MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 15 Mei 2018 08:45
Insentif RT Minus Tarakan Tengah, TPP PNS Cuma Sebulan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN- Insentif ketua RT yang tertunda sejak awal 2018, akan cair paling lambat Selasa ini. Kepada Radar Tarakan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan tidak ada masalah terkait pembayaran insentif RT.

Secara pribadi dirinya mengaku belum melakukan pengecekan terhadap pencairan insentif RT di Tarakan. Namun menurutnya, pembayaran insentif RT sudah dalam proses. “Dalam data yang kami punya, itu (insentif RT) juga sudah tercantum. Artinya satu sampai dua hari ini sudah bisa dicairkanlah,” bebernya.

Dalam pembayaran insentif RT, menelan anggaran mencapai Rp 1.481.133.000. Simulasinya Rp 750 ribu per bulan. Nah, karena pembayaran insentif RT belum pernah dilakukan sejak Januari lalu, maka Pemkot bersama ketua RT memutuskan untuk membayar 3 bulan lebih dulu, sehingga setiap RT akan mendapatkan anggaran sebanyak Rp 2.250.000 dalam pencairan bulan ini.

Sedang untuk pembayaran insentif RT di April dan Mei akan dilakukan sebelum perayaan Idulfitri tiba, sebab pihaknya mengalami kendala pada keuangan. “Susulannya tetap dibayar, kami sudah tidak ada kendala dalam hal ini,” ucapnya.

Sementara itu, tambahan penghasilan pegawai (TPP) rencananya akan dibayarkan Pemerintah Kota (Pemkot) pekan ini. Hanya sebulan dari tiga bulan yang belum dibayarkan. Arief menuturkan bahwa pihaknya akan membayar TPP PNS dengan nilai Rp 12 miliar.

Berbeda dengan pemberian insentif RT, pada TPP PNS ini diberikan nominal yang berbeda pada setiap PNS yakni dengan melihat kehadiran, absensi dan kinerja. “Ini sedang dalam proses untuk dicairkan dalam minggu ini. Pencairan insentif RT dan TPP PNS hampir bersamaan,” ucapnya.

Pada pembayaran TPP PNS hanya dapat dibayar sebulan, sebab terkendala pada anggaran. Untuk diketahui, pembayaran TPP PNS tahun ini belum dilakukan sejak Februari 2018 ini.

Menanggapi hal tersebut, salah satu PNS Kota Tarakan yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa dirinya merasa kecewa dan keberatan jika TPP PNS hanya dapat dicairkan sebulan saja.

Apalagi mengingat kebutuhan di bulan Ramadan meningkat. Belum lagi biaya pendidikan anak di luar kota. “Sebaiknya dua atau tiga bulanlah TPP kami dicairkan, karena sangat diperlukan,” bebernya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tarakan Arbain, S.E, M.AP, dalam surat yang dikirim ke Redaksi Radar Tarakan mengungkap jika insentif ketua RT pada empat kecamatan melalui beberapa proses sebelum sampai ke tangan masing-masing. Pada Rabu 2 Mei lalu, BPKAD telah menerbitkan surat penyediaan dana (SPD). Kemudian surat perintah pencairan dana (SP2D) diterbitkan untuk tiga kecamatan, Tarakan Utara pada 8 Mei, Tarakan Barat pada 11 Mei dan Tarakan Timur pada 14 Mei.

Sementara Kecamatan Tarakan Tengah belum menyampaikan surat perintah membayar (SPM) dikarenakan dalam tahapan menghimpun nomor rekening bank masing-masing ketua RT. SP2D, kata dia, paling lambat diterbitkan setelah SPM diterima oleh BPKAD. “Pembayaran insentif RT bulan April dan Mei 2018 akan segera dialokasikan dalam tahapan pembayaran berikutnya, mengingat kebutuhan operasional RT dalam menunjang kegiatan di bulan Ramadan maupun Hari Raya Idulfitri,” tulis Arbain. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 00:19

Masing-Masing TPS Diawasi Bawaslu

TARAKAN – Sebanyak 300 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) akan disebar di Kota Tarakan. Untuk…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:47

Gowes Santai Usai Ramadan

TARAKAN - Goweser Bumi Paguntaka diharapkan kehadirannya dalam kegiatan gowes yang dilaksanakan pada…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:39

Gowes Santai Usai Ramadan

TARAKAN - Goweser Bumi Paguntaka diharapkan kehadirannya dalam kegiatan gowes yang dilaksanakan pada…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:28

Butuh Perbaikan Jalan dan Siring Drainase

Tarakan—Kondisi jalan yang rusak turut mengganggu kenyamanan masayarakat saat melintas, tidak…

Jumat, 22 Juni 2018 21:37

Setelah ASN, Ketua RT pun Harus Disorot

TARAKAN – Keterlibatan KM yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) dalam black campaign menambah…

Jumat, 22 Juni 2018 19:10

Harapkan Hasil Penelitiannya Dimanfaatkan Masyarakat

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).Novita…

Jumat, 22 Juni 2018 13:46

Layaknya Anyaman Dipersatukan dengan Silaturahmi

Biasanya sepekan setelah Idulfitri, sebagian umat muslim khususnya berdarah suku Jawa selalu melaksanakan…

Jumat, 22 Juni 2018 13:37

SIMPATISAN YANG HADIR SESUAI PREDIKSI

TARAKAN – Tahapan kampanye akbar pasangan calon (paslon) nomor dua Khairul dan Effendhi Djuprianto…

Jumat, 22 Juni 2018 13:28

Menpan-RB Lakukan Sidak Online

TARAKAN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur…

Jumat, 22 Juni 2018 13:22

Nekat..!! ASN di Tarakan Lakukan Kampanye Hitam

TARAKAN- Oknum ASN yang diduga terlibat dalam black campaign yakni KM memang tidak dijerat ke ranah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .