MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 14 Mei 2018 15:48
Lawan di Proliga, Kawan di Kapolda Cup

Mengenal Atlet Voli Profesional Shella dan Nasya

SAMSUL UMARDHANY/RADAR TARAKAN CANTIK DAN BERTALENTA: Nasya dan Shella yang memperkuat tim Satpol PP Bulungan dalam kejuaraan bola voli Kapolda Cup 2018 di Tanjung Selor.

PROKAL.CO, NAMA lengkap masing-masing Shela Barbadheta dan Nasya. Keduanya tercatat pernah mencicipi kerasnya persaingan kompetisi bola boli profesional Indonesia, Proliga. Memperkuat tim yang berbeda.

Shella merupakan mojang Bandung lelahiran 31 Oktober 1999. Buah hati dari pasangan Regis dan Lely. Ia jatuh cinta pada olahraga voli saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri (SDN) Baros Mandiri 4 Cimahi, Bandung, Jawa Barat. “Saya mulai mencintai voli berawal dari coba-coba,” ucapnya kepada Radar Tarakan, Minggu (13/5).

Wanita berdarah Bengkulu dan Flores ini, sudah menjadi langganan kemenangan sekolahnya dulu. Aktif di kegiatan ekskul seperti perlombaan. Saat duduk di kelas V, dirinya memutuskan bulat masuk ekskul voli. “Ternyata asyik juga main voli, mulai dari situlah saya mulai menekuni olahraga voli dan mengikuti perlombaan, hingga saat ini,” sebutnya.

Disinggung karirnya di Proliga, sulung dari dua bersaudara ini mengatakan, itu berkat ilmu sejak SD hingga SMA. Ia banyak berbagi pengalaman dengan guru olahraga hingga menonton pertandingan Proliga. Menginjak kelas 1 SMA dirinya mengikuti seleksi pada tim-tim yang berlaga di Proliga, di Jakarta Elektrik PLN, 2016 lalu. Namun, ia gagal saat itu. “Karena memang persiapannya juga masih belum bisa untuk masuk Proliga, baik itu fisik, kesehatan hingga kemampuan dalam permainan,” ucap wanita yang baru lulus SMA tahun ini.

Tak menyerah, dirinya kemudian terus meningkatkan kemampuan. Pada 2017 ia kembali mengikuti seleksi di Jakarta Elektrik PLN, bermain satu musim ia kemudian kembali mengikuti seleksi di tim Bank BJB Pakuan dan akhirnya lolos. Prestasinya dapat mengantarkan tim Bank BJB Pakuan ke Proliga 2018 setelah menjadi runner-up pada musim sebelumnya.

“Sampai sekarang masih di Bank BJB Pakuan, kebetulan anak-anaknya (pemain) dari Elektrik PLN juga. Mereka merupakan Pemain proliga yang dahulunya sering saya saksikan bertanding,” ucapnya.

Wanita muda ini mengungkapkan bahwa permainan voli lebih asyik dan lebih menantang. Menjadi pemain pro, dirinya juga bisa lebih mandiri. Mengumpulkan pundi-pundi rupiah sehingga bisa membantu  kedua orang tua. “Iya kan jika tidak bermain di Proliga, biasa ada tim yang manggil main di turnamen,” sebutnya.

Shella menargetkan untuk bisa bermain di Tim Nasional Indonesia. Untuk itu dirinya mengakui harus mempersiapkan diri terlebih dahulu, untuk bisa mencapai cita-cita tersebut.

Namun berbeda dengan Nasya, lahir dari keluarga yang telah memiliki jiwa olahraga voli, yaitu ayahnya yang merupakan seorang pelatih voli, membuatnya terdidik menjadi seorang pemain voli hingga saat ini. Ibunya Tanti juga menyukai bola voli. “Jadi memang dari kecil sudah dibiasakan olahraga voli sama ayah, mulai menonton pertandingan hingga latihan-latihan kecil di rumah,” ucap wanita kelahiran Semarang 11 Februari 1999 itu.

Anak kedua dari dua bersaudara ini mengatakan, karirnya di Proliga terbilang cukup mulus, berkat ilmu olahraga voli yang ia dapatkan sejak kecil dari sang ayah, Agus Sofyan yang merupakan pelatih voli Jawa Tengah. Ia kemudian dibawa untuk seleksi pada tim-tim hebat Proliga, seperti Bank Jatim, Kharisma BP Bandung, terakhir bergabung dengan Sindo Batam BVN pada 2017 lalu. “Saat ini masih nganggur main di Proliga, masih mau ikut seleksi lagi,” sebutnya.

Wanita berdarah Purwodadi yang lulus tahun lalu di SMA Negeri 11 Semarang ini mengatakan, selain akan menekuni kuliah di tahun ini, dirinya juga menargetkan bisa masuk tim Proliga lainnya. “Kan sempat nganggur satu tahun, jadi tahun ini mau kuliah dulu sambil bermain voli juga,” sebutnya.

Disinggung mengenai keakrabannya dengan Shella, keduanya kompak mengatakan sering bersama-sama di turnamen antar kampung (tarkam) yang mana keduanya selalu memperkuat tim yang sama. “Jadi memang kami kenalnya di turnamen tarkam hingga sampai saat ini menjadi akrab. Tapi kalau di proliga kita musuhan,” ucapnya keduanya sembari terkekeh.

Keduanya berpesan, bagi atlet yang bercita-cita mencicipi Proliga agar lebih giat berlatih. Tidak perlu ragu untuk mengikuti seleksi dari tim-tim yang bermain di Proliga. “Pertama tentu semangat dulu latihan, kemudian coba-coba ikut seleksi, jika pun tidak terpilih, setidaknya ada pengalaman dan ngerasain seperti apa Proliga,” tutup Shella. (***/lim)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:50

Kursi Kepala Bappeda Tak Diminati

TANJUNG SELOR - Pendaftaran dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:49

Pekan Depan KUA-PPAS Dibahas

TANJUNG SELOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:48

Nilai Ekspor SDA Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Biro Perekonomian akan memproyeksikan jumlah produksi…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46

KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .