MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 17 Mei 2018 11:17
Temukan Barang Terlarang di Lapas
PEMERIKSAAN: Personel Lapas Kelas II B Nunukan melakukan pemeriksaan di ruang hunian, Senin (14/5). LAPAS NUNUKAN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu lalu terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nunukan, razia pun dilakukan. Hasilnya, sejumlah barang terlarang ditemukan di ruang hunian Lapas Nunukan.

Kepala Lapas Kelas II B Nunukan R. Nurwulan Hadi Prakoso menjelaskan, razia ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya ganggunan keamanan di Lapas Nunukan. Sebab, jumlah penghuni Lapas saat ini melebihi kapasitas daya tampung. “Beberapa barang terlarang ditemukan di antaranya ponsel sebanyak delapan buah, pisau, cutter,” ujar Kalapas Nunukan, R. Nurwulan Hadi Prakoso kepada Radar Nunukan, Senin (14/5).

Dijelaskan, razia yang dilakukan juga merupakan rangkaian peningkatan keamanan dan kewaspadaan jelang Ramadan dan Idul Fitri sesuai arahan Dirjen Pemasyarakatan ke seluruh UPT Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia.

Disebutkan, kapasitas hunian Lapas Nunukan sebanyak 260 orang. Namun jumlah penghuni sudah hampir empat kali lipat, yakni sebanyak 923 warga binaan.

Diketahui, Lapas Nunukan memiliki empat blok, di antaranya blok A yang memiliki 14 kamar, serta dua kamar yang diperuntukkan bagi anak di bawah umur. Lalu blok B, memiliki delapan kamar dan blok C sebanyak 18 kamar serta blok D 13 kamar, satu ruang isolasi dan untuk staf 10 kamar. Tentunya, keamanan lapas menjadi perhatian serius agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Barang yang disita petugas Lapas bakal dikumpulkan untuk dilakukan pemusnahan. Jika nantinya masih ditemukan barang yang dilarang tentunya tindakan tegas akan dikenakan kepada penghuni lapas,” tegasnya.

Lanjutnya, razia secara rutin ini akan terus dilakukan. Jika ditemukan adanya penghuni yang diduga menjadi target operasi dari pihak Lapas, maka tidak menutup kemungkinan razia akan dilakukan pada malam hari maupun secara tiba-tiba.

Selanjutnya jika penghuni masih juga didapati melakukan pelanggaran yang sama dengan membawa barang yang dilarang, sanksi tegas pun menanti mereka.“Kami akan tegas menindak. Tidak ada toleransi,” tegasnya. (akz/ash)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*