MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:24
Pelebaran Jalan Aki Balak Diprediksi Tak Capai Target
PENINGKATAN: Pelebaran Jalan Aki Balak yang memiliki panjang 6 km ini diprediksi tak dapat selesai sesuai waktu yang ditentukan. JOHANNY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TARAKAN - Pelaksanaan pelebaran Jalan Aki Balak, sepertinya tidak akan selesai pada 2019 mendatang. Padahal sebelumya, DPUTR menargetkan agar proyek pelebaran jalan tersebut dapat terselesaikan sampai masa jabatan wali kota saat ini berakhir.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Mohdi mengatakan, bahwa pelebaran jalan tersebut merupakan kegiatan multiyears yang hanya berjalan dua tahun. Hingga kini, pelebaran jalan tersebut masih tetap berjalan, namun pihaknya masih berfokus pada perbaikan jalan rusak.

“Tetap jalan (proses pelebaran jalan, Red) untuk yang rusak-rusak tetap kami upayakan bisa diperbaiki. Sementara untuk rencana pengaspalan masih tunggu planning untuk dilakukan,” tuturnya.

Untuk diketahui, Jalan Aki Balak yang dimulai dari depan Bandara hingga persimpangan Intraca memiliki panjang 6 kilometer (km). Dengan rencana pelebaran jalan mencapai 22 meter, yang sama persis dengan Jalan Mulawarman.

Hingga kini, pihaknya masih melakukan pendataan kepada masyarakat terkait batas-batas pelebaran jalan. Dilakukannya pendataan tersebut karena adanya rumah dan tanah masyarakat yang ikut terpotong akibat pelebaran jalan. Namun hal ini pun masih dalam proses appraisal pengadaan tanah. “Sekarang, pelebaran tanah itu harus melalui tim appraisal. Tapi sejauh ini masih belum mencapai itu, yang ada dulu yang kami perbaiki,” ucapnya.

“Jadi tidak langsung main gusur (rumah atau tanah warga, Red). Nah, itulah jalan yang rusak dulu yang kami perbaiki terus jalan yang terendam air kami angkat, jadi bertahap,” sambungnya.

Menurut Mohdi, jika terfokus pada proses pelebaran di Jalan Aki Balak, kecil kemungkinan untuk dapat terselesaikan dalam tahun ini. Akan tetapi, jika hanya sekadar menutupi jalan yang berlubang atau menangani jalan yang rusak, akan dapat diselesaikan pada 2019 ini.

“Tujuh kilometer  itu cukup besar. Sebenarnya tidak cukup untuk mengaspal keseluruhan, jadi spot-spot yang perlu kami tangani dulu. Mungkin lanjutan program tahap kedua (pelebaran jalan dapat dilakukan, Red),” jelasnya. (*/shy/eza)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

PLTSa di Kunak, Kontribusi Rp 1 Miliar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya memilih Kawasan Usaha Peternakan (Kunak)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

Permen-KP 56, Bukan Pelarangan

TARAKAN- Terkait dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Dewi Yul Dituntut 18 Tahun Penjara

TARAKAN – Wanita cantik pengiriman sabu 1 kg yaitu Dewi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:31

Putusan Inkrah, JPU Siap Lakukan Eksekusi

TARAKAN – Kasus perkara korupsi bahan mengajar dalam pelaksanaan Program…

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*