MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Mei 2018 12:04
Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana
RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN GAGAL: Adanya gangguan pada baling-baling sebelah kiri membuat maskapai Aviastar tak dapat melayani penumpang menuju Long Bawan, Krayan.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang 2018 harus menunda penerbangan perdana. Sebab, salah satu baling armada jenis twin otter ini mengalami gangguan.

Kondisi ini disesalkan ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem. Ia mempertanyakan komitmen antar maskapai dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan yang telah melaksanakan kerja sama. “Kemarin tidak jadi terbang perdana. Mengapa hal ini bisa terjadi. Infomasi yang saya terima baling-baling pesawat mengalami gangguan. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius,” ujar Aprem kepada Radar Nunukan, Kamis (17/5).

Dirinya pun mempertanyakan bentuk kerja sama antar maskapai Aviastar dengan Dishub Nunukan. Seharusnya, ada armada cadangan dari maskapai, sehingga jika terjadi gangguan pelayanan tetap berjalan. Seharunya, kata Aprem, hal-hal seperti ini harus dipehatikan. Jangan terus berupaya agar mendapatkan maskapai namun melupakan hal yang teknis. “Setahu saya itu maskapai harusnya memiliki armada cadangan. Ini yang kami pertanyakan. Apakah maskapai ini memiliki armada cadangan. Jika tidak tentunya masyarakat kembali dirugikan. Kontrak berjalan tetapi tidak melayani,” tegas politisi Gerindra ini.

Untuk itu, pihaknya berharap agar Dishub Nunukan segera memberikan klarifikasi ke masyarakat agar hal ini tidak menjadi bias. Sebab, jika tidak ada penjelasan alasan tidak melayani tentunya dapat membuat masyarakat ketakutan. “Proses ini sudah lama ditunggu harusnya melayani sejak Februari namun molor hingga Mei dan gagal terbang perdana lagi. Harusnya ada penjelasan dari Dishub Nunukan untuk mengatasi persoalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Edi menyampaikan, armada Aviastar tiba di Nunukan pada Selasa (15/5) lalu. Saat itu penumpang yang menunggu telah melakukan proses check in, namun baling-baling pesawat sebelah kiri mengalami kerusakan sehingga batal berangkat. “Saati ini sedang perbaikan. Pihak maskapai sudah mendatangkan tenaga teknisi dari Jakarta,” bebera Edi.

Dijelaskan, Dishub Nunukan memberikan somasi kepada maskapai jika tidak mampu melayani penumpang agar segera mendatangkan armada cadangan untuk melayani. Dan hali itu membutuhkan waktu sekira dua hari. Sebab, armada cadangan berada di Papau. “Kami somasi jika sampai sore (Rabu) pesawat belum siap harus datangkan pesawat cadangan. Sebab, ini sesuai dengan perjanjian kontrak yang ditandatangani bersama maskapai dan Dishub Nunukan,” jelasnya. (akz/ash) 

Baling-baling Gangguan, Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang 2018 harus menunda penerbangan perdana. Sebab, salah satu baling armada jenis twin otter ini mengalami gangguan.

Kondisi ini disesalkan ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem. Ia mempertanyakan komitmen antar maskapai dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan yang telah melaksanakan kerja sama. “Kemarin tidak jadi terbang perdana. Mengapa hal ini bisa terjadi. Infomasi yang saya terima baling-baling pesawat mengalami gangguan. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius,” ujar Aprem kepada Radar Nunukan, Kamis (17/5).

Dirinya pun mempertanyakan bentuk kerja sama antar maskapai Aviastar dengan Dishub Nunukan. Seharusnya, ada armada cadangan dari maskapai, sehingga jika terjadi gangguan pelayanan tetap berjalan. Seharunya, kata Aprem, hal-hal seperti ini harus dipehatikan. Jangan terus berupaya agar mendapatkan maskapai namun melupakan hal yang teknis. “Setahu saya itu maskapai harusnya memiliki armada cadangan. Ini yang kami pertanyakan. Apakah maskapai ini memiliki armada cadangan. Jika tidak tentunya masyarakat kembali dirugikan. Kontrak berjalan tetapi tidak melayani,” tegas politisi Gerindra ini.

Untuk itu, pihaknya berharap agar Dishub Nunukan segera memberikan klarifikasi ke masyarakat agar hal ini tidak menjadi bias. Sebab, jika tidak ada penjelasan alasan tidak melayani tentunya dapat membuat masyarakat ketakutan. “Proses ini sudah lama ditunggu harusnya melayani sejak Februari namun molor hingga Mei dan gagal terbang perdana lagi. Harusnya ada penjelasan dari Dishub Nunukan untuk mengatasi persoalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Edi menyampaikan, armada Aviastar tiba di Nunukan pada Selasa (15/5) lalu. Saat itu penumpang yang menunggu telah melakukan proses check in, namun baling-baling pesawat sebelah kiri mengalami kerusakan sehingga batal berangkat. “Saati ini sedang perbaikan. Pihak maskapai sudah mendatangkan tenaga teknisi dari Jakarta,” bebera Edi.

Dijelaskan, Dishub Nunukan memberikan somasi kepada maskapai jika tidak mampu melayani penumpang agar segera mendatangkan armada cadangan untuk melayani. Dan hali itu membutuhkan waktu sekira dua hari. Sebab, armada cadangan berada di Papau. “Kami somasi jika sampai sore (Rabu) pesawat belum siap harus datangkan pesawat cadangan. Sebab, ini sesuai dengan perjanjian kontrak yang ditandatangani bersama maskapai dan Dishub Nunukan,” jelasnya. (akz/ash) 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 16:19

Warga Minta Manajer PLN Nunukan Mundur!!

NUNUKAN - Aksi damai sejumlah mahasiswa yang tergabung dari HMI Nunukan dan PMMI Nunukan serta Aliansi…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:14

Penetapan DPS 130.464 Pemilih

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS)…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:08

Stok Elpiji Lokal Cepat Habis, Sulit Didapatkan

NUNUKAN -  Keberadaan tabung gas 14 Kilogram (Kg) asal Malaysia sangat diminati para warga Nunukan…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:43

Pelayanan Disdukcapil Dibatasi

NUNUKAN – Meningkatnya permohonan masyarakat pasca cuti bersama hari raya Idulfitri 1439 Hijriah…

Jumat, 22 Juni 2018 11:52

Pengelola Arang Kayu Sempat Diperiksa Polisi

NUNUKAN – PT Palem Segar Lestari yang melakukan pengelolaan arang kayu di Kecamatan Sembakung,…

Jumat, 22 Juni 2018 11:43

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Jumat, 22 Juni 2018 11:30

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .