas (LPG) 3 kg, Rabu (16/5) kemarin.

Dari hasil pemantauan dan pengawasan di sejumlah pangkalan resmi, disimpulkan tak satupun pangkalan yang menjual di atas HET yang ditentukan. “Tidak ada yang kami temukan menjual di atas HET. Pemiliknya sudah mengaku semuanya dan bejanji tidak menjual di atas HET,” jelasnya.

Selain itu, kata Hasan Basri Mursali, ketersediaan LPG 3 kg di pangkalan resmi memang cepat habis. Sebab, banyak masyarakat yang membutuhkannya. Sementara pihak agen diminta untuk tidak menimbun dan terus memberikan ke warga selama stok masih ada. “Ketersediaannya terbatas sementara kebutuhan banyak,” kata Hasan.

Kemudian, lanjutnya, yang menjadi persoalan adanya pengecer menjual di atas HET. Sehingga, persoalan tersebut senantiasa dikaitkan jika gas melon di Nunukan tidak sesuai HET. Padahal, yang menjual itu dari pengecer ilegal. “Banyak pengecer yang menjual di atas HET. Tapi, tidak ada tindakan,” ujarnya.

Dikatakan, tabung kosong mudah didapat di pasaran menjadi salah satu penyebab terjadinya kelangkaan. Tabung kosong ini kebanyakan didatangkan dari wilayah luar Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Jawa. “Ini juga menjadi masalah. Masyarakat mudah menjadi pengecer ilegal. Karena mendapatkan tabung kosong sangat mudah,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan pihaknya dengan mendatangi sejumlah pangkalan resmi merupakan tahap identifikasi sekaligus sosialisasi mengenai HET dan penyaluran gas melon yang telah disubsidi pemerintah. Selain itu, kegiatan tersebut juga memantau titi-titik keberadaan pengecer ilegal untuk nantinya diserahkan ke tim satuan tugas (satgas) pengawasan BBM dan LPG 3 Kg. “Intinya, ini baru tahap identifikasi dan sosialisasi. Nanti sepenuhnya satgas yang akan bergerak. Termasuk penindakan,” pungkasnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 23:02

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 11:32

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Korupsi

NUNUKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan kembali menetapkan satu orang tersangka atas dugaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:31

Caleg Bebas Kampanye di Media Sosial

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye sebelum…

Rabu, 18 Juli 2018 11:30

Kembali Raih Juara di Event Internasional

NUNUKAN – Dua pembalap sepeda asal Kabupaten Nunukan yang membawa bendera Tunontaka Mountain Bike…

Selasa, 17 Juli 2018 10:34

Baru Dua Parpol Mendaftar

NUNUKAN – Masa pendaftaran calon legislatif (caleg) akan berakhir hari ini, Selasa (17/7). Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .