MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 14 Mei 2018 21:21
Rumah Ibadah dan Objek Vital Dijaga Ketat

Kapolda Ajak Masyarakat Lawan Terorisme

ANTISIPASI: Mengantisipasi terjadinya aksi teroris di Bulungan dan sekitarnya. Satuan Brimob Bulungan sebelumnya telah melaksanakan pelatihan dan simulasi khusus dalam penanganan terorisme. FOTO: RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Aksiterorisme yang terjadi di Jawa Timur turut menjadi perhatian serius Polri. Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit pun menginstruksikan agar masyarakat peka terhadap lingkungannya masing-masing.

Hal tersebut kata dia agar masyarakat bisa melakukan deteksi dini, yang kemudian bisa memberikan informasi kepada aparat keamanan untuk dapat ditindaklanjuti segera mungkin. Jika ada masyarakat yang mengetahui informasi agar segera memberikannnya kepada kepolisian.

“Masyarakat diminta peka terhadap lingkungannya, jika melihat sesuatu yang ganjil, baiknya segera melapor kepada kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti segera. Hal tersebut tujuannya untuk mencegah, itu akan lebih baik, dalam hal ini semua lini harus bersatu,” ucapnya saat dijumpai belum lama ini.

Dalam hal ini, Kapolda juga sudah menegaskan bahwa pada prinsipnya unsur masyarakat serta aparat keamanan tidak takut terhadap teroris. Sebab kata dia, jika kemudian gentar terhadap aksi-aksi yang sudah ada, maka akan membuat para teroris itu menang.

“Artinya jangan sampai kita membuat mereka merusak NKRI kita, untuk itu harus kita lawan bersama-sama, memang keberanian tersebut sudah dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang berkegiatan di luar rumah, seperti ke pasar hingga melakukan kegiatan keagamaan, artinya memang kita tidak takut, bahkan kita melawan,” tegasnya.

Lanjut Kapolda, memang dalam hal ini masyarakat juga sudah sangat mendukung untuk anti terhadap teroris. Itu terlihat dengan tingginya antusias masyarakat untuk melakukan penandatanganan spanduk solidaritas mendukung Polri melawan terorisme.

“Dari empat Polres yang ada itu antusiasnya baik, itu membuktikan masyarakat juga tidak takut,” sebutnya.

Hanya saja, masyarakat tetap diimbau untuk tidak terpengaruh terhadap informasi-informasi yang sumbernya tidak jelas. Sebab ia katakan dengan adanya kegiatan radikalisme seperti yang sudah terjadi tentu ada oknum-oknum yang juga ingin memecah belah.

“Artinya teroris itu bukan hanya di lapangan saja, namun di dunia maya juga ada, untuk itu kita harus bijak memilih informasi dan biasakan untuk mengkroscek informasi yang diterima,” sebutnya. “Semua agama tentu mengajarkan untuk cinta damai, tidak ada ajaran agama yang mengajarkan kekerasan,” sambungnya.

Disinggung langkah antisipasi apa saja yang sudah dilakukan, ia katakan sudah dilakukan langkah antisipasi dengan status siaga satu yang juga sudah diinstruksikan kepada jajaran polres di Kaltara. “Agar bisa melakukan pengamanan-pengamanan di tempat strategis hingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Saya imbau, ini sudah jelang Ramadan, hanya menghitung hari. Kita semua diharapkan untuk bisa saling menghargai antar agama,” tuturnya.

Ditambahkan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kaltara Kombes Pol Moh. Yamin Sumitra, dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, terdapat pada pasal 30 yang menyebutkan bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib menjaga dan memelihara pertahanan dan keamanan NKRI. “Jadi semua berbuat, bukan hanya aparat pemerintah yang bertanggung jawab, tapi semua komponen bangsa,” tegasnya.

Lanjut ia katakan untuk itu semua pihak diingatkan untuk menjaga dan memelihara pertahanan dan keamanan dan melakukan kegiatan memonitoring lingkungan. Dicontohkannya, monitor terhadap pergerakan teroris, peredaran narkoba, kejahatan, penyakit sosial dan gangguan terhadap keutuhan kedaulatan NKRI.

“Harapannya, kami para pengajar atau guru, pemimpin atau ketua organisasi, tokoh hingga pakar perlu untuk mengingatkan tentang undang-undang tersebut serta Pancasila, karena pembangunan nasional juga perlu situasi dan kondisi yang aman dan kondusif,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry mengatakan, sejak Minggu (13/5) dengan adanya kejadian di sejumlah lokasi di Surabaya, pihaknya juga sudah sigap menerjunkan sejumlah personel ke lapangan untuk melakukan peningkatkan pengamanan. Utamanya di seluruh tempat ibadah seperti gereja dan beberapa objek vital lain yang masuk di wilayah hukumnya.

Tujuannya ia katakan, peningkatan dari segi keamanan itu tak lain sebagai upaya pencegahan terhadap aksi tersebut agar tak sampai terjadi di wilayahnya. Oleh karenanya, antisipasi sejak dini sudah dilakukan. “Namun, sebenarnya untuk pengamanan, khususnya setiap kali ada kegiatan keagamaan kami rutin. Hanya, ini sebagai bentuk peningkatan akan kewaspadaan,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Diharapkannya juga, dengan langkah yang telah dilakukan, maka sekiranya masyarakat yang hendak melaksanakan kegiatan beribadah dapat merasa tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dengan cepat berkembang di media sosial (medsos). “Kita di sini ikut bersama personel lainnya untuk menjaga kamtibmas. Sehingga masyarakat dapat terus merasa tenang,” ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut serta menyebarkan video ataupun gambar dari korban ledakan bom, kerusakan objek dan lainnya di lokasi kejadian. Sebab,  hal itu justru membuat semangat dan moral pelaku teror semakin meningkat. Ini dikarenakan munculnya rasa keresahan yang ditimbulkan oleh masyarakat sendiri.

“Mari kita eratkan persatuan dan kesatuan untuk NKRI. Dan mari bersama berantas paham dan kelompok terorisme dan terorisnya,” tegasnya.(sny/omg/eza)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:29

Caleg Tak Boleh Lamar CPNS

TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, menegaskan masyarakat yang sudah terdaftar…

Jumat, 21 September 2018 11:24

Oknum PNS Terlibat Judi Togel

TANJUNG SELOR – Kepolisian Resort (Polres) Bulungan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)…

Jumat, 21 September 2018 11:21

Informasi Teknis CPNS Harus Valid

PEMPROV Kalimantan Utara (Kaltara) diingatkan secepatnya mematangkan persiapan rekrutmen calon pegawai…

Jumat, 21 September 2018 11:16

Kaltara Rawan KLB Campak dan Rubella

TANJUNG SELOR – Batas waktu pemberian vaksin Measles-Rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 21 September 2018 11:12

Tiga Parpol Bersengketa Lolos ke DCT

TANJUNG SELOR  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengumumkan daftar…

Jumat, 21 September 2018 11:04

DPRD Harus Tahu Peruntukkan Anggaran

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2018…

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .