MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Mei 2018 12:04
Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana
RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN GAGAL: Adanya gangguan pada baling-baling sebelah kiri membuat maskapai Aviastar tak dapat melayani penumpang menuju Long Bawan, Krayan.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang 2018 harus menunda penerbangan perdana. Sebab, salah satu baling armada jenis twin otter ini mengalami gangguan.

Kondisi ini disesalkan ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem. Ia mempertanyakan komitmen antar maskapai dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan yang telah melaksanakan kerja sama. “Kemarin tidak jadi terbang perdana. Mengapa hal ini bisa terjadi. Infomasi yang saya terima baling-baling pesawat mengalami gangguan. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius,” ujar Aprem kepada Radar Nunukan, Kamis (17/5).

Dirinya pun mempertanyakan bentuk kerja sama antar maskapai Aviastar dengan Dishub Nunukan. Seharusnya, ada armada cadangan dari maskapai, sehingga jika terjadi gangguan pelayanan tetap berjalan. Seharunya, kata Aprem, hal-hal seperti ini harus dipehatikan. Jangan terus berupaya agar mendapatkan maskapai namun melupakan hal yang teknis. “Setahu saya itu maskapai harusnya memiliki armada cadangan. Ini yang kami pertanyakan. Apakah maskapai ini memiliki armada cadangan. Jika tidak tentunya masyarakat kembali dirugikan. Kontrak berjalan tetapi tidak melayani,” tegas politisi Gerindra ini.

Untuk itu, pihaknya berharap agar Dishub Nunukan segera memberikan klarifikasi ke masyarakat agar hal ini tidak menjadi bias. Sebab, jika tidak ada penjelasan alasan tidak melayani tentunya dapat membuat masyarakat ketakutan. “Proses ini sudah lama ditunggu harusnya melayani sejak Februari namun molor hingga Mei dan gagal terbang perdana lagi. Harusnya ada penjelasan dari Dishub Nunukan untuk mengatasi persoalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Edi menyampaikan, armada Aviastar tiba di Nunukan pada Selasa (15/5) lalu. Saat itu penumpang yang menunggu telah melakukan proses check in, namun baling-baling pesawat sebelah kiri mengalami kerusakan sehingga batal berangkat. “Saati ini sedang perbaikan. Pihak maskapai sudah mendatangkan tenaga teknisi dari Jakarta,” bebera Edi.

Dijelaskan, Dishub Nunukan memberikan somasi kepada maskapai jika tidak mampu melayani penumpang agar segera mendatangkan armada cadangan untuk melayani. Dan hali itu membutuhkan waktu sekira dua hari. Sebab, armada cadangan berada di Papau. “Kami somasi jika sampai sore (Rabu) pesawat belum siap harus datangkan pesawat cadangan. Sebab, ini sesuai dengan perjanjian kontrak yang ditandatangani bersama maskapai dan Dishub Nunukan,” jelasnya. (akz/ash) 

Baling-baling Gangguan, Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang 2018 harus menunda penerbangan perdana. Sebab, salah satu baling armada jenis twin otter ini mengalami gangguan.

Kondisi ini disesalkan ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem. Ia mempertanyakan komitmen antar maskapai dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan yang telah melaksanakan kerja sama. “Kemarin tidak jadi terbang perdana. Mengapa hal ini bisa terjadi. Infomasi yang saya terima baling-baling pesawat mengalami gangguan. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius,” ujar Aprem kepada Radar Nunukan, Kamis (17/5).

Dirinya pun mempertanyakan bentuk kerja sama antar maskapai Aviastar dengan Dishub Nunukan. Seharusnya, ada armada cadangan dari maskapai, sehingga jika terjadi gangguan pelayanan tetap berjalan. Seharunya, kata Aprem, hal-hal seperti ini harus dipehatikan. Jangan terus berupaya agar mendapatkan maskapai namun melupakan hal yang teknis. “Setahu saya itu maskapai harusnya memiliki armada cadangan. Ini yang kami pertanyakan. Apakah maskapai ini memiliki armada cadangan. Jika tidak tentunya masyarakat kembali dirugikan. Kontrak berjalan tetapi tidak melayani,” tegas politisi Gerindra ini.

Untuk itu, pihaknya berharap agar Dishub Nunukan segera memberikan klarifikasi ke masyarakat agar hal ini tidak menjadi bias. Sebab, jika tidak ada penjelasan alasan tidak melayani tentunya dapat membuat masyarakat ketakutan. “Proses ini sudah lama ditunggu harusnya melayani sejak Februari namun molor hingga Mei dan gagal terbang perdana lagi. Harusnya ada penjelasan dari Dishub Nunukan untuk mengatasi persoalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Edi menyampaikan, armada Aviastar tiba di Nunukan pada Selasa (15/5) lalu. Saat itu penumpang yang menunggu telah melakukan proses check in, namun baling-baling pesawat sebelah kiri mengalami kerusakan sehingga batal berangkat. “Saati ini sedang perbaikan. Pihak maskapai sudah mendatangkan tenaga teknisi dari Jakarta,” bebera Edi.

Dijelaskan, Dishub Nunukan memberikan somasi kepada maskapai jika tidak mampu melayani penumpang agar segera mendatangkan armada cadangan untuk melayani. Dan hali itu membutuhkan waktu sekira dua hari. Sebab, armada cadangan berada di Papau. “Kami somasi jika sampai sore (Rabu) pesawat belum siap harus datangkan pesawat cadangan. Sebab, ini sesuai dengan perjanjian kontrak yang ditandatangani bersama maskapai dan Dishub Nunukan,” jelasnya. (akz/ash) 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*