MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 16 Mei 2018 10:49
GILA BAH..!! Jelang Ramadan, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu
INT

PROKAL.CO, NUNUKAN — Antisipasi pemerintah terhadap kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) telah dimulai sejak pekan lalu. Saat ini dinyatakan berhasil lantaran tak terjadi kenaikan signifikan di lapangan. Khususnya di tingkat agen dan distributor sembako.

Kendati demikian, kenaikan harga justru terjadi pada tabung gas melon 3 kilogram yang tak terpantau. Menjelang Ramadan, kini harga per tabung tembus Rp 35 hingga 50 ribu. Harga itu diperoleh warga dari para pengecer. Sebab, untuk mendapatkan di sub agen atau pangkalan resmi saat ini sedang kosong.

Sejumlah warga mulai gerah dan geram. Sebab, harganya sangat jauh berbeda dengan yang disebut pemerintah. Harganya berselisih jauh. Dari Rp 16.500 menjadi Rp 35 ribu. Terdapat selisih Rp 18.500. “Terpaksa saja belinya. Walaupun harganya bisa dapat dua tabung kalau belinya di pangkalan resmi,” ujar Ariani, warga Kelurahan Nunukan Utara saat ditemui media ini, usai menukarkan gas melonya di salah satu pengecer kemarin.

Ia mengaku heran dengan tindakan pengawasan dari instansi terkait. Karena hal tersebut seakan dibiarkan berlangsung. Padahal, kejadian itu hampir terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara). Ia mengatakan, dirinya hanya dapat membeli gas subsidi pemerintah itu di pengecer saja. Sebab, di pangkalan resmi sudah tidak bisa. Sebab, stoknya kosong dan sedang menunggu suplai dari agen. “Mau beli di mana lagi. Di pangkalan habis. Mau tidak mau beli di pengecer saja,” bebernya. 

Seorang pemilik sub agen membenarkan adanya keterlambatan kedatangan stok LPG 3 kg saat ini. Masyarakat yang membutuhkan diharapkan bersabar karena saat ini sedang dalam proses perjalanan ke Nunukan. “Informasi agen begitu. Tapi, memang lagi kosong kalau di tempat kami. Tidak tahu kalau di tempat lain. Seperti di pengecer,” ujar Aco kepada media ini. 

Diakuinya terjadinya kelangkaan ini karena murni keterlambatan stok dari Balikpapan saja. Ia yakin alasan keterlambatan tersebut setelah mengkonfirmasi hal ini ke pihak agen. “Memang terlambat. Bisa saja cuaca atau ada hal lain. Yang jelas, kalau diantarkan berarti sudah datang,” ujarnya. 

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan Hasan Basri Mursali membenarkan jika stok di pangkalan resmi saat ini sedang kosong. Jadi, penyaluran tidak bisa dilakukan. “Insya Allah, besok masuk. Kalau jadwalnya, Kamis lalu sudah masuk. Tapi, mungkin cepat habis,” kata Hasan Basri Mursali saat dikonfirmasi kemarin.

Kendati demikian, mengenai harganya, hanya di tingkat pangkalan resmi saja yang dapat dipantaunya. Sebab, pangkalan resmi merupakan tempat penyaluran langsung ke masyarakat. Bukan untuk dijual lagi. Makanya, harganya sesuai HET yang ditentukan. “Kalau di pangkalan resmi yang menjual Rp 35 ribu per tabung, ada bukti langsung kami tindak. Tapi, kalau di pengecer itu yang susah. Harusnya ada tindakan aparat hukum,” jelasnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…

Kamis, 20 September 2018 12:17

Pilpres dan Pileg Dipastikan Tidak Saling Menganggu

NUNUKAN – Tim sukses untuk pemilihan presiden (pilpres) tak hanya heboh di tingkat nasional. Di…

Kamis, 20 September 2018 12:16

Satpol PP Akui Sulit Tangani Anjing Liar di Jalan Umum

NUNUKAN – Korban keberadaan anjing liar di Nunukan, baik kecelakaan lalu lintas maupun digigit…

Rabu, 19 September 2018 11:16

Tunggu Kepastian Penggunaan Jalan

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan masih kesulitan dalam mengatur para pedagang ikan…

Rabu, 19 September 2018 11:13

Rini Azhara Diduga Diculik?

NUNUKAN – Kehilangan Rini Azhara (7) memasuki hari ketujuh sejak Rabu (12/9). Hingga kemarin pun…

Rabu, 19 September 2018 11:07

Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .