MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 15 Mei 2018 08:47
Inflasi Kaltara Masih Terkendali
UNGKAP PENYEBAB INFLASI: Rapat koordinasi tim pengendalian inflasi daerah (TPDI) se-Kalimantan Utara oleh Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie di salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso, Tarakan, kemarin (14/5). YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Meski dinobatkan sebagai provinsi termuda di Indonesia, laju inflasi di Kalimantan Utara (Kaltara) masih bisa dikendalikan. Gubernur Kaltara, H. Irianto Lambrie mengatakan bahwa sebelumnya Kaltara pernah mengalami deflasi akibat daya beli masyarakat yang menurun, sehingga harga barang menurun. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus bekerja keras.

“Alhamdullilah inflasi Kaltara relatif baik, kita bisa merasakan sendiri,” tuturnya.

Kenaikan inflasi disebabkan oleh kenaikan permintaan pada momen hari besar keagamaan nasional (HBKN) dan liburan, sesudah itu inflasi relatif menurun. Hal tersebut berdasarkan data 5 tahun terakhir.

Adapun risiko inflasi Kaltara seperti adanya kenaikan upah minimun kabupaten/kota 2018, Pilwali Tarakan dan Rakernas Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (Apeksi) yang diperkirakan akan meningkatkan permintaan masyarakat. Risiko lain, peningkatan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan, kenaikan cukai rokok sebesar 10,04 persen, gangguan distribusi pasokan bahan pangan dari sentra produksi di luar Kaltara dan faktor perubahan cuaca yang akan berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan dan tanaman pangan.

“Kalau harga naik, maka uang yang dikeluarkan masyarakat kita makin banyak. Itu juga mendorong peredaran uang makin banyak di masyarakat. Itu juga salah satu faktor peningkatan inflasi,” jelasnya.

Meski memiliki cakupan wilayah luas, namun pasokan bahan pangan di Kaltara masih berjalan lancar sampai saat ini. Untuk itu, pihaknya mewaspadai agar gangguan distribusi logistik dan faktor cuaca tidak menjadi kendala, sebab dapat mengganggu transportasi sehingga dapat menyebabkan terjadinya inflasi.

Inflasi yang meningkat bisa menyebabkan harga barang-barang yang beredar jadi lebih banyak, sehingga bisa menurunkan nilai mata uang. Untuk itu, pembangunan infrastruktur dan menjaring investor dianggap langkah tepat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut Irianto, jika pertumbuhan ekonomi sebuah daerah bagus, maka inflasi bisa dikendalikan. Jika terjadi inflasi, meski telah memiliki banyak lapangan pekerjaan, upah yang dimiliki masyarakat pun akan habis percuma, sebab hanya digunakan untuk pemenuhan konsumsi belaka. Untuk itu, jika telah demikian, maka masyarakat tidak akan mampu membiayai pendidikan anak, sebab upah yang didapat habis karena pembayaran barang yang mahal. Hal ini tentu tidak menyejahterakan masyarakat.

Hingga kini, angka inflasi Kaltara beberapa kali berada di bawah inflasi nasional. Hal tersebut berarti inflasi di Kaltara masih dalam keadaan stabil. Sebab telah banyak provinsi lain seperti Maluku, Papua dan provinsi lainnya dengan tingkat inflasi yang berada di atas nasional.

“Jadi Kaltara termasuk baik angka inflasinya, demikian juga dari pertumbuhan ekonomi, karena pada 2017 lalu pertumbuhan ekonomi Kaltara tertinggi di Kalimantan,” ucapnya.

Melalui hal tersebut, ia mengharapkan agar dalam tahun ini kestabilan inflasi di Kaltara dan pertumbuhan ekonominya yang baik dapat terus dipertahankan. Bank Indonesia juga telah memperkirakan jika Kaltara berjalan normal dan banyak investasi. Dana APBD tahun ini dapat mencapai Rp 9,8 triliun. Hal tersebut tentu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltara, sebab telah berada di atas 7 persen.

“Kalau di atas 7 persen itu sudah surprise, karena pertumbuhan ekonomi kita di Indonesia di bawah 5 persen,” bebernya.

Nah, menjelang puasa ini pihaknya telah melakukan antisipasi terhadap oknum yang menyimpan barang dagangan saat Ramadan. Dengan membentuk tim pengawasan distribusi barang yang juga melibatkan Polri. Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan monitoring atau pengawasan langsung ke lapangan, terutama di kabupaten/kota yang ada di Kaltara.

“Jangan provinsi yang turun, kalau petugasnya belum dibentuk, segera dibentuk. Mereka harus mengecek distributor, agen, cek harga di pasar. Lihat ada enggak penimbunan barang, kalau penimbunan barang, polisi akan menindak itu tindakan pidana,” urainya.

 

TIM SATGAS PANGAN LAKUKAN SIDAK

Inspeksi Mendadak (Sidak) dilakukan Tim Satuan Tugas Pangan (Satgas) Pangan Tarakan ke beberapa distributor dan retail modern, Senin (14/5) untuk memastikan stok sembako jelang memasuki bulan Ramadan. Dari hasil sidak yang dilakukan Satgas Pangan Tarakan yang terdiri dari Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM), Polres Tarakan dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Tarakan memastikan kebutuhan akan stok sembako menjelang Ramadan dalam kondisi aman.

Kepala Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Tarakan Hidayat mengatakan, meski stok yang ada di distributor maupun retail modern aman, pihaknya masih menemukan adanya penjualan sembako di atas harga eceran tertinggi (HET). “Kami temukan ada salah satu retail modern yang menjual sembako yakni beras jenis premium di atas HET yang ditetapkan, HET Rp 13.300 per/kg, tapi kami temukan harganya Rp 15.800 per/kg,” bebernya.

“Apakah diberikan sanksi nantinya terkait ini, saya belum bisa memberitahukannya, karena kembali lagi kami akan melaporkannya ke pimpinan, nanti pimpinan yang akan mengambil keputusan,” kata pria yang juga sebagai Kepala Bidang Perlindungan Konsumen pada Disdagkop-UKM Tarakan ini.

“Katanya nanti akan dilakukan penyesuaian harga sesuai dengan HET,” ujarnya.

Dirinya menuturkan selama ini Disdagkop-UKM Tarakan melakukan pengawasan terkait harga pangan setiap tiga kali seminggu.

“Terkadang kita lakukan pengawasan terpadu yang masuk dalam tim Satgas Pangan yang terdiri dari Polres Tarakan, BPSK Tarakan dan termasuk Disdagkop-UKM Tarakan,” ucapnya.

Sementara itu salah satu retail modern yang didatangi oleh tim Satgas Pangan, Sinar Terang Bersaudara (STB) yang diwakili oleh Rio mengatakan, bahwa stok persediaan sembako selama bulan Ramadan sudah mencukupi. “Terkait HET sembako kami sudah mengikuti HET yang sudah ditentukan oleh Disdagkop dan UKM Tarakan,” bebernya.

“Kalau makanan dan minuman satu bulan sebelum expired kami lakukan penarikan, sementara untuk susu pertumbuhan anak 3 bulan sebelum expired kami tarik,” pungkasnya. (*/shy/jnr/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .