MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 14 Mei 2018 14:53
Alasan Stok Tak Mencukupi

50 Karung Pupuk Malaysia Diamankan

DIPERIKSA: Personel Bea Cukai Nunukan melakukan pemeriksaan terhadap pupuk asal Tawau yang masuk melalui Dermaga Lalasalo, Sebatik. BEA CUKAI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sebanyak 50 karung pupuk asal Tawau Sabah, Malaysia diamankan saat diangkut dari Pelabuhan Ferry Liang Bunyu, Kecamatan  Sebatik Barat, menuju Nunukan. Pupuk dengan merek Activa 40 karung dan Muriate Of Potash (MOP) 10 karung ini diangkut menggunakan truk dengan nomor polisi B 9328 YH, sebelum menumpangi KM Manta menuju Nunukan.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Nunukan, Muhammad Mahzun menyampaikan, 50 karung pupuk kini telah diamankan di kantor Bea Cukai yang ada di Sebatik. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui BA (41) warga Desa Tanjung aru, Sebatik Timur sebagai pemilik pupuk tersebut.

“Informasi dari Bais terkait adanya pupuk yang bakal dibawa ke Nunukan. Dan saat ini pupuk tersebut sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Muhammad Mahzun kepada Radar Nunukan, Minggu (13/5).

Dijelaskan, pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait dengan adanya pupuk yang masuk melalui Dermaga Lalasalo, Sebatik Utara menggunakan perahu kayu. Dari pengakuan BA pupuk tersebut bakal digunakan untuk tanaman sawit miliknya sendiri.

Pupuk tersebut dibeli dengan harga RM 2 ribu ringgit, jika dirupiahkan senilai Rp 7 juta, 50 karung. BA beralasan, harus membeli pupuk di Tawau lantaran pupuk yang ada di Nunukan tidak mencukupi.

“Untuk mamastikan seperti apa masih menunggu hasil pemeriksaan bersama instansi terkait,” tegasnya.

Untuk diketahui, pupuk tersebut diamankan pada Jumat (11/5) sekira pukul 14.20 Wita. Saat diperiksa BA tidak dapat memperlihatkan dokumen resmi atas pupuk yang ia miliki. Sehingga, Bais berkoordinasi dengan Bea Cukai Nunukan. Sehingga diputuskan pupuk tersebut diangkut menuju Kantor Bea Cukai Sebatik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (akz/nri)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*