MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 14 Mei 2018 14:27
Yansen TP: Jangan Menyederhanakan Peran Wanita Dalam Memasak

Peringati Hari Kartini, Bupati Hingga Kades Ikut Lomba Masak Nasi Goreng

SEPERTI KOKI PROFESIONAL: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersama Ketua DPRD, Dandim 0910 Malinau, Kapolres Malinau serta pejabat lainnya saat ikut lomba masak nasi goreng pelangi yang digelar oleh TP PKK Kabupaten Malinau, Jumat (11/5) lalu. AGUSSALAM SANIP/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Memasak nasi goreng mungkin dianggap hal yang mudah, karena sangat simpel dan biasa dilakukan di rumah, baik laki-laki dan perempuan. Namun, bagaimana kalau yang memasak kuliner khas Indonesia itu seorang pejabat  dan dilakukan di hadapan orang banyak serta dilombakan?

AGUSSALAM SANIP

Walaupun sudah lewat beberapa hari dari tanggal peringatan, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Malinau tetap mempunyai semangat tinggi memperingati Hari Kartini ke-139 tahun 2018. Jumat, (11/5) TP PKK bekerja sama dengan salah satu perusahaan yang beroperasi di Kabupaten menggelar lomba masak nasi goreng pelangi.

Peserta yang ikut dalam lomba ini mulai dari Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si yang masuk kelas ekshibisi bersama Ketua DPRD Kabupaten Malinau Wempi W. Mawa, SE, Dandim 0910 Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin, SIP, Kapolres Malinau AKBP Bestari H. Harahap, SIK, MT, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Malinau Dr. Ernes Silvanus, MM dan perwakilan pimpinan perusahaan yang bekerja sama menggelar lomba masak.

Tepat pukul 09.45 Wita, kelas ekshibisi dipersilakan oleh pembawa acara untuk memulai lomba. Bupati dan peserta kelas ekshibisi lainnya langsung memakai celemek dan topi koki (chef hat). Layaknya seperti koki profesional, Bupati tampak mempersiapkan bumbu dengan mengiris bawang dan lain sebagainya.

Tak mau kalah, Dandim 0910 Malinau juga dengan cekatan meracik bumbu dan menuangkan minyak untuk menumis bumbu, namun sebelumnya dirinya sudah memasak telur untuk jadi lauk nasi goreng. Begitu pula Kapolres dan Ketua DPRD, Sekkab dan peserta lainnya.

Aroma bumbu yang ditumis mulai menyesakkan rongga hidung. Bupati pun terlihat santai, namun sang istri tampak gelisah, karena ia melihat tumisan bumbu yang ditumis Bupati mulai terlihat agak menghitam karena api kompor yang terlalu besar.

Dari semua peserta kelas ekshibisi, yang terlihat paling cepat selesai yaitu Sekkab Malinau Hendris Damus dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Malinau Ernes Silavnus dan langsung mengangkat hasil masakannya dan berfoto bersama. Waktu 10 menit yang diberikan panitia lomba pun telah habis dan Bupati bersama peserta ekshibisi lainnya sudah menyelesaikan masakannya dan menampilkan dengan sajian layaknya seperti nasi goreng ala restoran.

Dari semua peserta ekshibisi, yang paling siap dan sangat santai memasak serta tampilan serta tata cara penyajian yang mantap, yaitu Dandim Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin. Saat ditanya kenapa dirinya terlihat santai memasak nasi goreng, Yudi Suryatin mengatakan bahwa memasak nasi goreng merupakan hal yang biasa baginya, karena sudah sering membuatkan nasi goreng untuk anak dan istrinya di rumah.

“Kebetulan ini kan (memasak nasi goreng) salah satu sarana mempererat hubungan kekeluargaan di keluarga saya. Saya khususnya punya resep tersendiri buat anak-anak dan istri untuk mempererat itu. Namanya nasi goreng cinta,” ungkapnya saat diwawancara pewarta usai ikut lomba.

Di kala kumpul bersama keluarga di rumah dan anak-anaknya pengin makan nasi goreng, maka anaknya meminta dirinya membuatkan. “Maunya bapaknya yang buat. Jadi, itu (memasak asi goreng) bukan suatu hal yang luar biasa kalau di saya, karena saya sudah biasa membuat itu di rumah,” katanya sambil mengapresiasi TP PKK Kabupaten Malinau yang menggelar lomba.

Sementara itu, Bupati Malinau Yansen TP saat diwawancarai pewarta terkait pengalamannya memasak dalam lomba, ia mengatakan bahwa memasak itu sederhana. Tetapi, sebutnya, ada tiga hal yang sangat prinsip menurut dirinya dalam memasaka. Yang pertama, masakan harus mengandung citarasa yang enak. Kemudian sehat dan yang terakhir indah dan sesuai dengan perpaduan ramuan atau racikan bumbu. Karena tiga prinsip tersebut, kata Bupati lagi, memasak menjadi tidak sederhana.

“Masak sederhana, tapi dengan adanya prinsip-prinsip dasar tadi menjadi tidak sederhana. Oleh sebab itu jangan kita menyederhanakan suatu persoalan. Demikian juga kita juga tidak bisa menyederhanakan peran wanita memasak,” tegasnya.

Terkait lomba masak nasi goreng pelangi dalam rangka memperingati Kartini ini, ia sebagai pimpinan daerah mengharapkan agar kegiatan lomba seperti ini terus berlanjut, karena semangat lomba ini juga merupakan semangat untuk menyajikan makanan yang sehat dan bergizi untuk keluarga. “Jadi saya mengharapkan dengan momen memperingati Hari Kartini ini, lahirlah semangat kita menyajikan makanan berkualitas yang sehat dan bergizi bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Selain kelas ekshibisi, lomba juga diselenggarakan untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan kokinya kepala OPD, Kecamatan dengan kokinya Camat dan desa dengan kokinya Kepala Desa (Kades). “Saya sudah sejak kelas 3 SD sudah biasa memasak, karena dulu ikut orang tua jualan,” ujar Rolland Rudyanto, S.STP, M.Si, Camat Malinau Barat kepada pewarta. Camat terbaik se-Kaltara ini terlihat sangat  lincah mengiris bawang pada saat lomba.

Kemudian, Kepala Desa Wisata Pulau Sapi Otniel Foret , Kecamatan Mentarang yang kebetulan hari itu berulang tahun ke-51 mengaku agak kaku saat memasak, apalagi di tengah orang banyak dan itu merupakan pengalaman pertamanya.

“Ini pengalaman pertama saya,” akunya polos sambil mengucapkan terima kasih kepada panitia karena memberikan kejutan ulang tahunnya. “Terima kasih, kayaknya ini perayaan ulang tahun saya yang mewah dan terbesar,” ujarnya sambi tertawa karena dia merayakan ulang tahun di acara lomba tersebut.

Terpisah, di tempat yang sama usai pelaksanaan lomba, Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ping Yansen yang diwawancarai mengatakan, lomba memasak nasi goreng ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan hari Kartini yang ke-139. Dan acara Ini juga bertujuan untuk membangun silaturahmi PKK bersama pemerintah daerah, kecamatan, desa dan swasta.

“Kegiatan ini lebih kepada silaturahmi, baik swasta, pemerintah daerah, kecamatan dan desa. Karena ini satu kesatuan yang harus menyatu dalam memberi pelayanan atau membangun Kabupaten Malinau,” katanya.

Selain itu, lomba ini juga sebagai wujud kebersamaan, kekeluargaan dari semua pihak dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Kemudian, juga untuk membangun sikap sportivitas dalam kompetisi yang baik dan sehat, serta menumbuh kembangkan sikap toleransi terhadap kesetaraan gender.

“Karena ini momennya Kartini, kita selalu bicara tentang kesetaraan gender, tapi kesetaraan yang sesungguhnya itu seperti apa? Kalau sebenarnya itu, menurut saya, bagaimana antara laki-laki dan perempuan ini saling mengisi. Bukan untuk satu melebihi dari satunya, tidak. Lebih kepada mengisi kekurangan-kekurangan dan memberi peluang-peluang kepada perempuan,” tegas ibu empat anak ini.

Saat ditanya kenapa memilih lomba masak nasi goreng, wanita yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Malinau menjelaskan bahwa selain simpel memasaknya, nasi goreng juga merupakan salah satu kuliner Indonesia yang terkenal sampai luar negeri dan mendunia.

“Kami coba ambil yang simpel buat dimasak, karena ini bapak-bapak yang memasaknya. Agar bapak-bapak merasakan tugas seorang ibu dan istri itu yang sederhana seperti ini. Ya ternyata juga kalau tidak biasa dan tidak pahami terasa susah juga walaupun hanya memasak nasi goreng. Tapi kalau sudah terbiasa dan paham dengan itu, maka tidak terlalu berat,” tuturnya.

Diminta menilai cara memasak yang ditampilkan bapak-bapak pada lomba, ia mengungkapkan bahwa ada beberapa yang dirinya lihat memang sudah lihai. “Cara memegang sutil, cara mencampur bumbu, menyajikan makanan ada yang kelihatan mahir ya. Ada juga yang kelihatan sama sekali, aduh pegangannya mau masukan yang mana duluan, nasi atau bumbu kelihatan ragu.Mungkin baru pertama kali atau gugup juga karena banyak yang menyaksikan,” bebernya sambil tersenyum.

Atas keikutsertaan para pejabat, mulai Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala Dinas, Camat hingga Kades, ia sebagai Ketua TP PKK mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak hari ini yang telah mencoba dan menunjukkan kebolehannya memasak,” pungkasnya. (***/fly)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:51

Event Irau Dongkrak Pendapatan Pelaku Ekonomi

MALINAU – Hinggahari ke-5 (19/10), pagelaran pesta Irau ke-9 di Kabupaten Malinau tak hanya menorehkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:48

Disdukcapil Buka Pelayanan di Irau

MALINAU – Manfaatkan momen Irau ke-9, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Malinau…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:40

Suguhkan Tarian Perjuangan Melawan Penjajah

Berbagai jenis tarian dipersembahkan pada perayaan Irau ke-9 dan sekaligus merayakan ulang tahun ke-19…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:59

Bupati: Hakikat Hidup Manusia adalah Budaya

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam sambutannya di upacara adat Dayak Kayan pada…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:58

Dayak Kayan Punya Perisai Terpanjang di Dunia

MALINAU – Seperti etnis-etnis lokal Kabupaten Malinau lainnya yang sudah menampilkan atraksi seni…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:20

KOMITMEN GENERASI MUDA MELESTARIKAN BUDAYA

Perayaan budaya Irau di Malinau memberikan kesan tersendiri, berbagai atraksi budaya ditampilkan. Mulai…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:29

Semua Etnis Tunjukkan Sesuatu yang Membanggakan

MALINAU – Rabu (17/10), hari ketiga pelaksanaan Irau ke-9 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:27

LABT Tampilkan Tiga Atraksi Adat dan Budaya

MALINAU - Memasuki hari ketiga pagelaran pesta seni dan budaya IRAU ke-9 tahun 2018, giliran Lembaga…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:09

Tiga Rekor Muri Dalam Sehari

MALINAU – Tiga rekor muri kembali didapatkan oleh Kabupaten Malinau dengan penyuguhan adat istiadat…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:20

Irau Jadi Trending Topic di Medsos

MALINAU – PembukaanrangkaianacaraIrau ke-9 danHariUlangTahun (HUT) ke-19 KabupatenMalinausangatmeriahdanspektakuler.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .