MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 16 Mei 2018 10:36
Tekan Angka Kecelakaan dengan Traion-Spot

Siswa Tarakan Peraih Medali Emas di Ajang Infomatrix Olympiad Rumania 2018

DOKUMENTASI PRIBADI MEMBANGGAKAN: Dua siswa SMAN 1 Tarakan berhasil mendapatkan medali emas di ajang Internasional, keduanya besama Kedutaan Besar Indonesia di Rumania.

PROKAL.CO, MESKI masih berada di Rumania, Radar Tarakan berhasil menghubungi Ari Pardoan Manurung, salah satu siswa peraih medali emas di Infomatrix Olympiad Rumania. Keduanya bertolak ke Rumania, pada 7 Mei lalu dan didampingi dua pembimbing. Salah satunya pendamping dari Cosmos Education. 

Sebelumnya, Ari dan Henry meraih medali emas pada ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2018 . Hal itulah yang mengantarkan keduanya untuk kembali berlaga di kancahi. Bersyukur, kerja keras siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Tarakan ini itu diganjar dengan raihan emas.

Diceritakan Ari, mereka menemukan ide membuat aplikasi Traion-Spot berdasarkan pengalaman pribadi. Selama ini meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas sudah menjadi masalah besar bagi masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi di berbagai belahan dunia. Pada aplikasi Traion-Spot keduanya merancang berbagai fitur. Di antaranya memvisualisasikan titik rawan kecelakaan pada pengguna aplikasi, membuat laporan tentang pelanggaran lalu lintas yang berbuah keuntungan bagi pelapor dalam fitur Train-E Report, dan pengguna juga dapat belajar segala hal yang berkaitan tentang rambu-rambu, peraturan, dan undang-undang lalu lintas dalam fitur Train-Traffic Education.

“Berawal dari pengalaman pribadi sebenarnya, kurangnya informasi tentang titik rawan kecelakaan, serta tingginya angka kecelakaan dan tingginya angka pelanggaran terhadap peraturan berlalu lintas membuat kami semakin yakin untuk membuat layanan aplikasi Traion—Spot. Aplikasi kami dipilih  dikarenakan dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam rangka meminimalisir angka kecelakaan, dan miminimalisir angka pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas, serta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Butuh waktu sekitar dua bulan untuk merampungkan aplikasi Traion-Spot sebelum dibawa untuk bersaing dengan berbagai program karya remaja dari di penjuru dunia. Anak dari Surtan Manurung ini mengakui jika ia bersama rekannya, mempelajari program aplikasi yang secara autodidak.

“Persiapannya sekitar dua bulan, karena aplikasi yang dibawakan hanya disempurnakan beberapa fitur saja, soalnya aplikasinya sama seperti yang dibawakan saat mendapatkan medali emas di ISPO tingkat nasional lalu, yah jadi hanya tinggal perbaikan beberapa bagian pada aplikasi dan web service serta mempersiapkan beberapa perlengkapan lainnya. Kesulitan sih banyak, karena semua kami pelajari itu autodidak untuk program aplikasinya mulai dari buka YouTube, nyari di Google, pokoknya semua dari internet belajarnya jadi kendala ya pasti banyak, syukurnya bisa terlewati,” tambah remaja pria kelahiran Tarakan 1 Juli 2001 ini.

Atas keberhasilan yang diraih Ari dan Henry, keduanya tidak hentinya bersyukur. Keduanya yakin keberhasilan yang diraih tidak lepas dari doa serta dukungan dari orang-orang terkasihnya. Tidak berhenti di sini, pada kepulangannya ke Indonesia pada 18 Mei mendatang, Ari dan Henry mengaku akan kembali menciptakan suatu karya cemerlang yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Namun keduanya masih merahasiakannya.

“Puji Tuhan sangat bersyukur sekali bisa dikasih sama Tuhan Yesus kemenangan kayak gini, enggak pernah kami bayangkan sebelumnya, mungkin itu efek dari banyak berdoa sama banyak berusaha harapannya semoga bisa menciptakan karya-karya inovatif lagi terus bisa menjadi terang di mana pun kami berada. Setelah pulang ini ada ide cemerlang yang akan kami buat untuk bantu masyarakat juga, tapi kami mau keep dulu untuk sementara, soalnya ujian udah pada dekat semua,” ungkapnya.

Terlepas dari keberhasilan yang diraih Ari dan Henry, mereka berdua juga berharap akan ada lebih banyak lagi remaja khususnya di Kalimantan Utara, yang dapat mengukir prestasi dan membanggakan tanah air. 

“Untuk teman-teman, teruslah berkarya buat bangsa dan negara bangga, karena kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi? Saya punya satu prinsip dalam hidup yaitu, bangunlah saat yang lain masih tertidur, bekerjalah saat yang lain baru terbagun, yakinlah saat yang lain masih bersusah payah kita sudah di atas, jangan lupa banyak berdoa dan berusaha. Tanpa Tuhan kita bukan apa-apa,” tutupnya. (***/lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 10:38

Ustaz Abdul Somad Tiba di Bandara Juwata

TARAKAN - Senin (22/10) sekira pukul 08.00 Wita, Ustaz  Abdul Somad akhirnya tiba di Bandara Internasional…

Senin, 22 Oktober 2018 10:26

Sukiman, Hidup Sebatang Kara di Usia Senja

PERNAHKAH kita membayangkan, hidup sebatang kara di usia dengan penyakit yang membuat kita tak dapat…

Senin, 22 Oktober 2018 10:23

Tersangka Beber Keterangan Palsu

BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara melakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan…

Senin, 22 Oktober 2018 10:20

Empat Pelanggan Setia Dapat Voucer STB

TARAKAN – Keseruan dari empat pelanggan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Tarakan, berhasil memenangkan…

Senin, 22 Oktober 2018 10:03

Panitia Genjot Persiapan XC Race

TARAKAN - Meski masih memiliki waktu dua bulan sebelum melaksanakan XC race dan jambore sepeda di Bumi…

Senin, 22 Oktober 2018 10:02

TPA Overload, DLH Optimis Raih Adipura

TARAKAN- Penghargaan Adipura sampai saat ini belum diumumkan, meski penilaian telah berakhir beberapa…

Senin, 22 Oktober 2018 10:00

Politik Uang Ancaman Pemilu 2019

TARAKAN - Kursi legislatif memang sedang dalam incaran banyak orang saat ini. Tak jarang, untuk mendapatkan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:59

Jalan Ditimbun Batu Semakin Parah

TARAKAN – Ketua RT 16, Kelurahan Karang Anyar, M. Noor mengatakan, banyak titik jalan yang dikeluhkan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:57

Rusak, Penanganan Menunggu Dana

TARAKAN- Program sampah semesta yang sudah berjalan sampai saat ini masih menemukan kendala, dimulai…

Minggu, 21 Oktober 2018 22:24

Persatukan Keluarga hingga Menghibur Anak Petobo

RENTETAN gempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .