MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 14 Mei 2018 14:53
Alasan Stok Tak Mencukupi

50 Karung Pupuk Malaysia Diamankan

DIPERIKSA: Personel Bea Cukai Nunukan melakukan pemeriksaan terhadap pupuk asal Tawau yang masuk melalui Dermaga Lalasalo, Sebatik. BEA CUKAI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sebanyak 50 karung pupuk asal Tawau Sabah, Malaysia diamankan saat diangkut dari Pelabuhan Ferry Liang Bunyu, Kecamatan  Sebatik Barat, menuju Nunukan. Pupuk dengan merek Activa 40 karung dan Muriate Of Potash (MOP) 10 karung ini diangkut menggunakan truk dengan nomor polisi B 9328 YH, sebelum menumpangi KM Manta menuju Nunukan.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Nunukan, Muhammad Mahzun menyampaikan, 50 karung pupuk kini telah diamankan di kantor Bea Cukai yang ada di Sebatik. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui BA (41) warga Desa Tanjung aru, Sebatik Timur sebagai pemilik pupuk tersebut.

“Informasi dari Bais terkait adanya pupuk yang bakal dibawa ke Nunukan. Dan saat ini pupuk tersebut sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Muhammad Mahzun kepada Radar Nunukan, Minggu (13/5).

Dijelaskan, pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait dengan adanya pupuk yang masuk melalui Dermaga Lalasalo, Sebatik Utara menggunakan perahu kayu. Dari pengakuan BA pupuk tersebut bakal digunakan untuk tanaman sawit miliknya sendiri.

Pupuk tersebut dibeli dengan harga RM 2 ribu ringgit, jika dirupiahkan senilai Rp 7 juta, 50 karung. BA beralasan, harus membeli pupuk di Tawau lantaran pupuk yang ada di Nunukan tidak mencukupi.

“Untuk mamastikan seperti apa masih menunggu hasil pemeriksaan bersama instansi terkait,” tegasnya.

Untuk diketahui, pupuk tersebut diamankan pada Jumat (11/5) sekira pukul 14.20 Wita. Saat diperiksa BA tidak dapat memperlihatkan dokumen resmi atas pupuk yang ia miliki. Sehingga, Bais berkoordinasi dengan Bea Cukai Nunukan. Sehingga diputuskan pupuk tersebut diangkut menuju Kantor Bea Cukai Sebatik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (akz/nri)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Usul Mutasi Minimal 10 Tahun

NUNUKAN – Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat…

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Izin Usaha Terbentur Andalalin

NUNUKAN – Akibat tak memiliki analisis dampak lalu lintas (Andalalin),…

Jumat, 07 Desember 2018 11:54

Kali Kedua Mangkir dari Panggilan

NUNUKAN - Seorang Apatatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilaporkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:53

Petani Butuh Tambahan Angkutan

NUNUKAN – Produksi rumput laut semakin berlimpah, namun tak sebanding…

Jumat, 07 Desember 2018 11:52

Fasilitasi Warga Lengkapi Dokumen

NUNUKAN – Agar warga Desa Balansiku tertib administrasi dan meningkatkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

Kendaraan Pelat Merah Terlibat Kecelakaan Maut

NUNUKAN – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan maut di Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:45

Demi Berfoya-foya, Pria Nekat Curi Tas

NUNUKAN – Pria paruh baya nekat melakukan aksi pencurian di…

Kamis, 06 Desember 2018 12:58

Pekan Depan, SKB Digelar

NUNUKAN – Tahapan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018…

Kamis, 06 Desember 2018 12:57

Perkara Narkotika Meningkat

NUNUKAN – Periode Januari hingga November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan…

Kamis, 06 Desember 2018 12:55

Minim Penarikan Pajak Restoran

NUNUKAN – Pajak restoran 10 persen yang dibebankan ke konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .