MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Mei 2018 16:01
Penerbangan Langsung, Tak Berpengaruh

Seat Pesawat Selalu Penuh Setiap Hari

KEBERANGKATAN: Pesawat Lion Air saat akan lepas landas dari Bandara Udara Juwata Tarakan, Kamis (10/5). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana penerbangan langsung dari Nunukan-Tarakan, menyusul Malinau-Balikapapan dan Bulungan-Balikpapan yang sudah beropersi, dianggap akan berdampak pada angka penumpang di Bandara Juwata Tarakan sebagai kota transit.

Plt Kepala Bandara Tarakan, Muhammad Auriyadin mengatakan adanya penerbangan langsung dari daerah lain tanpa transit terlebih dahulu di Bandara Juwata Tarakan, sedikit berdampak tetapi tidak terjadi secara signifikan.

“Tetapi mungkin hanya kecil saja. Dan tidak akan berpengaruh besar,” katanya saat dihubugi media ini, kemarin (10/5).

Lebih lanjut Auriyadin menjelaskan, hal ini berdasarkan penumpang yang sering transit di Bumi Paguntaka memang kebanyakan warga dari Malinau dan juga Tanjung Selor. Sehingga jika dua wilayah ini membuka penerbangan langsung maka akan membawa dampak bagi Tarakan.

Diakuinya pula, penerbangan langsung dari daerah hanya akan menggunakan pesawat dengan kapasitas yang kecil yakni 72 seat. Dan dipastikan dengan jadwal penerbangan yang tidak rutin. Sehingga hal itu lah yang dianggap tidak signifikan.

“Juga, tidak mungkin penumpang akan langsung ke Balikpapan saja, pastinya akan ada beberapa keperluan di Tanjung Selor Maupun Tarakan,” ujarnya.

Tetapi tidak dipungkiri, bahwa Tarakan akan kehilangan pemasukannya jika penerbangan rutin dari daerah terus dikembangkan. Apalagi jika setiap daerah membuka penerbangan langsung ke Balikpapan tanpa melewati Tarakan terlebih dahulu. Akan berpengaruh pada turunnya angka penumpang.

Bandara Juata Tarakan, hanya bisa menyerahkan kepada airline selaku pengelola rute. Karena pihaknya sendiri memang hanya mengawasi saja, dan jangan sampai ada persaingan yang tidak sehat terjadi. Jangan sampai juga mematikan airline lain karena permasalahan rute yang ada.

“Kan mereka yang akan menentukan rutenya mau ke mana saja, kami di sini sebagai pengawas saja,” jelasnya.

Terpisah, Aiport Manager Lion Air, Muhammad Arief mengatakan untuk penerbangan langsung dari Nunukan ke Balikpapan sampai saat ini masih wacana dan belum didapatkan tanggal resminya. Berbeda dengan Malinau yang memang sudah ada penerbangan langsung ke Balikpapan, yang telah dioperasikan sejak sebulan lalu dan telah mendapatkan izin rutenya.

“Karena sudah ada izin rutenya, jadi kami terbangkan. Kalau Nunukan sampai saat ini belum ada penerbangan langsungnya,” ujarnya.

Dalam berbisnis, tentunya setiap peluang yang ada akan diambil. Dan memang jika dilihat penerbangan langsung dari Malinau ke Balikpapan, begitupun sebaliknya cukup ramai. Begitu juga untuk Tarakan, diakuinya tidak berdampak sama sekali dan tetap penuh seperti biasanya.

“Masih penuh saja, tidak ada sama sekali dampaknya. Karena Tarakan tidak berpengaruh terhadap perubahan seperti ini,” ujarnya.

Bahkan dalam satu pekan terkahir ini, penerbangan menjadi sangat luar biasa. Hampir semua seat terisi oleh penumpang. Diakuinya kemarin, untuk penerbangan siang Lion Air Group sudah menyiapkan seat sebanyak 404 ditambah Batik Air 145 seat. Rata-rata seat yang terisi sampai 550 seat khusus di jam itu saja.

Secara signifikan memang tidak ada berpengaruh, karena penerbangan langsung dari daerah hanya menggunakan pesawat ATR yang hanya memuat sedikit penumpang, dan jika penuh hanya 72 penumpang saja.

“Di Tarakan masih penuh saja, jadi memang tidak ada pengaruhnya jika ada penerbangan langsung dari daerah,” pungkasnya. (*/naa/nri)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .