MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 16 Mei 2018 22:24
Selidiki Perusak, Harus Penuhi Syarat
RUSAK: Baliho pasangan calon Pilwali Tarakan kembali dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab. Johanny/ Radar Tarakan

PROKAL.CO, Baliho pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan kembali bertambah.  Sebelumnya dua baliho rusak di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Juata Laut. Kemarin kembali ditemukan baliho yang sudah tak utuh lagi di persimpangan traffic light  wilayah Juata Permai Kecamatan Tarakan Utara.

Menemukan hal itu, KPU Kota Tarakan bersama Panwaslu Kota Tarakan, Panwascam Tarakan Utara, Polres Tarakan dan Satpol PP Kota Tarakan langsung melihat ke lokasi baliho yang rusak.

Salah seorang warga Jalan Aki Balak Kelurahan Juata Kerikil, Jono mengungkapkan, perusakan baliho salah satu paslon ini sudah terjadi Selasa (15/5) dini hari. Dia tidak mengetahui persis siapa pelaku perusakan tersebut karena kondisi hujan deras. Lalu, perusakan kembali terjadi yang diperkirakan perusakannya baliho dilakukan Rabu (16/5) antara pukul 03.00 Wita hingga 04.00 Wita.

“Karena saya masih ada (di warung, Red) sampai pukul 02.00 Wita. Saya tutup warung pukul 01.00 Wita dan bersih-bersih sampai pukul 02.00 Wita,” tuturnya.

Dia tidak melihat sesuatu yang mencurigakan. Seperti kondisi biasanya, warga dan pembeli masih ada nongkrong di warung hingga pukul 02.00 Wita dan baliho tersebut masih terpasang.

“Pagi-pagi (Rabu, Red) sekitar pukul 05.00 Wita, saat saya membersihkan halaman warung, saya melihat baliho sudah rusak,” ujarnya.

Anggota Panwascam Tarakan Utara Suryani mengatakan, dia mendapat informasi perusakan dua baliho di Jalan Pangeran Aji Iskandar pada tanggal 9 Mei. Menurut informasi yang diterimanya dari Polsek Tarakan Utara, hingga pukul 23.30 Wita kondisi baliho masih utuh atau tidak rusak.

“Pagi harinya warga melihat baliho sudah rusak. Namun tidak ada yang melihat langsung siapa yang merusak,” ujarnya.

Selanjutnya perusakan baliho terjadi di Jalan Aki Balak, simpang Intraca selama dua hari berturut yaitu Selasa (15/5) baliho paslon nomor urut 4 dan Rabu (16/5) pada baliho paslon nomor urut 1. Diperkirakan (perusakan, Red) antara pukul 01.00 Wita hingga pukul 05.00 Wita.

“Kami anggap temuan tetapi tetap kami periksa apakah memenuhi unsur atau tidak. Artinya kalau ada saksi yan bisa memenuhi syarat kami laporkan. Ini temuan awal. Kalau sampai nanti 7 hari tidak memenuhi syarat kami laporkan ke Panwaslu Kota Tarakan namun tidak berpotensi menjadi pelanggaran,” tuturnya.

Anggota Panwaslu Tarakan Zul Fauzi mengatakan,  sejak dua hari yang lalu telah mengirimkan surat kepada KPU Kota Tarakan untuk memberikan imbauan dan usulan untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan maupun Pemkot Tarakan untuk mengamankan  alat peraga kampanye.

“Karena memang perintahnya, KPU berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun aparat keamanan  algaka,” ujarnya.

Hal ini juga dilakukan karena pemeliharan algaka berada di paslon namun mekanismenya, paslon tidak bisa langsung mencetak terlebih dahulu. “Kalau ada baliho rusak paslon meminta ke KPU,  KPU mengeluarkan izin lalu dicetak dan dipasang lagi,” tuturnya,

Sebagai tindak lanjut dari dugaan perusakan algaka ini, ia mengusulkan kepada Panwascam Tarakan Utara bahwa dalam proses penanganan pelanggaran ada syarat formil materilnya. Syarat formil itu adalah terlapor atau pelaku. Sampai saat ini  pihaknya belum menemukan “Sampai hari ini juga belum menemukan,” ujarnya.

Sementara itu, ada jangka waktu tujuh hari setelah ditemukan harus diregister laporan tersebut dan kalau tidak maka kedaluwarsa. Kalau kejadian di depan Polsek Tarakan Utara kejadiannya tanggal 9 Mei 2018 dan telah 7 hari berlalu.

“Kalau tidak memenuhi syarat formil materil, tidak bisa kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Jika misalnya dari penelusuran Panwascam Tarakan Utara nantinya bisa menemukan siapa terduga pelakunya, nanti bisa ditindaklanjuti. Ada ancaman pidana terhadap pelaku perusakan atau menghilangkan baliho, yaitu pada pasal 187 dengan ancaman minimal pidana 1 bulan dan maksimal 6 bulan.

“Jangan sampai masyarakat yang lain juga ikut-ikutan, (merusak, Red) karena ada ancaman pidananya,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua KPU Kota Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima perusakan algaka paslon bertambah. Pada prinsipnya pemasangan, pemeliharan, dan penggantian algaka baliho yang rusak menjadi tanggung jawab masing-masing paslon. Tentu pihaknya sebagai penyelenggara bersama Panwaslu Kota Tarakan, Polres Tarakan, dan Satpol PP Kota Tarakan tentu tidak akan tinggal diam terhadap kejadian ini.

“Ini menjadi perhatian dan koordinasi kami,” tuturnya.

Banyak kemungkinan motif oknum yang melakukan perusakan tersebut. Namun  apapun motifnya, hal itu merupakan perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena diketahui bersama tujuan pemasangan algaka kampanye untuk menyampaikan dan mengingatkan  ke masyarakat bahwa nantinya pada tanggal 27 Juni 2018 akan ada pelaksanakan pemilihan kepala daerah di Kota Tarakan.

“Gambar yang ditampilkan dalam algaka baliho tersebut adalah gambar (sosok, Red) pilihan-pilihan kepada masyarakat. Sehingga biarlah masyarakat yang melihat dan jangan sampai dirusak,” ujarnya.

Pemasangan algaka sebagai informasi akan sangat memberikan pengaruh kepada masyarakat. Karena seringnya melihat paslon yang akan dipilihnya nanti, maka akan semakin memantapkan pilihannya nanti pada tanggal 27 Juni. Ketika ada perusakan algaka maka akan mengganggu. Oknum siapapun yang merusak sebenarnya berhadapan dengan masyarakat, meski secara teknis berhadapan dengan aparat.

“Rakyat yang sepenuhnya berdaulat dan mempunyai hak pilih. Dalam proses menuju pemilihan, masyarakat disajikan informasi paslon yang akan dipilih nanti,” ujarnya.

Ia berharap ada pengawasan yang melekat serta pengawasan parsitipatif dari masyarakat seperti yang sering disosialisasikan oleh Panwaslu Kota Tarakan. Ketika ada potensi dan kejadian serupa agar segera dilaporkan. Ia juga berhadap dari kejadian ini, tim masing-masing paslon agar tidak terpancing dan saling mencurigai. Kondisi yang baik hendaknya dijaga hingga proses pemilihan nantinya.

“Sama-sama kita menjaga serta masyarakat jeli mengawasi. Pasang mata dan pasang telinga. Ini harus dicegah,” tuturnya

KERUSAKAN BALIHO BUKAN AJANG REBUT SIMPATI

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Hj. Umi Suhartini dan Mahruddin Mado, Herman menepis kabar kerusakan baliho merupakan langkah untuk menarik simpati masyarakat. Sebab menurutnya kerusakan baliho tidak berhubungan dengan perolehan simpati yang dapat meningkatkan elektabilitas paslon. Akan tetapi, persoalan rusaknya baiho tersebut dikarenakan adanya oknum masyarakat yang iseng merusak yang dapat menimbulkan multi tafsir.

“Kalau baliho dirusak untuk menaikkan elektabilitas maksudnya bagaimana? Apa yang mau direbut dengan rusaknya baliho?,” tuturnya.

Jika dilakukan secara sengaja, Herman menyatakan bahwa pihaknya pasti akan melakukan jumpa pers tanpa harus melakukan komunikasi kepada Panwaslu maupun Polsek. Hanya saja, begitu kejadian kerusakan baliho diketahui, pihaknya langsung melakukan komunikasi ke Panwaslu dan Polsek untuk mencari tahu sosok pelaku rusaknya baliho tersebut.

“Justru kami laporkan ke pihak berwenang terkait hal ini. Jangan sampai jadi multi tafsir,” katanya.

Menurut Herman, kerusakan baliho justru merugikan. Sebab mereka harus mengeluarkan sejumlah anggaran untuk melakukan perbaikan baliho, lain lagi fungsi baliho yang ialah untuk mengenalkan figur paslon secara langsung kepada masyarakat melalui foto paslon yang terpampang di baliho tersebut.

“Kemarin kami menyerahkan kepada KPU, sesuai aturan. Tapi kemungkinan akan kami ganti, tapi lihat dulu konteksnya. Takutnya nanti pas diganti malah dirusak lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan Sofian Raga dan Sabar Santuso, Makbul SE menyatakan bahwa pernyataan yang mengatakan bahwa kerusakan baliho tersebut hanyalah trik paslon untuk meraih simpati merupakan sebuah hal yang tidak benar.“Saya tegaskan, itu tidak benar,” bebernya.

Sementara itu, untuk perbaikan baliho baru akan dirapatkan oleh pihaknya. Sebab hal ini belum dibahas oleh pihaknya sampai saat ini.“Nanti akan kami bahas diinternal tim kami,” singkatnya.

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 20:22

Padahal Selalu Ada Pemeliharaan, Tapi Listrik Sering Padam

  TARAKAN - Masyarakat Tarakan mengeluh lantaran listrik PLN kembali padam hampir di seluruh wilayah,…

Senin, 16 Juli 2018 16:19

Arkanata Akram Menjadi Saksi Sportivitas Pecinta Sepakbola

Menyaksikan Final Piala Dunia Rusia 2018 asyiknya dengan nonton bareng (nobar). Seperti kemeriahan nobar…

Senin, 16 Juli 2018 16:17

BNNP Berharap Gedung Rehabilitasi Dihibahkan

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara berharap gedung rehabilitasi pengguna…

Senin, 16 Juli 2018 16:16

Pura-Pura Miskin Tidak Diterima

Jalur keluarga miskin (gakin) dengan kuota minimal 50 persen, dengan maskimal tidak terbatas dimanfaatkan…

Senin, 16 Juli 2018 16:15

Manipulasi SKTM, Tindak Tim Verifikasi

PENGGUNAAN surat keterangan tidak mampu (SKTM) oleh masyarakat yang tergolong mampu, membuat sistem…

Senin, 16 Juli 2018 16:13

Selamatkan Diri, Lempar Anak Lewat Jendela

TARAKAN - Apa pun pasti akan dilakukan seorang ibu saat mendapati buah hatinya dalam bahaya. Begitu…

Senin, 16 Juli 2018 09:14

Negosiasi Berjam-jam, Pelantikan FPI Batal

TARAKAN – Ratusan personel dari TNI dan Polri, Sabtu (14/7) melakukan pengamanan di terminal Bandara…

Senin, 16 Juli 2018 09:13

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan,…

Senin, 16 Juli 2018 09:12

Wisata Asyik ke Embung Geomembran

SELAIN menawarkan banyak wisata budaya, masih ada satu wisata yang enggak kalah menarik dan wajib banget…

Senin, 16 Juli 2018 09:10

Jalan Gunung Selatan Jadi Lokasi TPS

TARAKAN– Jalan Gunung Selatan yang sebenarnya merupakan “paru-paru” bagi Bumi Paguntaka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .